
Dua gol Erik Lamela, serta masing-masing satu gol dari Nicolas Burdisso dan Pablo Osvaldo hanya sanggup dikejar oleh gol penalti Giampaolo Pazzini plus gol tambahan Bojan Krkic.
Tuan rumah rumah Roma memulai inisiatif serangan sejak awal laga. Kombinasi permainan Francesco Totti dan Osvaldo hampir membawa Roma unggul. Sayang bola lop Osvaldo masih berhasil ditepis penjaga gawang Marco Amelia.
Sejurus kemudian sepak pojok Miralem Pjanic justru berhasil dimanfaatkan Burdisso untuk membawa tuan rumah unggul, ketika sundulannya gagal dihentikan oleh Amelia. 1-0 Tuan rumah memimpin di menit ke-13.
Tiga menit kemudian Milan hampir membalas, ketika Stephan El Shaarawy berhasil meloloskan diri dari kepungan pemain bertahan Giallorossi. Sayang ia gagal mengecoh penjaga gawang Mauro Goicoechea dan urung menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-23 Roma berhasil menggandakan keunggulan melalui Osvaldo. Crossing Totti dari sisi kanan pertahanan Milan kembali dimaksimalkan Osvaldo melalui sundulan kepala. Sekali lagi Amelia tidak menunjukkan reaksi, dan 2-0 bagi Roma.
Bukannya membalas, Milan justru harus kembali kebobolan ketika tendangan Lamela di menit ke-30 menjebol gawang Amelia untuk kali ketiga. Permainan Milan kian menurun, usai skor berubah 3-0 bagi tuan rumah.
Hingga babak pertama usai belum ada lagi gol tercipta. Skor tetap 3-0 untuk keunggulan Roma di 45 menit pertama.
Di babak kedua, Milan mencoba untuk kembali menyusun permainan dan berupaya mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan. Namun upaya mereka justru berbuah hasil pahit.
Menit 61 tuan rumah semakin menjauh, setelah sundulan Lamela kembali gagal diantisipasi dengan baik oleh Amelia. Gol kedua Lamela membawa Roma unggul sementara 4-0.
Rossoneri berpeluang memperkecil skor, ketika Roma harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-77. Marquinhos mendapat kartu merah, usai menghalangi bola El Shaarawy menggunakan sikunya.
10 Menit kemudian Milan akhirnya sukses mengejar ketertinggalan, setelah Pazzini dijatuhkan kiper Goicoechea di kotak penalti Roma. Pazzini yang menjadi eksekutor berhasil menyarangkan bola, dan mengubah kedudukan menjadi 4-1.
Kepanikan di lini belakang Roma kembali dimanfaatkan tim tamu. Belum satu menit laga kembali berjalan, Bojan mengubah skor menjadi 4-2, ketika memaksimalkan bola rebound hasil sundulan Pazzini.
Sayang hingga akhir pertandingan Milan gagal memanfaatkan peluang menyamakan kedudukan. Skor tidak berubah sampai wasit meniup peluit panjang. Kemenangan tersebut membuat Roma berada di posisi enam klasemen Serie A dengan poin 32. (bola/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
"Semua Masih Mungkin Bagi Roma"
Liga Italia 23 Desember 2012, 21:30
-
Zeman: Roma Tak Tahu Caranya Bertahan
Liga Italia 23 Desember 2012, 11:46
-
Highlights Serie A: AS Roma 4 - 2 AC Milan
Open Play 23 Desember 2012, 08:30
-
Allegri Anggap Milan Tidak Bermain Buruk
Liga Italia 23 Desember 2012, 08:07
-
Review: Milan Jadi Korban Keganasan Serigala Roma
Liga Italia 23 Desember 2012, 04:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR