Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri

Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
Selebrasi Bryan Mbeumo dan Casemiro bersama pemain Manchester United di laga melawan Man City, Sabtu 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Manchester United kembali berada dalam pusaran gejolak di luar lapangan. Kali ini, sorotan datang dari rencana aksi demonstrasi yang akan dilakukan salah satu kelompok suporter paling vokal, The 1958.

Grup penggemar tersebut mengumumkan rencana protes menjelang laga Liga Primer Inggris melawan Fulham di Old Trafford, Minggu akhir pekan ini. Aksi ini menargetkan kepemilikan klub yang dinilai tak memberi arah jelas bagi masa depan United.

The 1958 menyerukan para pendukung Setan Merah untuk tetap bersuara, bukan justru menjauh dari klub yang mereka cintai. Kritik diarahkan kepada Sir Jim Ratcliffe dan keluarga Glazer atas cara mereka mengelola Manchester United.

Rencana ini menegaskan bahwa kegelisahan suporter belum mereda, meski dinamika di lapangan sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Bagi The 1958, masalah utama Manchester United justru berada di level struktural.

1 dari 3 halaman

Rencana Aksi dan Pesan The 1958

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

The 1958 telah mengatur demonstrasi sebelum pertandingan Manchester United kontra Fulham di Old Trafford. Aksi ini sebelumnya sempat direncanakan pada laga pembuka musim Agustus lalu, namun akhirnya dibatalkan.

Menurut perkiraan internal kelompok tersebut, setidaknya 6.000 orang akan ambil bagian dalam aksi pada hari Minggu. Protes akan dimulai pukul 13.00 waktu setempat di dua titik, yakni di luar Hotel Football dan di ujung Sir Matt Busby Way.

Namun, hasil positif di lapangan tidak mengubah sikap The 1958. Juru bicara kelompok tersebut, Steve Crompton, menegaskan bahwa fokus protes sepenuhnya terpisah dari performa tim.

"Kami harus membatalkan protes di awal musim. Ada pemain baru yang direkrut dan selalu ada optimisme. Itu mengecewakan; ini bukan tentang apa yang terjadi di lapangan, tetapi apa yang terjadi di atas," katanya.

2 dari 3 halaman

Kritik Tajam ke Ratcliffe dan Arah Klub

Pemilik saham Manchester United, Sir Jim Ratcliffe. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pemilik saham Manchester United, Sir Jim Ratcliffe. (c) AP Photo/Dave Thompson

Demo ini sejatinya telah dirancang sebelum Michael Carrick mengambil alih peran pelatih kepala hingga akhir musim. Carrick bahkan langsung mencuri perhatian setelah membawa United meraih kemenangan impresif atas Manchester City dan Arsenal.

Selama bertahun-tahun, The 1958 dikenal sebagai salah satu kelompok terdepan dalam memprotes keluarga Glazer. Namun kini, sorotan utama mereka beralih kepada Sir Jim Ratcliffe.

Kelompok ini menilai struktur kepemilikan saat ini sebagai kompromi yang tidak sehat. Mereka lebih menginginkan penjualan penuh klub ketimbang aliansi antara kepemilikan mayoritas keluarga Glazer dan saham minoritas Ratcliffe yang diberi kewenangan operasional.

"Ini situasi yang gila. Jika Ratcliffe ingin memberi kami secercah harapan, maka petakan apa yang terjadi dengan klub sepak bola ini," kata Crompton.

Sumber: MEN Sport


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL