
Bola.net - Luciano Spalletti mengatakan bahwa Napoli tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apapun saat mereka mengunjungi markas Empoli. Pelatih berkepala plontos itu tidak ingin peluang mereka meraih Scudetto digagalkan oleh lawan yang sama musim lalu.
Partenopei akan menghadapi Empoli pada pertandingan lanjutan Serie A 2022/23 pekan ke-24. Rencananya, duel kedua tim bakal dihelat di Stadio Carlo Castellani, Minggu (26/02/2023) dini hari WIB.
Napoli kini unggul 15 poin atas Inter di puncak klasemen Serie A menjelang lawatan mereka ke markas Empoli dan tampaknya akan memenangkan gelar liga pertama mereka sejak era Diego Maradona.
Sedangkan, Empoli hanya kalah satu kali dari sembilan pertandingan kandang melawan Napoli di Serie A, menang empat kali dan imbang empat kali dengan pertandingan musim lalu yang berdampak besar pada perebutan gelar juara.
Simak komentar Luciano Spalletti di bawah ini.
Tak Ingin Alami Deja vu
Sebagaimana diketahui, Partenopei menyia-nyiakan keunggulan dua gol dalam 10 menit terakhir saat mereka kalah 3-2 di Empoli pada bulan April lalu, sebuah hasil yang mengakhiri harapan mereka untuk mengalahkan Milan dan Inter dalam perebutan Scudetto.
Meskipun tujuh kemenangan beruntun Napoli membuat mereka menjadi favorit untuk meraih gelar juara, Spalletti mewaspadai ancaman yang ditimbulkan oleh tim yang pernah ia bela baik sebagai pemain maupun pelatih kepala.
"Pertandingan melawan Empoli [musim lalu] menghancurkan seluruh kerja keras kami selama setahun, kami seharusnya bisa menang 3-0 dan malah kalah, itu sangat menghancurkan. Kami sangat menderita," kata Spalletti.
Haramkan Kesalahan
Empoli merupakan salah satu dari dua tim (selain Inter) yang berhasil mengalahkan Napoli dua kali dalam dua musim terakhir di Serie A. Dan melakukan hal yang sama pada musim lalu saat mengalahkan Victor Osimhen dan kolega.
"Kami ingin menang untuk kota kami, kami merasakannya. Kami tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apa pun. Terkadang, hal itu terjadi secara tak terduga dan menentukan nasib seluruh situasi.
"Euforia yang kami miliki tidak boleh menjadi anggapan, yang akan menghentikan kami untuk berkembang," tambahnya.
Napoli Dikagumi Berbagai Pihak
Namun, Napoli tampil sebagai tim yang berbeda pada musim ini, dan pasukan Spalletti bahkan disebut-sebut sebagai pesaing untuk memenangkan Liga Champions menyusul kemenangan 2-0 di Eintracht Frankfurt pada leg pertama babak 16 besar.
Ditanyai performa mereka yang begitu luar biasa, pelatih berusia 63 tahun nampak bingung dan merasa tersanjung jika tim yang ia asuh membuat berbagai pihak kagum.
"Saya tidak tahu apakah kami bisa menjadi panutan. Pendekatan kami adalah memainkan sepak bola yang bagus dengan karakteristik kami dan meraih hasil sebanyak mungkin [menang]. Kami senang dengan pujian-pujian tersebut, tentu saja," pungkasnya.
Sumber: FotMob
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Serie A 2022/23
Baca Juga:
- Segera Tinggalkan San Siro, AC Milan Sudah Siapkan 3 Lokasi Calon Stadion Baru!
- Perkuat Lini Serang, AC Milan Coba Datangkan Mantan Bomber Inter Milan Ini
- Jadwal Serie A Pekan Ini Live di beIN Sports dan Vidio, 26 Februari - 1 Maret 2023
- Tak Ingin Kim Min-Jae Minggat, Bos Napoli Pasang Harga Pelepasan Selangit!
- De Ketelaere Kesulitan di AC Milan, Ini Kata Shevchenko
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Performa Memuaskan, Juventus Berharap Di Maria Bertahan Lebih Lama Lagi di Turin
Liga Italia 25 Februari 2023, 15:30
-
Jadwal Liga Italia Malam Ini, Minggu 26 Februari 2023 - Selasa 28 Februari 2023
Liga Italia 25 Februari 2023, 05:15
-
Tak Ingin Anggap Enteng Empoli, Bos Napoli : Mereka Bisa Gagalkan Scudetto Kami!
Liga Italia 25 Februari 2023, 04:20
-
Segera Tinggalkan San Siro, AC Milan Sudah Siapkan 3 Lokasi Calon Stadion Baru!
Liga Italia 25 Februari 2023, 03:30
-
Perkuat Lini Serang, AC Milan Coba Datangkan Mantan Bomber Inter Milan Ini
Liga Italia 24 Februari 2023, 17:00
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR