
Ketiga gol Bianconeri masing-masing dicetak oleh Andrea Pirlo, Sebastian Giovinco dan Giorgio Chiellini. Sementara dua gol Rossoneri dilesakkan oleh Sulley Muntari, pada awal dan akhir pertandingan.
Pada laga kali ini, tuan rumah dikejutkan oleh gol cepat Muntari ketika waktu masih bergulir satu menit. Mendapat bola liar hasil tendangan keras Antonio Nocerino, Muntari dengan mudah menceploskan bola ke gawang Gianluigi Buffon.
Tertinggal ketika pertandingan baru berjalan membuat Bianconeri berusaha keras untuk segera menyeimbangkan skor. Fabio Qualgiarella mencoba peruntungan, namun tendangan kerasnya masih melambung di atas gawang Christian Abbiati.
Menyusul kemudian berturut-turut tendangan keras dari Kwadwo Asamoah dan Chiellini, yang semuanya masih sanggup ditepis Abbiati. Dan Juventus akhirnya sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-15.
Adalah Pirlo yang kali ini menjadi pahlawan tuan rumah, setelah tendangan bebasnya gagal diantisipasi Abbiati. Memenangkan bola mati di depan kotak penalti, gelandang veteran Italia itu melepas sepakan yang gagal dihadang Abbiati. Skor imbang di menit 15.
Meski kedua tim kian gencar melakukan serangan ke daerah pertahanan masing-masing, namun hingga turun minum belum ada lagi gol tercipta. 45 Menit pertama usai dengan skor sama kuat.
Di babak kedua, baik Juventus maupun Milan tidak berupaya menurunkan tempo permainan. Dan untuk menyegarkan lini depan, Antonio Conte menggantikan Quagliarella dengan Giovinco di menit ke-67.
Hanya dua menit berada di lapangan, Giovinco langsung membuat stadion bergemuruh. Mendapatkan umpan dari Arturo Vidal, striker timnas Italia itu berhasil mengecoh lini belakang Rossoneri, sebelum melepas tendangan keras ke pojok gawang Abbiati. Juve berbalik unggul 2-1 di babak kedua.
Tak butuh waktu lama bagi Juve untuk menambah keunggulan. Pada menit ke-75, Pirlo kembali menunjukkan kualitas sebagai eksekutor bola mati. Meski hanya menerpa mistar, namun bola muntah berhasil disambar Chiellini dan membawa tuan rumah memimpin 3-1.
Derita bagi tim tamu bertambah, ketika Philippe Mexes terpaksa mendapatkan kartu merah kedua, usai dianggap memperlambat waktu. Bermain dengan 10 orang rupanya tak mengendurkan semangat Milan.
Namun upaya untuk mengejar ketertinggalan tak mampu dimaksimalkan Milan, yang hanya mampu mengejar kembali melalui Muntari di menit ke-90. Hingga laga usai, kemenangan 3-2 bagi Juventus tetap tak berubah.
Tambahan tiga poin membuat Juventus tetap berada di posisi tiga klasemen Serie A dengan mencatat 19 poin dari tujuh pertandingan. Sementara Milan ada di posisi 12, dengan torehan delapan poin.
Starting line up kedua tim:
Juventus (3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Padoin (Pogba 55'), Marchisio, Pirlo, Vidal, Asamoah; Tevez (Llorente 85'), Quagliarella (Giovinco 69').
AC Milan (4-3-1-2): Abbiati; Abate, Zapata, Mexes, Constant; Muntari, De Jong (Poli 85'), Nocerino (M'Baye Niang 70'); Montolivo; Robinho (Zaccardo 76'), Matri.
Statistik Juventus - AC Milan:
Shots: 20-8
Shots on goal: 6-5
Penguasaan bola: 43%-57%
Pelanggaran: 12-13
Corner: 9-5
Offside: 4-1
Kartu kuning: 1-4
Kartu merah: 0-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Lukaku Tutup Pintu Untuk Juventus
Liga Champions 7 Oktober 2013, 22:17
-
Conte Menuju Inggris, Juve Lirik Prandelli?
Liga Italia 7 Oktober 2013, 18:06
-
Disamakan Mourinho, Conte Meradang
Liga Italia 7 Oktober 2013, 16:03
-
Dicecar Soal Pirlo, Allegri Naik Pitam
Liga Italia 7 Oktober 2013, 15:23
-
Giovinco Masih Optimis Juve Bisa Salip Roma
Liga Italia 7 Oktober 2013, 15:13
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR