
Bola.net - Enzo Maresca tak segan menyoroti masalah mendasar yang membuat sepak bola Italia tertinggal. Menurut pelatih Chelsea itu, mentalitas yang terlalu mengandalkan pemain berpengalaman menjadi penghambat utama.
Final Liga Champions antara Inter Milan dan PSG disebut Maresca sebagai bukti nyata. Kekalahan 0-5 Inter menunjukkan dominasi tim muda berbakat dengan tempo permainan tinggi.
Sebagai pelatih yang baru meraih gelar Conference League dengan Chelsea, Maresca paham betul pentingnya regenerasi. The Blues sendiri kini lebih fokus pada pembinaan pemain muda ketimbang memburu bintang sepuh.
Lalu, apa saja analisis lengkap Maresca tentang sepak bola Italia? Simak ulasan mendalam berikut ini.
Masalah Utama Sepak Bola Italia: Terlalu Bergantung pada Pemain Berpengalaman
Maresca menilai sepak bola Italia terjebak dalam pola pikir kuno yang mengutamakan pengalaman. Padahal, sepak bola modern justru membutuhkan energi dan tempo permainan tinggi dari pemain muda.
Hal ini terlihat jelas dalam Final Liga Champions, di mana PSG dengan pemain-pemain mudanya mengalahkan Inter dengan telak. Maresca sendiri mencoba menerapkan filosofi serupa di Chelsea.
"Final Liga Champions menunjukkan dominasi tim muda yang mampu menampilkan sepak bola teknis dengan tempo luar biasa, energi, pressing, dan bakat menyerang. Luis Enrique membangun PSG yang spektakuler, dan saya mencoba melakukan hal serupa di Chelsea," ujar Maresca kepada Corriere della Sera.
"Hanya di Italia mereka masih menganggap pemain terlalu muda dan pengalamanlah yang memenangkan pertandingan. Ini pilihan budaya yang berarti Anda pasti akan kalah dalam hal energi. Sepak bola Italia kesulitan mengikuti tempo gaya permainan lain," tegasnya.
Dampak pada Timnas Italia
Masalah ini juga berdampak pada Timnas Italia yang kini kesulitan mencari pemain muda berkualitas. Maresca menegaskan, mustahil menurunkan usia rata-rata skuad jika pemain muda tidak mendapat kesempatan bermain di klub.
Chelsea menjadi contoh bagus dengan memadukan bakat muda dan pemain berpengalaman. The Blues bahkan memecahkan rekor dalam mempromosikan pemain akademi ke tim utama.
"Tentu saja tim nasional mencerminkan kerja klub. Bagaimana Anda bisa menurunkan usia rata-rata skuad jika pemain muda tidak mendapat kesempatan bermain?" kata Maresca.
"Chelsea menghabiskan uang untuk membangun skuad berbakat muda, tapi itu tidak menghentikan kami memecahkan rekor promosi pemain akademi. Kami percaya pada mereka semua," tambahnya.
Pengecualian untuk Pemain Berpengalaman Kelas Dunia
Maresca tidak sepenuhnya menolak kehadiran pemain berpengalaman. Ia mencontohkan Kevin De Bruyne yang akan bergabung dengan Napoli musim depan.
Menurutnya, pemain berusia di atas 30 tahun tetap dibutuhkan asal memiliki kualitas dunia. Namun, mereka harus dikelilingi oleh energi pemain muda yang segar.
"Saya mengenal Kevin seperti mengenal telapak tangan saya sendiri. Dia akan cepat beradaptasi dengan permintaan Conte dan memberikan banyak hal untuk Napoli. Dia juara sejati," ujar Maresca.
"Saya tidak bilang Anda tidak boleh menggunakan pemain di atas 30 tahun dengan level seperti itu. Saya hanya mencoba menyeimbangkannya dengan energi pemain muda di sekitar mereka," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sebenarnya, Mengapa Serie A dan Sepakbola Italia itu Tertinggal?
Liga Italia 12 Juni 2025, 11:46
-
Daftar Lengkap Pemain Chelsea di Piala Dunia Antarklub 2025
Piala Dunia 12 Juni 2025, 10:16
-
Cerita Sukses Enzo Maresca: Belajar dari Para Legenda
Liga Inggris 12 Juni 2025, 09:59
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR