Siapa Pemain AC Milan yang Nggak Malu-maluin saat Dipermalukan Cagliari: Maignan Berjuang Sendirian, Taktik Allegri Zonk!

Bola.net - AC Milan menutup laga kandang dengan hasil mengecewakan setelah kalah 1-2 dari Cagliari di San Siro, Senin (25/5/2026) dini hari tadi. Kekalahan ini bukan hanya merusak posisi mereka di klasemen Serie A, tetapi juga memperlihatkan betapa rapuhnya permainan Rossoneri sepanjang pertandingan.
Milan sebenarnya sempat unggul cepat dan terlihat nyaman pada awal laga. Namun situasinya berubah drastis setelah Cagliari membalas lewat Gennaro Borrelli dan Juan Rodriguez di babak kedua. Pertahanan tuan rumah terlalu pasif, sementara lini tengah gagal menjaga ritme permainan.
Hasil buruk itu membuat Milan turun ke peringkat keenam usai disalip Como. Di tengah performa tim yang berantakan, Mike Maignan justru tampil sebagai penyelamat dengan sederet penyelamatan penting yang mencegah skor menjadi lebih buruk.
Penampilan para pemain Milan malam itu memperlihatkan banyak masalah yang belum selesai. Tidak hanya kalah dan malu di depan pendukung sendiri, kekalahan ini juga membuat Rossoneri gagal menembus Liga Champions musim depan.
Berikut ulasan performa individu skuad Rossoneri saat dipermalukan Cagliari di San Siro.
Kiper dan Bek

Mike Maignan (8.0): Kapten tim tampil luar biasa di bawah mistar dengan sembilan penyelamatan penting. Tanpanya, Milan mungkin kalah dengan margin yang jauh lebih besar.
Fikayo Tomori (6.0): Bek asal Inggris itu tampil kurang stabil dan beberapa kali kalah duel fisik. Ia akhirnya ditarik keluar setelah permainan bertahannya mulai goyah.
Strahinja Pavlovic (5.5): Penampilannya jauh dari meyakinkan. Ia beberapa kali salah posisi, menerima kartu kuning, dan gagal memberi ketenangan di lini belakang.
Matteo Gabbia (6.0): Jadi bek paling konsisten di antara rekan-rekannya dengan sejumlah blok penting di kotak penalti. Meski begitu, ia tetap terlambat mengantisipasi proses gol pertama Cagliari.
Lini Tengah

Adrien Rabiot (6.0): Cukup aktif membangun serangan dan menciptakan beberapa peluang bagus. Sayangnya, penyelesaian akhirnya buruk dan tak ada yang benar-benar mengancam gawang lawan.
Youssouf Fofana (5.0): Tampil lambat dan terlalu mudah dilewati pemain Cagliari. Ia juga gagal mengawal Juan Rodriguez dalam proses gol kedua.
Ardon Jashari (5.0): Permainannya monoton dan kurang berani mengalirkan bola ke depan. Akibatnya, serangan Milan terasa mudah ditebak.
Davide Bartesaghi (6.0): Pemain muda ini cukup aktif membantu dari sisi lapangan dan sempat memberi dua umpan kunci. Namun dalam transisi bertahan, ia masih terlihat terlambat menutup ruang.
Alexis Saelemaekers (7.0): Menjadi pemain paling hidup di lini serang lewat gol cepat pada awal pertandingan. Meski begitu, emosinya beberapa kali mengganggu fokus permainan sendiri.
Lini Depan

Santiago Gimenez (6.0): Membuka laga dengan assist yang bagus, tetapi setelah itu nyaris tak mendapat suplai bola. Ia terlihat terisolasi sebelum akhirnya diganti saat jeda.
Christopher Nkunku (5.5): Sulit masuk ke ritme permainan dan gagal memberi ancaman nyata dari sisi sayap. Satu peluang emas yang ia miliki juga terbuang percuma.
Pemain Pengganti dan Pelatih

Pulisic (5.0): Masuk dari bangku cadangan, tetapi gagal memberi perubahan berarti. Beberapa peluang yang datang kepadanya juga tidak dimaksimalkan dengan baik.
Athekame (4.5): Masuknya pemain muda ini justru membuat permainan Milan makin kehilangan arah. Ia tampak kesulitan mengikuti tempo pertandingan.
Luka Modric (4.5): Gelandang veteran itu tampil di bawah standar dengan sejumlah salah umpan yang merugikan tim. Kehadirannya tidak memberi kontrol yang dibutuhkan Milan di tengah lapangan.
Fullkrug (4.5): Terlalu sering terjebak offside dan sulit menemukan ruang di kotak penalti lawan. Frustrasinya terlihat jelas sepanjang babak akhir.
Rafael Leao (4.5): Jauh dari performa terbaik. Pergerakannya mudah dibaca dan nyaris tidak memberi dampak terhadap pertahanan Cagliari.
Massimiliano Allegri (4.0): Pendekatan taktik yang diterapkan gagal total. Pergantian pemain di babak kedua juga tidak membantu mengubah jalannya pertandingan, bahkan membuat Milan makin kehilangan bentuk permainan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR