
Bola.net - Juventus kembali menunjukkan ketangguhan mereka di Serie A. Menjamu Chievo Verona di Juventus Stadium, Bianconeri menang dengan skor 3-1.
Bermain di kandang sendiri membuat Juventus begitu bersemangat. Peluang pertama mereka datang pada menit ketujuh melalui Fernando Llorente usai menerima umpan dari Angelo Ogbonna, sayang peluang tersebut belum mampu berbuah gol.
Tiga menit berselang, giliran upaya dari Arturo Vidal dan Andrea Pirlo yang belum dapat menembus gawang Chievo yang dikawal Agazzi.
Setelah beberapa upaya mereka gagal, pendukung Bianconeri akhirnya bersorak pada menit ke-17. Penetrasi dari Kwadwo Asamoah yang melewati tiga pemain lawan dan bekerja sama dengan Llorente, mampu diselesaikan dengan apik lewat tendangan yang gagal dihalau Agazzi. 1-0 tuan rumah memimpin.
Unggul satu gol membuat tuan rumah semakin bersemangat memberikan tekanan ke pertahanan Chievo. Pada menit ke-29, Juventus mampu menggandakan kedudukan melalui Claudio Marchisio. Gol tersebut tercipta setelah Agazzi gagal menangkap tendangan Pirlo sebelum bola rebound mampu diteruskan Marchisio.
Ketinggalan dua gol seakan menyentak para pemain Chievo. Lima menit usai gol Marchisio, Chievo hampir memperkecil kedudukan andai tendangan Drame yang sukses melewati Asamoah dan Lichtsteiner tak melebar. Kedudukan 2-0 untuk keunggulan tuan rumah pun bertahan hingga babak pertama usai.
Ketinggalan dua gol tak serta merta membuat Chievo kehilangan motivasi. Sebaliknya, para pemain Chievo justru bersemangat memberikan tekanan kepada tuan rumah. Apalagi masuknya Sergio Pellissier membuat serangan tim tamu tampak lebih berbahaya.
Enam menit babak kedua berjalan, Chievo akhirnya mampu memperkecil kedudukan. Berawal dari gerakan Pellissier di dalam kotak penalti Juventus, Lichtsteiner yang bermaksud membuat bola, tendangannya justru membentur Martin Caceres sebelum meluncur dengan mulus ke gawang Gianluigi Buffon.
Namun tuan rumah segera bereaksi. Menit ke-58, Fernando Llorente kembali membuat Si Nyonya Tua menjauh. Sundulan akuratnya usai memanfaatkan tendangan sudut Andrea Pirlo tak mampu diantisipasi dengan baik oleh Agazzi.
Setelah unggul 3-1, permainan Juventus semakin mendominasi. Pada menit ke-71, pelatih Antonio Conte melakukan dua pergantian untuk posisi stiker. Sebastian Giovinco keluar digantikan Carlos Tevez, sedangkan Llorente digantikan oleh Pablo Osvaldo.
Masuknya dua darah segar di lini depan membuat serangan tuan rumah semakin gencar. Baru dua menit berada di lapangan, kerjasama Osvaldo dan Tevez hampir berbuah gol. Sayang, peluang tersebut masih belum mampu menambah gol Juventus.
Pada menit ke-88, giliran Osvaldo yang mendapatkan peluang emas. Namun tendangan penyerang pinjaman dari Southampton tersebut masih melambung dari gawang Agazzi. Skor 3-1 untuk kemenangan Juventus pun bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, Juventus kini semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 63 poin. Sementara Chievo masih terbenam di posisi ke-19 dengan torehan 18 poin.
Susunan pemain
Juventus: Buffon; Caceres, Bonucci, Ogbonna; Lichtsteiner, Vidal (Simone Padoin), Pirlo, Marchisio, Asamoah; Giovinco (Carlos Tevez), Llorente (Pablo Osvaldo).
Chievo: Agazzi; Frey, Canini, Bernardini; Sardo, Bentivoglio, Radovanovic, Hetemaj; Thereau (Victor Obinna), Stoian (Sergio Pellissier), Drame (Matteo Rubin). (bola/dzi)
Bermain di kandang sendiri membuat Juventus begitu bersemangat. Peluang pertama mereka datang pada menit ketujuh melalui Fernando Llorente usai menerima umpan dari Angelo Ogbonna, sayang peluang tersebut belum mampu berbuah gol.
Tiga menit berselang, giliran upaya dari Arturo Vidal dan Andrea Pirlo yang belum dapat menembus gawang Chievo yang dikawal Agazzi.
Setelah beberapa upaya mereka gagal, pendukung Bianconeri akhirnya bersorak pada menit ke-17. Penetrasi dari Kwadwo Asamoah yang melewati tiga pemain lawan dan bekerja sama dengan Llorente, mampu diselesaikan dengan apik lewat tendangan yang gagal dihalau Agazzi. 1-0 tuan rumah memimpin.
Unggul satu gol membuat tuan rumah semakin bersemangat memberikan tekanan ke pertahanan Chievo. Pada menit ke-29, Juventus mampu menggandakan kedudukan melalui Claudio Marchisio. Gol tersebut tercipta setelah Agazzi gagal menangkap tendangan Pirlo sebelum bola rebound mampu diteruskan Marchisio.
Ketinggalan dua gol seakan menyentak para pemain Chievo. Lima menit usai gol Marchisio, Chievo hampir memperkecil kedudukan andai tendangan Drame yang sukses melewati Asamoah dan Lichtsteiner tak melebar. Kedudukan 2-0 untuk keunggulan tuan rumah pun bertahan hingga babak pertama usai.
Ketinggalan dua gol tak serta merta membuat Chievo kehilangan motivasi. Sebaliknya, para pemain Chievo justru bersemangat memberikan tekanan kepada tuan rumah. Apalagi masuknya Sergio Pellissier membuat serangan tim tamu tampak lebih berbahaya.
Enam menit babak kedua berjalan, Chievo akhirnya mampu memperkecil kedudukan. Berawal dari gerakan Pellissier di dalam kotak penalti Juventus, Lichtsteiner yang bermaksud membuat bola, tendangannya justru membentur Martin Caceres sebelum meluncur dengan mulus ke gawang Gianluigi Buffon.
Namun tuan rumah segera bereaksi. Menit ke-58, Fernando Llorente kembali membuat Si Nyonya Tua menjauh. Sundulan akuratnya usai memanfaatkan tendangan sudut Andrea Pirlo tak mampu diantisipasi dengan baik oleh Agazzi.
Setelah unggul 3-1, permainan Juventus semakin mendominasi. Pada menit ke-71, pelatih Antonio Conte melakukan dua pergantian untuk posisi stiker. Sebastian Giovinco keluar digantikan Carlos Tevez, sedangkan Llorente digantikan oleh Pablo Osvaldo.
Masuknya dua darah segar di lini depan membuat serangan tuan rumah semakin gencar. Baru dua menit berada di lapangan, kerjasama Osvaldo dan Tevez hampir berbuah gol. Sayang, peluang tersebut masih belum mampu menambah gol Juventus.
Pada menit ke-88, giliran Osvaldo yang mendapatkan peluang emas. Namun tendangan penyerang pinjaman dari Southampton tersebut masih melambung dari gawang Agazzi. Skor 3-1 untuk kemenangan Juventus pun bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, Juventus kini semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 63 poin. Sementara Chievo masih terbenam di posisi ke-19 dengan torehan 18 poin.
Susunan pemain
Juventus: Buffon; Caceres, Bonucci, Ogbonna; Lichtsteiner, Vidal (Simone Padoin), Pirlo, Marchisio, Asamoah; Giovinco (Carlos Tevez), Llorente (Pablo Osvaldo).
Chievo: Agazzi; Frey, Canini, Bernardini; Sardo, Bentivoglio, Radovanovic, Hetemaj; Thereau (Victor Obinna), Stoian (Sergio Pellissier), Drame (Matteo Rubin). (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Llorente Bahagia Dengan Kemenangan Atas Chievo
Liga Italia 16 Februari 2014, 23:50
-
Review: Benamkan Chievo, Juventus Kokoh di Puncak
Liga Italia 16 Februari 2014, 22:52
-
Buffon: Osvaldo Punya Hasrat Tinggi di Juventus
Liga Italia 16 Februari 2014, 19:34
-
Marcello Lippi Dua Kali Tolak Tawaran Melatih Madrid
Liga Spanyol 16 Februari 2014, 11:47
-
Caceres: Serie A Lebih Rumit Ketimbang La Liga
Liga Italia 16 Februari 2014, 09:47
LATEST UPDATE
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19

-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR