
Bola.net - Tiga kemenangan berhasil diraih Juventus dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Ini membuktikan kalau Juventus sudah mulai stabil di bawah asuhan Massimiliano Allegri.
Seperti yang diketahui, mereka menelan beberapa hasil buruk di awal musim. Kesialan terus menimpanya hingga sempat terlempar jauh dari empat besar klasemen Serie A. Dan tidak bisa dimungkiri, ini meminimalisir kans mereka untuk juara.
Juventus sudah hampir bisa dicoret dari perburuan gelar meski hanya berjarak sembilan poin dari sang pemimpin klasemen, Inter Milan. Kendati demikian, mereka tetap berencana untuk mengakhiri musim 2021/22 dengan sebaik-baiknya.
Serie A bukan satu-satunya kompetisi yang bisa dimenangkan oleh Bianconeri musim ini. Mereka masih terlibat di kejuaraan lainnya seperti Coppa Italia. Dan baru-baru ini, mereka sukses lolos ke perempat final usai mengalahkan Sampdoria 4-1.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kunci Konsistensi Juventus
Empat gol yang membantu Juventus mengalahkan Sampdoria diciptakan oleh Juan Cuadrado, Daniele Rugani, Paulo Dybala, dan Alvaro Morata. Sementara Sampdoria membalas lewat Andrea Conti di laga yang digelar hari Rabu (19/1/2022) itu.
Sekarang, Juventus telah mengantongi dua kemenangan beruntun. Mereka juga berhasil mengalahkan Udinese di ajang Serie A akhir pekan kemarin. Dalam cakupan yang lebih besar, mereka memenangkan tiga dari lima laga terakhirnya.
Mereka juga cuma menelan satu kekalahan, yakni ketika bertemu Inter Milan di ajang Supercoppa Italiana. Namun, Juventus bisa membuat pertandingan berjalan lama sampai kebobolan di menit-menit akhir extra time.
Lalu, apa yang membuat Juventus bisa konsisten? Sang asisten pelatih, Marco Landucci, berkata ke Sport Mediaset: "Sikap itu krusial, dan kami menjalani banyak pertandingan dengan sikap yang tepat, bahkan saat kehilangan pemain kunci."
Tidak Ada Pertandingan yang Mudah
Kendati demikian, performa Juventus juga perlu dipertanyakan. Mereka, sejauh ini, lebih sering mengantongi poin penuh saat melawan klub papan bawah. Sampdoria yang mereka bantai di laga ini sedang berada di ambang jurang degradasi Serie A.
"Tidak ada pertandingan yang mudah, kami telah melihat bahwa kami bisa kehilangan poin lawan tim-tim yang disebut kecil seperti Verona, Empoli, dan Udinese," kata Landucci lagi.
"Satu-satunya yang penting adalah kerja keras, sikap dan hasrat. Kami mulai menemukan konsistensi sekarang, kami harus berbicara dengan aksi ketimbang kata-kata," tutupnya.
Sebagai informasi, Landucci ditugaskan sebagai pelatih kepala Juventus dalam laga melawan Sampdoria untuk menggantikan Allegri. Pria berumur 54 tahun itu sedang menjalani hukuman larangan menemani anak asuhnya di pentas Coppa Italia.
(Sport Mediaset via Football Italia)
Baca juga:
- Dybala Cetak Gol Lagi Buat Juventus dan Kali Ini Tersenyum, Peminat Auto Mundur!
- Rapor Pemain Juventus Saat Bantai Sampdoria: Cuadrado Memang Abang Jago, Arthur Jangan Dijual
- Begini Respon Direktur Juventus Saat Jadi Target Tatapan Tajam Paulo Dybala
- Juventus Hajar Sampdoria, Warganet: Tumben Gacor? Ganti Landucci Seterusnya Saja
- Man of the Match Juventus vs Sampdoria: Juan Cuadrado
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Indikasikan Tidak Bakal Rekrut Anthony Martial
Liga Inggris 19 Januari 2022, 17:40
-
Dusan Vlahovic Sepakat Pindah ke Juventus? Arsenal Bisa Gigit Jari
Liga Italia 19 Januari 2022, 15:33
-
Sikat Sampdoria, Juventus ke Perempat Final Coppa Italia
Galeri 19 Januari 2022, 12:44
-
Sudah Stabil, Apa yang Membuat Juventus Konsisten Seperti Sekarang?
Liga Italia 19 Januari 2022, 09:42
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR