Bola.net - Luar biasa, usaha keras Juventus berhasil memaksakan hasil imbang ketika dijamu Napoli di laga tunda di Stadion San Paolo dengan skor 3-3, Rabu (30/11) dini hari.
Kedua tim memang benar-benar mengincar tiga poin di pertandingan ini, baik Napoli dan juga Juventus sama-sama langsung tancap gas sejak peluit kick off ditiup oleh wasit.
Beberapa peluang juga sempat terjadi di 10 menit awal babak pertama, antara lain, tendangan keras Arturo Vidal dari luar kotak penalti yang masih menyamping, tendangan Mirko Vucinic yang tipis di sisi kanan gawang Moragan De Santics.
Napoli sendiri sebagai tuan rumah juga terus memberi tekanan kepada tamunya tersebut, meski sejauh ini belum ada peluang yang berhasil tercipta.
Sebuah kesalahan dilakukan oleh Andrea Pirlo di kotak penalti Juve berbuah hadiah penalti bagi Napoli, Pirlo dianggap melakukan tekel yang keras kepada Ezequiel Lavezzi.
Namun, hadiah penalti tersebut gagal dimanfaatkan oleh Marek Hamsik yang menjadi algojo, tendangannya melintas di atas mistar gawang Gianluigi Buffon.
Sebelumnya, Hamsik sukses menunaikan tugasnya tersebut, namun wasit meminta untuk dilakukan tendangan penalti ulang, karena ada pemain yang masuk ke kotak penalti ketika Hamsik melakukan tendangan.
Namun, Marek Hamsik langsung membalas kegagalannya tersebut, sundulannya memanfaatkan kesalahan lini belakang Juve dalam membuang bola tendangan bebas Goran Pandev berhasil mengoyak jala Buffon, 1-0 untuk Napoli di menit ke-22.
Unggul satu gol, membuat Napoli tampil semakin impresif, kecepatan Ezequiel Lavezi dan juga tusukan-tusukan yang dilakukan oleh Goran Pandev membuat lini belakang Juve semakin kerepotan, bahkan tak ada serangan mematikan yang berhasil dibangun oleh Si Nyonya Tua.
Selain tusukan-tusukan cepat yang dilakukan oleh kedua tim, duel-duel fisik pun kerap terjadi, bahkan tak jarang emosi pemain kedua tim pun ikut tersulut.
Di menit ke-40 sebuah keberuntungan bagi Goran Pandev, pasalnya bola yang dibuang oleh Andrea Pirlo membentur kaki pemain Napoli, dan mengarah ke Pandev yang telah berad di dalam kotak penalti Juve, dengan sekali sontek, Pandev berhasil membuat Buffon memungut bola untuk yang kedua kalinya.
Hingga babak pertama berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta, Juventus masih tertinggal dua gol dari tuan rumah Napoli.
Di babak kedua, Juve langsung tancap gas, serangan demi serangan terus dilancarkan skuad asuha Antonio Conte ini.
Bahkan pertandingan baru berjalan tiga menit Juve berhasil memecah kebuntuannya, adalah Alessandro Matri yang berhasil menaklukkan De Sanctis dan membuat kedudukan menjadi 2-1.
Juventus terus bersemangat untuk mengejar ketertinggalan, berulang kali serangan-serangan yang dibangun membuat De Sanctis jatuh bangun mengamankan gawangnya.
Terus ditekan, Napoli pun tersengat, Goran Pandev kembali mencatatkan namanya di papan skor, dan lagi-lagi sebuah penyelesaian akhir yang cukup istimewa dilakukan oleh pemain pinjaman dari Internazionale ini,kedudukan berubah menjadi 3-1 di menit ke-68.
Namun, Juve juga tak kalah semangatnya untuk kembali mencetak gol, hasilnya di menit ke-72, sebuah umpan dari Mirko Vucinic yang diteruskan melalui sundulan Matri berhasil mengarah kepada Marcelo Estigarribia yang kemudian menyontek bola tanpa mampu dibendung oleh De Sanctis, skor berubah menjadi 3-2.
Tak berhenti di situ, sebuah aksi individu Simone Pepe yang berhasil melewati bebarapa pemain belakang Napoli dan kemudian melakukan tendangan yang cukup terarah di pojok gawang De Sanctis membuat kedudukan kini menjadi imbang 3-3.
Namun, hingga babak kedua berakhir, tak ada lagi gol tambahan, kedua tim harus puas dengan satu poin, dengan hasil ini, posisi Juve di puncak klasemen tak bergeser, mereka tetap unggul dengan26 poin, sedangkan Napoli masih berkutat di posisi enam dengan 17 poin. [initial]
LIGA ITALIA - Matri Kecewa Dengan Penampilan Juve di Babak Pertama
Kedua tim memang benar-benar mengincar tiga poin di pertandingan ini, baik Napoli dan juga Juventus sama-sama langsung tancap gas sejak peluit kick off ditiup oleh wasit.
Beberapa peluang juga sempat terjadi di 10 menit awal babak pertama, antara lain, tendangan keras Arturo Vidal dari luar kotak penalti yang masih menyamping, tendangan Mirko Vucinic yang tipis di sisi kanan gawang Moragan De Santics.
Napoli sendiri sebagai tuan rumah juga terus memberi tekanan kepada tamunya tersebut, meski sejauh ini belum ada peluang yang berhasil tercipta.
Sebuah kesalahan dilakukan oleh Andrea Pirlo di kotak penalti Juve berbuah hadiah penalti bagi Napoli, Pirlo dianggap melakukan tekel yang keras kepada Ezequiel Lavezzi.
Namun, hadiah penalti tersebut gagal dimanfaatkan oleh Marek Hamsik yang menjadi algojo, tendangannya melintas di atas mistar gawang Gianluigi Buffon.
Sebelumnya, Hamsik sukses menunaikan tugasnya tersebut, namun wasit meminta untuk dilakukan tendangan penalti ulang, karena ada pemain yang masuk ke kotak penalti ketika Hamsik melakukan tendangan.
Namun, Marek Hamsik langsung membalas kegagalannya tersebut, sundulannya memanfaatkan kesalahan lini belakang Juve dalam membuang bola tendangan bebas Goran Pandev berhasil mengoyak jala Buffon, 1-0 untuk Napoli di menit ke-22.
Unggul satu gol, membuat Napoli tampil semakin impresif, kecepatan Ezequiel Lavezi dan juga tusukan-tusukan yang dilakukan oleh Goran Pandev membuat lini belakang Juve semakin kerepotan, bahkan tak ada serangan mematikan yang berhasil dibangun oleh Si Nyonya Tua.
Selain tusukan-tusukan cepat yang dilakukan oleh kedua tim, duel-duel fisik pun kerap terjadi, bahkan tak jarang emosi pemain kedua tim pun ikut tersulut.
Di menit ke-40 sebuah keberuntungan bagi Goran Pandev, pasalnya bola yang dibuang oleh Andrea Pirlo membentur kaki pemain Napoli, dan mengarah ke Pandev yang telah berad di dalam kotak penalti Juve, dengan sekali sontek, Pandev berhasil membuat Buffon memungut bola untuk yang kedua kalinya.
Hingga babak pertama berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta, Juventus masih tertinggal dua gol dari tuan rumah Napoli.
Di babak kedua, Juve langsung tancap gas, serangan demi serangan terus dilancarkan skuad asuha Antonio Conte ini.
Bahkan pertandingan baru berjalan tiga menit Juve berhasil memecah kebuntuannya, adalah Alessandro Matri yang berhasil menaklukkan De Sanctis dan membuat kedudukan menjadi 2-1.
Juventus terus bersemangat untuk mengejar ketertinggalan, berulang kali serangan-serangan yang dibangun membuat De Sanctis jatuh bangun mengamankan gawangnya.
Terus ditekan, Napoli pun tersengat, Goran Pandev kembali mencatatkan namanya di papan skor, dan lagi-lagi sebuah penyelesaian akhir yang cukup istimewa dilakukan oleh pemain pinjaman dari Internazionale ini,kedudukan berubah menjadi 3-1 di menit ke-68.
Namun, Juve juga tak kalah semangatnya untuk kembali mencetak gol, hasilnya di menit ke-72, sebuah umpan dari Mirko Vucinic yang diteruskan melalui sundulan Matri berhasil mengarah kepada Marcelo Estigarribia yang kemudian menyontek bola tanpa mampu dibendung oleh De Sanctis, skor berubah menjadi 3-2.
Tak berhenti di situ, sebuah aksi individu Simone Pepe yang berhasil melewati bebarapa pemain belakang Napoli dan kemudian melakukan tendangan yang cukup terarah di pojok gawang De Sanctis membuat kedudukan kini menjadi imbang 3-3.
Namun, hingga babak kedua berakhir, tak ada lagi gol tambahan, kedua tim harus puas dengan satu poin, dengan hasil ini, posisi Juve di puncak klasemen tak bergeser, mereka tetap unggul dengan26 poin, sedangkan Napoli masih berkutat di posisi enam dengan 17 poin. [initial]
LIGA ITALIA - Matri Kecewa Dengan Penampilan Juve di Babak Pertama
Highlights: Dramatis, Juve Tahan Napoli
(bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
-
Rekap Liga Champions Dini Hari Tadi: PSG Pesta Gol, Man Utd Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 06:29
-
Man of the Match Man Utd vs Roma: Bruno Fernandes
Liga Champions 4 November 2026, 06:08
-
Hasil Feyenoord vs Inter Milan: Nerazzurri Menang Telak 3-0 di De Kuip
Liga Champions 4 November 2026, 05:58
-
Hasil Villarreal vs PSG: Les Parisiens Pesta Gol dengan Kemenangan 6-0
Liga Champions 4 November 2026, 05:52
-
Hasil Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Die Roten Menang 2-0 di Metropolitano
Liga Champions 4 November 2026, 05:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR