
Bola.net - Juventus gagal mencapai target minimal mereka di Liga Champions setelah tersingkir di babak play-off. Menurut Gazzetta dello Sport, Thiago Motta akan berada dalam pengawasan hingga akhir musim.
Bianconeri kalah 3-1 dari PSV Eindhoven pada leg kedua playoff 16 besar Liga Champions, Kamis (20/2025) dini hari WIB. Alhasil, Bianconeri tersingkir dengan agregat 4-3.
Hasil buruk ini menambah tekanan bagi Motta. Sebab, mantan pelatih Bologna tersebut diharapkan membawa timnya setidaknya ke babak 16 besar.
Kegagalan Beruntun Juventus

Selain gagal di Liga Champions, Juventus juga tersingkir dari Supercoppa setelah kalah dari Milan di semifinal Januari lalu.
Kini, Juventus masih bertahan di perempat final Coppa Italia. Mereka juga menempati peringkat keempat Serie A dengan 46 poin, sama dengan Lazio.
Motta menandatangani kontrak tiga tahun di Turin musim panas lalu. Namun, meski mendapat dukungan publik dari klub, ia harus memastikan Juventus lolos ke Liga Champions musim depan jika ingin bertahan sebagai pelatih pada 2025/2026.
Motta Membela Keputusannya

Motta membela taktiknya setelah menelan kekalahan dari PSV yang berujung pada tersingkirnya Juventus dari Liga Champions musim ini.
“Saya tidak merasa terlambat dalam melakukan pergantian,” katanya. “Saya ingin memberikan energi lebih ke tim, tetapi setelah kami menyamakan skor, kami perlu menjaga keseimbangan. Saya rasa saya membuat perubahan di waktu yang tepat.”
Juventus kini harus fokus di Serie A dan Coppa Italia untuk menyelamatkan musim mereka.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belum Menyerah, Manchester City Kejar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2025
Liga Inggris 21 Februari 2025, 17:40
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di Vidio, 22-25 Februari 2025
Liga Italia 21 Februari 2025, 15:27
-
Juventus Tersingkir Karena Secara Mental dan Semangat Sudah Mati
Liga Champions 21 Februari 2025, 13:15
-
Thiago Motta dalam Tekanan Setelah Juventus Tersingkir dari Liga Champions
Liga Italia 21 Februari 2025, 04:06
-
Gak Boleh Balik! Juventus Bakal Permanenkan Randal Kolo Muani
Liga Italia 20 Februari 2025, 18:40
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR