Harapan Inter langsung membumbung tinggi setelah Fredy Guarin dilanggar Gianpaolo Bellini di menit awal. Eksekusi penalti Xherdan Shaqiri memang mampu dibaca oleh Sportiello, namun bola tetap meluncur ke gawang Atalanta pada menit kedua.
Tak lama kemudian Mauricio Pinilla gagal meneruskan bola yang dikirim Carmona. Kondisi tertinggal justru membuat Atalanta menekan lebih keras lagi. Peluang emas tuan rumah kembali hadir di menit 17. Kali ini Zappacosta mengirim umpan terukur ke muka gawang dan untuk kedua kalinya Pinilla gagal mengkonversinya.
Dengan penguasaan bola yang lebih unggul, akhirnya Atalanta berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-27. Maximiliano Moralez yang tak terkawal di kotak penalti berhasil mengontrol bola umpan Maurico Pinilla dan melepaskan tendangan keras ke tiang jauh.
Suhu pertandingan meningkat setelah beberapa pemain terlibat adu mulut dan saling dorong. Akibatnya, Shaqiri dan Moralez sama-sama menerima kartu kuning.
Setelah bola kembali bergulir, Inter langsung menambah keunggulan melalui aksi individu Fredy Guarin. Setelah melewati satu lawan, pemain Kolombia itu melepas tendangan ke tiang jauh dari luar kotak penalti.
Aksi berikutnya menjadi milik Gary Medel yang melakukan blok atas tendangan Cigarini hasil sebuah serangan balik. Kedua tim pun memasuki ruang ganti dengan skor 2-1 bagi La Beneamata.
Tujuh menit babak kedua berlangsung, tuan rumah sudah harus bermain dengan 10 orang. Yohan Benalouane menerima dua kartu kuning berturut-turut karena melanggar Palacio dan masih beradu mulut dengan wasit.
Unggul jumlah pemain, Inter memperlebar jarak dan harus kembali berterima kasih pada Guarin. Masih dengan kemampuan tendangan dari luar kotak penalti, Guarin tak terkawal untuk melepaskan tendangan lengkung kaki kanan saat pertandingan memasuki menit 63.
Keganasan Guarin belum berhenti sampai di situ. Di menit 72, ia memberi umpan terobosan yang berhasil dimaksimalkan oleh Rodrigo Palacio. Sabar dalam penguasaan bola hingga peluit panjang dibunyikan, Inter pun kembali meraih kemenangan setelah giornata 22 menggulingkan Palermo.
Susunan pemain
Atalanta : Sportiello; Masiello, Stendardo, Benalouane, Bellini; Zappacosta, Cigarini (Emanuelson 75), Carmona, Gomez (Baselli 58); Moralez (Denis 46); Pinilla
Inter Milan : Handanovic; Campagnaro, Ranocchia, Juan, Santon; Guarin, Medel, Brozovic (Kuzmanovic 82); Shaqiri (Kovacic 68); Palacio (Hernanes 76), Podolski.
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 9 (2) - 18 (7)
Tendangan sudut : 6 - 9
Pelanggaran : 9 - 13
Ball poss : 29 - 71. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Inter Menang, Guarin Pahlawan
Liga Italia 15 Februari 2015, 22:56
-
Review: Gol Destro Gagal Menangkan 10 Pemain AC Milan
Liga Italia 15 Februari 2015, 20:29
-
Review: Liverpool Terbang di Kandang Elang
Liga Inggris 15 Februari 2015, 02:47
-
Review: Madrid Pukul Deportivo Tanpa Gol Ronaldo
Liga Spanyol 15 Februari 2015, 02:10
-
Review: Gol Tunggal Willian Tumbangkan Everton
Liga Inggris 12 Februari 2015, 04:48
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





















KOMENTAR