- Kesetiaan Francesco Totti kepada AS Roma memang sudah tidak bisa diganggu gugat. Bahkan klub raksasa Spanyol, Real Madrid, tak bisa memilikinya walau sudah mengusahakan berbagai macam cara.
Totti bisa disebut sebagai salah satu trequartista terbaik di zamannya. Kualitasnya dalam mencetak gol maupun memberikan umpan manis kepada rekannya membuatnya menjadi incaran banyak klub Eropa saat masih aktif bermain dulu.
Real Madrid merupakan salah satu klub besar yang cukup tekun memburu tanda tangannya. Ia dianggap sebagai salah satu pemain yang pantas mengisi skuat 'Los Galacticos' pada saat itu.
Scroll ke bawah untuk membaca cerita Francesco Totti.
Kenang Usaha Madrid
Jelang laga AS Roma melawan Real Madrid, ia mengenang usaha finalis Liga Champions tersebut untuk mendapatkan jasanya. Menurut pengakuannya, Los Merengues telah melakukan berbagai cara agar dirinya tergoda.
Ada masa dalam karir saya, dari tahun 2004 atau 2005 hingga seterusnya, saat Real Madrid mencoba segala cara untuk membuat saya bergabung dengan mereka, cerita Totti dalam situs resmi AS Roma.
Mereka mengirimkan seragam bernomor 10 dengan tulisan \'Totti\' demi menggoda saya. Saya tidak bilang presiden mereka [Florentino Perez] terus menelpon saya, tetapi dia dan anak buahnya terus mencoba menghubungi saya, lanjutnya.
Cinta yang Menang
Totti pun bukannya terpengaruh dengan usaha Real Madrid memboyongnya dari Stadio Olimpico. Namun, rasa cintanya kepada Giallorossi membuatnya memilih untuk bertahan.
Saya terjebak dalam dua pilihan pada saat itu - saya duduk di depan pagar. Pada akhirnya, cinta yang menang, lanjutnya.
Rasa cinta saya kepada klub, kota ini, para pengemar. Cinta saya untuk semuanya yang telah membantu dalam 25 tahun terakhir menjadi kapten tim ini, dan menjadi seorang dengan satu klub saja, tutupnya.
Totti menutup lembaran karirnya pada akhir musim 2016/2017 lalu, di mana dirinya kala itu berumur 40 tahun. Ia pensiun di AS Roma dengan catatan 307 gol dari 786 penampilan di semua kompetisi.
Saksikan Juga Video Ini
Sudah tahu jadwal matchday satu Liga Champions? Silahkan simak ulasannya pada tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Courtois atau Navas? Bos Madrid Belum Menentukan
Liga Champions 18 September 2018, 23:57
-
Madrid Diyakini Tak Bisa Pertahankan Trofi UCL
Liga Champions 18 September 2018, 23:24
-
Tak Ada Ronaldo, Roma Tetap Anggap Madrid Berbahaya
Liga Champions 18 September 2018, 23:12
-
Eks Madrid Ini Jagokan Barca Jadi Juara Liga Champions
Liga Champions 18 September 2018, 22:47
-
Meski Ada Ronaldo, Juve Diragukan Bisa Juara UCL
Liga Champions 18 September 2018, 22:20
LATEST UPDATE
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR