
Bola.net - Thiago Motta memulai debutnya di Juventus dengan baik. Pada laga pekan pertama Serie A 2024/2025, Motta membawa Juventus menang dengan skor 3-0 atas Como 1907.
Juventus berjumpa Como 1907 pada laga di Stadion Allianz, Selasa (20/8/2024) dini hari WIB. Tiga gol Juventus pada laga itu dicetak Samuel Mbangula, Tim Weah, dan Andrea Cambiaso.
Motta dapat banyak pujian atas performa Juventus pada duel lawan Como 1907. Sebab, bukan hanya menang, Juventus juga tampil bagus. Juventus juga terlihat lebih segar dengan para pemain mudanya.
Awalnya, Juventus diprediksi akan bermain dengan formasi 4-1-4-1. Namun, Motta memilih memakai formasi 4-2-3-1, dengan Khephren Thuram dan Manuel Locatelli yang bermain sebagai duet gelandang.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Dominasi Total Juventus atas Como 1973

Motta memakai formasi 4-2-3-1 pada duel lawan Como 1907. Di Gregorio langsung jadi pilihan utama di bawah mistar. Duet Gatti dan Bremer jadi bek tengah, Cabal dan Cambiaso mengapit mereka.
Thuram dan Locatelli mengisi ruang mesin. Thuram dapat tugas untuk lebih fokus di area tengah. Sementara, daya jelajah Locatelli dimaksimalkan secara penuh. Dia diberikan peran lebih bebas.
Weah, Yildiz, dan Mbangula mengisi area di belakang penyerang tengah yang dipercayakan pada Vlahovic. Mbangula tampil bagus. Mbangula bukan hanya aktif dalam menyerang, akan tetapi bertahan. Dia melepas dua tekel untuk membantu bertahan.
Juventus tampil dominan pada semua aspek pertandingan. Juventus punya 58 persen penguasaan bola dengan akurasi umpan 92 persen. Berikut adalah data laga Juventus vs Como 1907:
Starting XI dan statistik Juventus vs Como 1907 (c) WhoScored
Kerendahan Hati Pemain untuk Berkorban

Motta menuntut para pemain Juventus untuk bisa bertahan dan menyerang sebagai sebuah tim. Seperti Mbangula, Yildiz dan Weah juga aktif membantu pertahanan. Mereka ikut melakukan tekel dan merebut bola.
Hal yang sama juga dilakukan Vlahovic sebagai penyerang tengah. Vlahovic tidak hanya berpangku tangan dan menunggu bola datang padanya. Dia berkorban dan Motta menyebutnya sebagai kerendahan hati.
"Kerendahan hati selalu dibutuhkan. Dusan menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa untuk turun dan membantu lini tengahnya, para pemain bertahan berkomunikasi dengan baik," kata Motta.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Hidupkan Minat untuk Jadon Sancho
Liga Inggris 20 Agustus 2024, 20:38
-
Timothy Weah, Gol Perdana di Serie A, dan Cedera
Liga Italia 20 Agustus 2024, 16:00
-
Penguasa Puncak! Atalanta Pimpin Klasemen dan Top Skor Serie A
Liga Italia 20 Agustus 2024, 15:57
-
Rekap Hasil Tim Promosi di Pekan 1 Serie A: Como dan Venezia Tumbang, Parma Imbang
Liga Italia 20 Agustus 2024, 11:37
LATEST UPDATE
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
-
Profil Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Menanti Tuah Carlo Ancelotti
Piala Dunia 11 April 2026, 10:01
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 11 April 2026, 09:15
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 11 April 2026, 09:15
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 11 April 2026, 09:13
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Sabtu 11 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 09:00
-
Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 08:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR