
Bola.net - Juventus punya tiga penyerang mumpuni dalam diri Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain, dan Paulo Dybala. Namun sampai sekarang sang pelatih, Maurizio Sarri, enggan memainkan ketiganya bersamaan.
Ketiga pemain tersebut cukup produktif dalam urusan mencetak gol. Dari kaki dan kepalanya, mereka sudah menyumbangkan 13 dari 23 gol bagi Juventus di ajang Serie A musim ini.
Namun perlu diketahui bahwa ketiganya sangat jarang tampil secara bersamaan sejak menit pertama. Padahal Sarri selalu menggunakan tiga penyerang dalam skema permainannya, baik dalam formasi 4-3-3 ataupun 4-3-1-2.
Kendati demikian, Juventus masih tetap perkasa. Sejauh ini mereka belum menelan kekalahan sama sekali. Hal ini yang membuat mereka belum tergeser dari puncak klasemen Serie A.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alasan Sarri
Tentu saja, jarangnya Ronaldo, Higuain, dan Dybala dimainkan secara bersama-sama membuat benak publik bertanya-tanya. Namun Sarri memiliki satu alasan jelas soal mengapa dirinya masih enggan melakukan itu.
"Kami belum memiliki waktu untuk bereksperimen, sebab kami bermain setiap tiga hari sekali," ujar Sarri saat menemui awak media jelang laga kontra Sassuolo, seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Ini cukup problematis, karena untuk bisa memainkan mereka dibutuhkan satu penyerang tengah dan dua winger, yang di mana bukan seperti itu situasinya sekarang," lanjut mantan pelatih Chelsea tersebut.
Ronaldo Berbeda
Sebelum ini, hubungan Sarri dengan Ronaldo sempat jadi perbincangan hebat di tengah publik. Semuanya dimulai saat ia menarik keluar Ronaldo dari laga kontra AC Milan beberapa pekan lalu.
Sarri terus ditanyai seputar hubungannya dengan bintang asal Portugal tersebut. Dan sekali lagi, ia membuat penegasan bahwa dirinya tidak memiliki masalah apapun dengannya.
"Lihat, sudah cukup jelas bahwa Ronaldo bukanlah pemain yang sama seperti lainnya, tidak peduli apa yang anda bilang. Tidak semua pemain sama," tambahnya.
"Bila seseorang tidak bisa menerima situasi itu, itu akan jadi masalah buat mereka dan bukan untuk tim, namun saya tak melihat adanya masalah. Semuanya sudah sangat jelas," tutupnya.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Sassuolo: Francesco Caputo
Liga Italia 1 Desember 2019, 23:44
-
Hasil Pertandingan Juventus vs Sassuolo: Skor 2-2
Liga Italia 1 Desember 2019, 20:23
-
Juventus Berniat Borong Dua Penyerang Chelsea Sekaligus
Liga Italia 1 Desember 2019, 14:52
-
Bursa Perburuan Mandzukic: Manchester United Mundur, AC Milan Maju
Liga Italia 1 Desember 2019, 14:32
-
Ronaldo atau Messi untuk Ballon d'Or 2019? Sarri: Saya tak Peduli
Liga Italia 1 Desember 2019, 14:16
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR