Berhasrat makin menjauhkan diri dari zona merah, Empoli mengawali pertandingan dengan positif. Mereka menguasai possession dan menciptakan masalah melalui dua strikernya.
Malang bagi tuan rumah, baru delapan menit laga berjalan, Alex harus keluar karena cedera dan digantikan Salvatore Bochetti. Momen berikutnya Mario Rui melepas lob ball dari tengah lapangan, tetapi si kulit bundar hanya mengenai bagian luar dari tiang kanan Diego Lopez, hampir saja terjadi gol indah.
Beberapa kali Jeremy Menez melakukan tusukan, solidnya pertahanan Empoli selalu saja mementahkannya. Luigi Sepe juga beberapa kali mengamankan bola yang melintas di depan gawangnya atau memasuki kotak penalti.
De Jong sukses memotong bola hasil tendangan Valdifiori dengan sundulannya. Sayangnya serangan balik yang dibangun tim merah hitam berhasil diamankan Sepe.
Tepat di menit 40 gawang Empoli bergetar. Jeremy Menez membawa bola di tengah lalu memberi umpan pada Giacomo Bonaventura yang bebas di sisi kiri. Crossing Bonaventura yang jatuh tepat di muka gawang pun didorong oleh Mattia Destro sembari melakukan sliding.
Setelah babak pertama selesai, Rossoneri memasuki 45 menit kedua dengan lebih percaya diri. Mereka bermain dengan intensitas dan pergerakan yang lebih baik. Walau tertinggal, kekompakan Empoli sama sekali tidak berkurang. Tim yang diarsiteki Maurizio Sarri itu tetap mampu mengimbangi tuan rumah.
Dan di menit 68 giliran Diego Lopez yang kebobolan. Elseid Hysaj melepas umpan lambung ke dalam kotak penalti dan dengan mudah Massimo Maccarone meluncurkan tandukan kepala. Dua pemain belakang Milan, Paletta dan Rami sama sekali tidak bergerak untuk menutup posisi striker veteran tersebut.
Lewat dari menit 70, Destro dua kali gagal mengkonversi peluang di dalam kotak penalti. Empoli terus menekan dan Tavano muncul di lini belakang, skor tetap tidak berubah, tendangannya masih di atas mistar.
Saat pertandingan menunjukkan menit 83, wasit Paolo Valeri memberi kartu merah langsung pada Diego Lopez karena hand ball di luar kotak penalti saat menggagalkan peluang lawan.
Keunggulan jumlah pemain tak bisa dimanfaatkan oleh Empoli dan meskipun kedua tim sama-sama ngotot mencetak gol kedua, hasil akhir 1-1 harus diterima kedua tim setelah peluit panjang dibunyikan.
Susunan pemain
AC Milan : Diego Lopez; Rami, Alex (Bochetti 8), Paletta, Antonelli; Poli, De Jong, Bonaventura; Honda (Cerci 79), Destro (Abbiati 85), Menez
Empoli : Sepe; Hysaj, Tonelli, Rugani, Mario Rui; Vecino (Verdi 54), Valdifiori, Croce (Signorelli 82) ; Zielinski; Maccarone, Pucciarelli (Tavano 64)
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 7 (2) - 16 (3)
Tendangan sudut : 2 - 3
Pelanggaran : 23 - 17
Ball poss : 42 - 58. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Inter Menang, Guarin Pahlawan
Liga Italia 15 Februari 2015, 22:56
-
Review: Gol Destro Gagal Menangkan 10 Pemain AC Milan
Liga Italia 15 Februari 2015, 20:29
-
Review: Liverpool Terbang di Kandang Elang
Liga Inggris 15 Februari 2015, 02:47
-
Review: Madrid Pukul Deportivo Tanpa Gol Ronaldo
Liga Spanyol 15 Februari 2015, 02:10
-
Review: Gol Tunggal Willian Tumbangkan Everton
Liga Inggris 12 Februari 2015, 04:48
LATEST UPDATE
-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
-
Hasil PSG vs Liverpool: Keperkasaan sang Juara Bertahan
Liga Champions 9 April 2026, 05:06
-
Al Hilal vs Al Kholood Club: Karim Benzema Bungkus Hattrick dalam Pesta 6 Gol
Asia 9 April 2026, 04:22
-
Braga vs Betis: Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Tim Tamu
Liga Eropa UEFA 9 April 2026, 04:16
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Julian Alvarez
Liga Champions 9 April 2026, 04:09
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR