
Bola.net - Harapan Real Madrid untuk menjuarai La Liga kembali terganggu setelah hasil imbang 1-1 melawan Girona. Namun, perhatian utama justru tertuju pada insiden keras yang melibatkan Kylian Mbappe.
Dalam laga tersebut, bintang Real Madrid itu menerima sikutan keras dari bek Girona, Vitor Reis. Benturan itu membuat Mbappe mengalami luka terbuka di bagian dahi hingga mengeluarkan banyak darah.
Situasi makin memanas karena wasit tidak memberikan penalti kepada Real Madrid. Teknologi VAR juga tidak melakukan peninjauan ulang terhadap kejadian tersebut.
Kontroversi bertambah ketika tayangan resmi La Liga tidak menampilkan gambar atau video kondisi Mbappe yang berdarah. Hal ini memicu dugaan adanya upaya menyembunyikan momen tersebut dari publik.
Penjelasan La Liga soal Tayangan

Pihak La Liga membantah keras adanya instruksi untuk menyensor insiden tersebut. Mereka menegaskan tidak ada larangan institusional untuk menayangkan gambar cedera pemain.
Menurut laporan media Spanyol, otoritas liga menjelaskan bahwa ketiadaan gambar terjadi karena keterbatasan sudut kamera. Mereka menyatakan tidak ada visual yang benar-benar jelas untuk memperlihatkan luka Mbappe saat itu.
Penjelasan teknis merujuk pada momen menit ke-89 detik ke-13 dalam pertandingan. Saat tim medis datang, kamera yang tersedia terhalang oleh lengan dokter Real Madrid yang menutupi wajah Mbappe.
Akibatnya, luka di dahi sang pemain tidak tertangkap secara utuh dalam siaran. Situasi ini dianggap sebagai faktor utama yang membuat gambar tersebut tidak ditampilkan.
Ketegangan Usai Keputusan Wasit

La Liga juga menegaskan bahwa mereka telah menayangkan delapan tayangan ulang dari momen sikutan tersebut. Hal itu diklaim sebagai bukti bahwa tidak ada upaya mengurangi tingkat kekerasan insiden.
Di sisi lain, kubu Real Madrid tetap merasa dirugikan oleh keputusan wasit. Absennya penalti dinilai berdampak langsung terhadap hasil akhir pertandingan.
Liga juga menambahkan bahwa tidak ada aturan yang melarang penayangan darah atau cedera pemain dalam pertandingan. Larangan hanya berlaku dalam kasus tertentu seperti invasi penonton ke lapangan.
Peristiwa ini memperpanjang daftar kontroversi yang dialami Real Madrid musim ini. Di tengah persaingan ketat perebutan gelar, setiap keputusan krusial menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan luas.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
La Liga Bantah Tuduhan Sensor Cedera Mbappe
Liga Spanyol 11 April 2026, 23:14
-
Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
Liga Spanyol 11 April 2026, 21:49
-
Kapan Barcelona Bisa Juara La Liga? Ini Hitung-hitungan Lengkapnya
Liga Spanyol 11 April 2026, 15:15
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
Hasil Milan vs Udinese: Eksperimen Allegri Gagal, Rossoneri Luluh Lantak
Liga Italia 12 April 2026, 01:21
-
La Liga Bantah Tuduhan Sensor Cedera Mbappe
Liga Spanyol 11 April 2026, 23:14
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Atalanta vs Juventus
Liga Italia 11 April 2026, 22:57
-
Prediksi Man Utd vs Leeds 14 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 22:55
-
Prediksi Como vs Inter 13 April 2026
Liga Italia 11 April 2026, 22:42
-
Juventus vs Atalanta: Minus Vlahovic, Ini Prediksi Susunan Pemain Bianconeri
Liga Italia 11 April 2026, 22:19
-
Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
Liga Spanyol 11 April 2026, 21:49
-
Man of the Match Arsenal vs Bournemouth: Alex Scott
Liga Inggris 11 April 2026, 21:34
-
Nonton Live Streaming Liga Spanyol: Barcelona vs Espanyol
Liga Spanyol 11 April 2026, 19:48
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Fulham
Liga Inggris 11 April 2026, 19:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR