Bola.net - Eks pelatih AC Milan, Arrigo Sacchi memberikan pendapatnya mengenai perang komentar antara kubu Rossoneri melawan Juventus. Usai saling berhadapan di Juventus Stadium akhir pekan lalu, kedua klub memang terlibat perang komentar secara terbuka.
Hal tersebut diawali oleh klaim dari CEO Milan, Adriano Galliani yang mempermasalahkan proses terjadinya gol pertama Juve dalam laga yang dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor 3-1 tersebut. Posisi sang pencetak gol, Carlos Tevez saat menerima umpan dari Alvaro Morata memicu pedebatan karena dianggap offside.
Galliani dan Milan lantas menyebut bahwa tayangan ulang televisi yang memperlihatkan posisi Tevez onside merupakan hasil rekayasa dari pihak Juve untuk menipu penonton layar kaca. Klaim ini lantas dibalas oleh Juve yang menyebut bahwa Galliani telah menuduhkan hal yang tidak pantas.
Sacchi menganggap bahwa kontroversi semacam ini benar-benar hal yang tidak perlu, karena bagaimanapun juga hal ini tak mengubah fakta bahwa Juve memang tampil superior atas Milan sepanjang laga.
"Saya adalah sahabat dari Galliani dan juga (Silvio) Berlusconi, namun saya tetap tak setujud engan sikap Milan. Mereka memang layak kalah karena Juve adalah tim yang lebih baik dalam laga tersebut," ungkap Sacchi seperti dilansir Tele Radio Stereo.
"Seandainya saja Milan menunjukkan perlawanan yang lebih baik, mungkin saya bisa memahami mengapa mereka begitu membesar-besarkan kontroversi gol offside tersebut."[initial]
(trs/mri)
Hal tersebut diawali oleh klaim dari CEO Milan, Adriano Galliani yang mempermasalahkan proses terjadinya gol pertama Juve dalam laga yang dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor 3-1 tersebut. Posisi sang pencetak gol, Carlos Tevez saat menerima umpan dari Alvaro Morata memicu pedebatan karena dianggap offside.
Galliani dan Milan lantas menyebut bahwa tayangan ulang televisi yang memperlihatkan posisi Tevez onside merupakan hasil rekayasa dari pihak Juve untuk menipu penonton layar kaca. Klaim ini lantas dibalas oleh Juve yang menyebut bahwa Galliani telah menuduhkan hal yang tidak pantas.
Sacchi menganggap bahwa kontroversi semacam ini benar-benar hal yang tidak perlu, karena bagaimanapun juga hal ini tak mengubah fakta bahwa Juve memang tampil superior atas Milan sepanjang laga.
"Saya adalah sahabat dari Galliani dan juga (Silvio) Berlusconi, namun saya tetap tak setujud engan sikap Milan. Mereka memang layak kalah karena Juve adalah tim yang lebih baik dalam laga tersebut," ungkap Sacchi seperti dilansir Tele Radio Stereo.
"Seandainya saja Milan menunjukkan perlawanan yang lebih baik, mungkin saya bisa memahami mengapa mereka begitu membesar-besarkan kontroversi gol offside tersebut."[initial]
Baca Juga
- Maldini: Pelatih Terbaik Dunia Pun Sulit Selamatkan Milan
- 'Sikap Mexes Perburuk Citra Milan di Mata Dunia'
- Eks Juve: Mexes Bertingkah Seperti Preman Caracas
- Legenda Milan Minta Inzaghi Berhenti Pasang Menez Sebagai Striker
- 'Dulu, Tim Lawan Takut Dibantai Milan Saat Tampil di San Siro'
- Prati: Milan Kini Terlihat Enggan Untuk Menang
- Boban: Milan Tim Medioker Yang Tak Bersemangat
- Montolivo: Target Milan Lolos Liga Champions Tidak Realistis
- Gattuso: Seedorf Masih Murka Pada Milan
- Cerci Akui Tolak Inter Demi Milan
- Mexes: Serang Mauri, Saya Bukan Ayah Yang Patut Dicontoh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berlusconi 'Puas' Dengan Kinerja Milan
Liga Italia 10 Februari 2015, 23:29
-
Sacchi Heran Mengapa Milan Permasalahkan Gol Tevez
Liga Italia 10 Februari 2015, 16:16
-
'Galliani Serang Juve Hanya Untuk Alihkan Perhatian'
Liga Italia 10 Februari 2015, 15:52
-
Noda-noda 0-4 Dalam Karier Ancelotti
Editorial 10 Februari 2015, 12:15
-
Raiola: Kalahkan Harga Ronaldo, Pogba Adalah 'Mona Lisa' Sepakbola
Liga Champions 9 Februari 2015, 15:27
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR