Pertandingan dimulai dengan membosankan; tak banyak peluang yang tercipta dan kedua tim kesulitan mengembangkan permainan. Inter melakukan protes setelah Rodrigo Palacio jatuh di kotak penalti. Wasit menganggap Palacio melakukan diving meski tayangan ulang menunjukkan ada kontak antara Palacio dengan Domizzi.
Kapten Udinese Antonio Di Natale nyaris menjebol gawang Inter dua menit kemudian. Sayang bagi Zebrette, tendangan Di Natale masih membentur mistar gawang.
Sisa babak pertama berlangsung lebih keras meski tetap minim peluang. Inter secara umum masih mendominasi namun babak pembuka ditutup tanpa gol.
Permainan babak kedua jauh lebih berwarna. Inter mulai mencecar pertahanan Udinese namun tetap tak mampu merobohkan pertahanan tuan rumah. Penampilan Brkic di bawah mistar gawang Udinese cukup bagus untuk mementahkan setiap peluang Inter.
Udinese yang mengandalkan serangan balik memperoleh gol pada menit ke 64. Andrea Lazzari mengirim umpan daerah yang bisa dimanfaatkan oleh Di Natale untuk membuka skor.
Inter semakin terpuruk setelah Juan Jesus menerima kartu kuning kedua hanya satu menit setelah kebobolan. kalah jumlah pemain, Inter semakin kesulitan untuk mengimbangi kecepatan pemain-pemain Udinese.
Menit 75, Udinese menggandakan keunggulan lewat penyerang muda mereka, Luis Muriel. Mendapat umpan daerah dari Dusan basta, Muriel berlari lebih cepat dari bek-bek Inter dan mampu menjebol gawang Samir Handanovic.
Derita Inter semakin besar setelah Di Natale kembali membuat Handanovic memungut bola dari gawangnya pada menit 79. Umpan silang Lazzari dapat dengan mudah diarahkan Di Natale untuk menaklukkan Inter.
Skor 3-0 tidak berubah hingga pertandingan usai. Inter mungkin akan menyesali banyaknya peluang mereka yang terbuang percuma.
Kekalahan ini menjadikan posisi Inter di klasemen terancam oleh Fiorentina dan Napoli. Selain itu, hasil ini mematahkan rekor mereka dalam 15 tahun terakhir. Inter sebelumnya tak pernah kalah dalam pertandingan perdana awal tahun dalam 14 tahun terakhir.
Statistik Udinese - Internazionale
Penguasaan bola: 48% - 52%
Shot (on goal): 14 (5) - 13 (4)
Corner: 4 - 9
Pelanggaran: 15 - 11
Offside: 2 - 3
Kartu kuning: 3 - 2
Kartu merah: 0 - 1
Penyelamatan: 4 - 2
Susunan pemain Udinese: Brkic; Heurtaux, Danilo, Domizzi; Basta, Pereyra, Allan, Lazzari, Pasquale; Muriel (Maicosuel, 81'), Di Natale Ranegie, 88').
Susunan pemain Internazionale: Handanovic; Samuel, Cambiasso, Juan Jesus; Jonathan (Rocchi, 78'), Zanetti, Gargano (Duncan, 74'), Guarin, Pereira; Cassano (Silvestre, 82'), Palacio.
(bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Strama Tuding Wasit Sebabkan Kekalahan Inter
Liga Italia 6 Januari 2013, 22:57
-
Highlights Serie A: Udinese 3-0 Internazionale
Open Play 6 Januari 2013, 21:29
-
Review: Inter Tersungkur di Friuli
Liga Italia 6 Januari 2013, 20:43
-
Data dan Fakta Serie A Giornata 19: Udinese vs Inter
Liga Italia 6 Januari 2013, 10:31
-
Preview: Udinese vs Inter, Tiga Poin di Tahun Baru
Liga Italia 6 Januari 2013, 10:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Portsmouth vs Arsenal: Gabriel Martinelli Hattrick, The Gunners Menang 4-1
Liga Inggris 11 Januari 2026, 22:53
-
Live Streaming Inter vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 Januari 2026, 19:45
-
Rekor Persib Bandung: 100 Persen Menang dan Hanya Kebobolan Sekali di Kandang
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR