Milan mungkin akan kecewa berat dengan hasil akhir 0-2. Il Diavolo sebenarnya tampil lebih baik dari Juve namun gagal memaksimalkan peluang yang mereka miliki. Sebaliknya, Juve yang tak banyak menciptakan peluang tampil lebih efisien. Gol-gol Juve dicetak oleh Fernando Llorente pada babak pertama dan Carlos Tevez pada babak kedua.
Pada awal laga, baik Milan dan Juventus sama-sama tampil hati-hati dan mencoba meraba kekuatan lawan. Namun setelah pertandingan berjalan sekitar sepuluh menit, Milan mulai menguasai permainan.
Lini tengah Milan sangat agresif dalam memberi tekanan ketika kehilangan bola. Mereka juga bisa mengalirkan bola dengan lancar ke semua sisi.
Di lain pihak, lini tengah Juve yang biasanya menjadi kekuatan utama tim nampak bermain loyo dan seringkali membuat kesalahan sendiri. Juve nyaris tak bisa mengembangkan permainan mereka dan suplai bola kepada para penyerang pun kerap macet di tengah jalan.
Dalam laga ini, Juve yang pertama memberikan ancaman serius. Tendangan Llorente secara akrobatik masih mampu diselamatkan oleh Christian Abbiati yang sebenarnya sudah terjatuh.
Milan pun memperoleh peluang emas ketika laga memasuki menit ke-26. Tendangan Kaka dari dalam kotak penalti masih bisa dimentahkan Gianluigi Buffon. Namun bola rebound kembali disambar Kaka yang sayangnya masih bisa dihalau dengan brilian oleh Leonardo Bonucci di garis gawang.
Terus menerus ditekan, Juve justru bisa unggul pada akhir babak pertama. Kerja keras Claudio Marchisio mengejar bola berbuah umpan crossing Stephan Lichtsteiner yang diselesaikan dengan mudah oleh Llorente. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Juve.
Memasuki babak kedua, Milan terlihat lebih berhati-hati dalam menyerang. Rossoneri terlihat lebih rapi dalam menata setiap serangan mereka dan peluang manis pun didapat lima menit setelah kickoff babak kedua.
Umpan silang Kaka diteruskan heading Andrea Poli. Sayang bagi Milan, bola masih sedikit melebar di sisi kiri gawang Buffon. Selain itu, Poli juga mengalami cedera karena berbenturan kepala dengan Martin Caceres. Kabarnya, Poli harus dilarikan ke rumah sakit karena cedera itu.
Saat Milan terlihat mulai kehabisan tenaga, penampilan Juve menjadi lebih solid. Puncaknya, Carlos Tevez yang diberi ruang terlalu luas di depan kotak penalti menghukum Milan dengan tendangan jarak jauh cantik. Abbiati tak berdaya membendung tendangan itu dan Juve pun unggul 2-0 pada menit ke-68.
Pada sisa pertandingan, kedua tim tak mampu mengubah skor. Tendangan Paul Pogba hanya membentur tiang gawang sementara tendangan Robinho menghajar mistar.
Kemenangan ini membuat Juve semakin kokoh di puncak klasemen sementara Serie A dengan 69 poin hasil dari 26 pertandingan. Sementara itu, Milan turun ke peringkat 10 dengan koleksi 35 poin.
Statistik AC Milan - Juventus
Penguasaan bola: 60% - 40%
Shot (on goal): 22 (9) - 10 (5)
Corner: 7 - 1
Pelanggaran: 15 - 7
Offside: 3 - 2
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain AC Milan: Abbiati; Abate, Rami, Bonera, Emanuelson; De Jong, Montolivo (Honda, 70'); Taarabt (Robinho, 75'), Poli (Saponara, 53'), Kaka; Pazzini.
Susunan pemain Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Caceres; Pirlo; Lichtsteiner (Padoin, 84'), Pogba, Marchisio, Asamoah; Llorente (Osvaldo, 90'), Tevez (Giovinco, 90'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Montolivo Sebut Milan Pantas Dapat Hasil Berbeda
Liga Italia 3 Maret 2014, 21:29
-
Galliani: Milan Sejajar Dengan Juventus
Liga Italia 3 Maret 2014, 18:49
-
Ranking Shots On Goal Klub-Klub Liga Champions Musim Ini
Editorial 3 Maret 2014, 17:07
-
Tevez: Jangan Salahkan Abbiati
Liga Italia 3 Maret 2014, 11:37
-
Seedorf: Anda Butuh Tank Untuk Hentikan Juve!
Liga Italia 3 Maret 2014, 09:00
LATEST UPDATE
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR