
Bola.net - Luciano Spalletti mengklaim kemenangan atas Bologna sebagai momen terpenting dalam kariernya di Juventus sejauh ini. Tiga poin krusial ini sukses mendongkrak posisi Si Nyonya Tua di papan klasemen Serie A.
Namun, sang pelatih enggan terlena dan tetap memberikan kritik pedas kepada sejumlah pemainnya. Ia secara khusus menyoroti performa Juan Cabal, Lois Openda, dan Jonathan David agar segera berbenah.
Kemenangan ini sejatinya sangat bernilai karena Bianconeri sebelumnya tertinggal dua poin dari Bologna. Duel ini menjadi pertarungan langsung demi memperebutkan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Meski berhasil menang, Spalletti menekankan bahwa masih banyak aspek yang harus diperbaiki timnya. Ia tidak ragu bersikap keras demi menjaga standar tinggi di Turin.
Kemenangan Paling Krusial Juventus

Laga melawan Bologna dianggap sebagai ujian berat karena kualitas lawan yang sedang menanjak. Spalletti menyadari betul bahwa lawannya memiliki identitas permainan yang kuat dan sulit ditaklukkan.
Sang pelatih merasa tiga poin ini memiliki arti lebih dari sekadar kemenangan biasa bagi para pemainnya. Ia memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras tim meski harus bersusah payah.
"Tentu saja, karena kami menghadapi tim yang memiliki identitas, kualitas, dan antusiasme, mereka dibangun dengan baik dan bahkan saat bermain dengan 10 orang pun menyulitkan kami," ujar Spalletti kepada DAZN Italia.
"Menang di sini berarti lebih bagi pemain saya, dan mereka harus diberi selamat malam ini karena mereka melakukannya dengan sangat baik," tambahnya.
Dampak Latihan yang Nyata
Perubahan permainan Juventus terlihat jelas setelah Juan Cabal mencetak gol dan lawan mendapat kartu merah. Spalletti menyebut energi positif ini sebenarnya sudah terlihat sejak sesi latihan rutin tim.
Ia menegaskan perlunya performa apik di laga sesungguhnya untuk membangun kepercayaan diri skuad. Evaluasi menyeluruh tetap dilakukan meski tim sedang dalam euforia kemenangan.
"Saya telah melihat hal-hal dilakukan dengan baik dalam latihan, dan memberi tahu direktur bahwa saya melihat pemain energik serta bereaksi baik dalam latihan," kata mantan pelatih Napoli itu.
"Kami membutuhkan kinerja yang dapat memberi mereka kepercayaan diri, dan saya berharap setelah ini kami dapat terus meningkat," lanjut Spalletti.
Cabal Si Kuda Pacu
Juan Cabal menjadi sorotan utama Spalletti meski sang pemain sukses mencetak gol kemenangan. Spalletti mengibaratkan bek sayap itu seperti kuda pacu yang punya tenaga besar namun kurang presisi.
Pelatih berkepala plontos itu merasa perlu bersikap keras agar talenta Cabal tidak terbuang sia-sia. Ia menuntut sang pemain untuk lebih bisa mengontrol emosi saat bertanding.
"Cabal harus belajar menahan sebagian emosinya, dia seperti kuda pacu unggulan dengan kekuatan dan kemampuannya untuk berlari kencang berulang kali," tegas Spalletti.
"Dia memiliki bakat, tetapi dalam pertandingan yang dia mainkan sejauh ini dia kurang presisi untuk bakatnya, jadi saya harus keras padanya," jelasnya lagi.
Beda Gaya Openda dan David
Lois Openda juga mendapat evaluasi khusus setelah tampil sebagai pemain pengganti yang memberi dampak. Spalletti membandingkan gaya main Openda yang lebih eksplosif dibanding Jonathan David yang cenderung turun menjemput bola.
Analisis ini penting bagi taktik Juventus ke depan dalam menghadapi tipe lawan yang berbeda. Openda dinilai lebih berbahaya saat ada ruang terbuka untuk adu lari.
"Saya menyukai penampilannya, Openda adalah pemain yang berbeda dengan Jonathan David, yang sejujurnya bagi saya lebih tampak sebagai penyerang kedua karena dia berkombinasi dengan rekan setim," analisis Spalletti.
"Openda memiliki kekuatan lebih, dan mungkin melawan tim seperti Bologna merasa lebih nyaman, karena dia bisa berlari ke arah mereka dengan kecepatan murni ketika ruang itu terbuka," tutupnya.
Hasil manis ini membawa Juventus naik ke peringkat kelima klasemen sementara Serie A. Namun, mereka harus membayar mahal kemenangan ini karena Teun Koopmeiners terkena akumulasi kartu dan akan absen lawan AS Roma.
BACA INI JUGA BOLANETERS!
- Hasil Bologna vs Juventus: Gol Juan Cabal Antar Juve Raih Kemenangan dan Naik ke Peringkat 5
- Man of the Match Bologna vs Juventus: Juan Cabal
- Hasil Genoa vs Inter: La Beneamata Amankan 3 Angka, Kudeta Milan dari Singgasana
- Man of the Match Genoa vs Inter: Lautaro Martinez
- Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Tanpa Koopmeiners: 2 Opsi Pengganti untuk Laga Melawan Roma
Liga Italia 15 Desember 2025, 21:43
-
Juventus Bicara Tegas: Frattesi Ditahan Inter, Thuram Aman, Yildiz Jadi Proyek Masa Depan
Liga Italia 15 Desember 2025, 21:35
-
Kontrak Menipis, Dusan Vlahovic Bakal Menuju ke AC Milan Secara Gratis
Liga Italia 15 Desember 2025, 17:12
-
Man of the Match Bologna vs Juventus: Juan Cabal
Liga Italia 15 Desember 2025, 05:35
LATEST UPDATE
-
Tak Terkalahkan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Juarai Putaran Pertama Proliga 2026
Voli 29 Januari 2026, 23:48
-
Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
Liga Inggris 29 Januari 2026, 23:31
-
Jesse Lingard Segera Comeback, Serie A Jadi Tujuan Paling Realistis
Liga Italia 29 Januari 2026, 22:56
-
Espargaro Bersaudara Kompak Kuasai Hari Pertama Tes Shakedown MotoGP Sepang 2026
Otomotif 29 Januari 2026, 21:37
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 29 Januari 2026, 21:08
-
Roy Keane Berubah Pikiran, Kini Dukung Manchester United Permanenkan Michael Carrick
Liga Inggris 29 Januari 2026, 20:43
-
Manchester United Putuskan Tak Kejar Cole Palmer, Fokus Cari Gelandang Bertahan
Liga Inggris 29 Januari 2026, 20:35
-
Proliga 2026: Surabaya Samator Kalahkan Garuda Jaya Tiga Set Langsung di GOR Tri Dharma
Voli 29 Januari 2026, 20:18
-
Live Streaming Panathinaikos vs Roma - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:06
-
Live Streaming Aston Villa vs RB Salzburg - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04

























KOMENTAR