
Bola.net - Semangat Wojciech Szczesny meninggi setelah menjadi sosok kunci keberhasilan Juventus mengalahkan AS Roma di ajang Serie A, Senin (10/1/2022) dini hari. Ia percaya bahwa klubnya mampu finis di empat besar musim ini.
Sejumlah hasil yang diterima Juventus belakangan ini bisa dikategorikan 'inkonsisten'. Dalam beberapa pertandingan, mereka gagal memperoleh poin penuh saat menghadapi tim yang seharusnya bisa dikalahkan.
Walau demikian, inkonsistensi Juventus menuju ke arah yang positif. Mereka mulai memperoleh kemenangan-kemenangan penting, salah satunya ketika menghadapi Roma. Bianconeri menang dengan skor tipis 4-3.
Tammy Abraham, Henrikh Mkhitaryan, dan Lorenzo Pellegrini sempat membuat gol Paulo Dybala jadi tak berarti. Untungnya, Juventus mampu 'comeback' lewat aksi Manuel Locatelli, Dejan Kulusevski, dan Mattia De Sciglio.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Usah Bertanding!
Kendati tidak mencetak gol, dan juga bukan tugasnya untuk melakukan itu, Szczesny juga punya peranan penting dalam kemenangan ini. Ia menghalau penalti Pellegrini pada menit ke-83 yang membuat kedudukan 4-3 bertahan hingga akhir.
Tambahan tiga angka memperkokoh Juventus di peringkat kelima dalam klasemen sementara Serie A musim ini. Klub besutan Massimiliano Allegri tersebut juga cuma terpaut tiga angka dari penghuni peringkat empat, Atalanta.
Kemenangan ini menambah kepercayaan diri para pemain Juventus termasuk Szczesny. Pria berkebangsaan Polandia itu sangat yakin dengan kans timnya menembus empat besar.
"Jika salah satu dari kami tidak yakin, mereka bisa tinggal di rumah dan tidak bertanding. Anda tak boleh sampai menerima kegagalan bermain di Liga Champions, meskipun ini tahun yang berat. Kami adalah Juventus," kata Szczesny kepada DAZN.
Mendekati DNA Juventus
Performa Juventus semakin membaik seiring dengan waktu berjalan, dan Szczesny menyadari itu. Hanya belum mencapai harapan. Ia merasa masih ada satu yang kurang dari klubnya saat ini, yakni DNA.
"Kami sudah hampir sampai ke sana tapi masih kekurangan kepribadian, DNA Juve. Kami punya pemain-pemain yang memiliki kualitas penting, tapi kami harus memberi mereka waktu untuk terbiasa bermain di bawah tekanan."
"[DNA Juventus adalah] menjadi lebih konsisten. Tahun ini kami melakoni sejumlah pertandingan apik, lainnya kami bermain dengan buruk," lanjut Szczesny lagi.
"Ini tidak seperti Juventus, kami harus mencoba menjadi tim terbaik di Italia. Hari ini tidak seperti itu, tapi ambisi kami ada, kami akan sampai ke sana sedikit demi sedikit," pungkasnya.
(DAZN via Football Italia)
Baca Juga:
- Jadi Penentu Kemenangan Juventus, Szczesny Merendah: Ah, Saya Cuma Beruntung
- AS Roma vs Juventus: Ada yang Berani Mengkritik Szczesny? Lihat Statistik Ini Dulu
- Rapor Tim Juventus di Markas Roma: Dybala Menyala, De Sciglio Hero, Szczesny Sakti, De Ligt Penyakit
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Digusur Inter, Milan Cuma Sebentar di Puncak
- Juventus Bungkam AS Roma dalam Duel Sengit, Tercomeback, Mourinho Kena Prank, What a Game!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cedera Parah Akhiri Musim Federico Chiesa, Karier Terancam?
Liga Italia 10 Januari 2022, 22:00
-
Cedera Lutut Parah, Federico Chiesa Banjir Doa dari Kawan dan Lawan
Liga Italia 10 Januari 2022, 20:50
-
Musim Berakhir! Juventus Umumkan Federico Chiesa Alami Cedera Lutut Serius
Liga Italia 10 Januari 2022, 19:45
-
Gulung Venezia, Milan Tuai Pujian dari Eks Juventus Ini
Liga Italia 10 Januari 2022, 17:44
-
Satu Syarat Alvaro Morata Boleh Ke Barcelona, Apa Itu?
Liga Italia 10 Januari 2022, 16:53
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR