Transformasi Koni De Winter yang Mengubah Wajah Pertahanan AC Milan

Transformasi Koni De Winter yang Mengubah Wajah Pertahanan AC Milan
Duel Rasmus Hojlund dengan Koni De Winter di laga Napoli vs AC Milan, Jumat (19/12/2025). (c) AP Photo/Altaf Qadri

Bola.net - Perjalanan Koni De Winter di AC Milan musim 2025/2026 berubah drastis dalam waktu singkat. Bek asal Belgia itu kini menjelma menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Rossoneri.

De Winter kembali menunjukkan kualitasnya saat Milan menang 1-0 atas Inter Milan pada pekan ke-28 Serie A. Dalam laga tersebut, ia tampil penuh selama 90 menit dan menjadi bagian penting dari solidnya lini belakang tim.

Penampilan itu melanjutkan tren impresifnya dalam beberapa pekan terakhir. De Winter tercatat bermain penuh dalam sembilan dari sepuluh pertandingan terakhir Milan di Serie A.

Situasi ini terasa kontras dengan awal kedatangannya di San Siro. Saat didatangkan dari Genoa pada bursa transfer musim panas lalu, banyak pihak meragukan apakah ia mampu menjadi solusi di jantung pertahanan Milan.

1 dari 3 halaman

Dari Transfer yang Diragukan

Pemain Roma, Paulo Dybala (kiri), dan pemain AC Milan, Koni De Winter, berebut bola dalam pertandingan Serie A, Senin (26/1/2026). (c) AP Photo/Gregorio Borgia

Pemain Roma, Paulo Dybala (kiri), dan pemain AC Milan, Koni De Winter, berebut bola dalam pertandingan Serie A, Senin (26/1/2026). (c) AP Photo/Gregorio Borgia

AC Milan merekrut De Winter dari Genoa dengan nilai transfer sekitar €20 juta. Transfer tersebut terjadi setelah Rossoneri menjual Malick Thiaw dengan harga hampir dua kali lipat.

Keputusan itu sempat memicu perdebatan. Banyak pengamat menilai Milan seharusnya mendatangkan bek yang lebih berpengalaman atau memiliki reputasi besar di Eropa.

Keraguan semakin menguat setelah penampilan awal De Winter yang belum meyakinkan. Salah satu momen paling sulit terjadi pada laga Supercoppa Italiana di Riyadh melawan Napoli.

Dalam pertandingan itu, ia mengalami malam yang berat saat harus berduel dengan Rasmus Hojlund. Laga tersebut bahkan sempat dianggap sebagai titik yang bisa menggagalkan peluangnya menjadi starter reguler di Milan.

2 dari 3 halaman

Bangkit dan Jadi Pilar Pertahanan

Pemain AC Milan, Koni De Winter (kiri), merayakan gol pembuka bersama Fikayo Tomori dalam pertandingan Serie A, Senin (26/1/2026). (c) AP Photo/Gregorio Borgia

Pemain AC Milan, Koni De Winter (kiri), merayakan gol pembuka bersama Fikayo Tomori dalam pertandingan Serie A, Senin (26/1/2026). (c) AP Photo/Gregorio Borgia

Namun, De Winter tidak menyerah. Pelatih Massimiliano Allegri tetap memberinya kepercayaan, terutama ketika Milan dilanda badai cedera di lini belakang.

Kepercayaan itu perlahan berbuah hasil. Sejak laga di Riyadh tersebut, De Winter tampil sebagai starter dalam 12 dari 14 pertandingan Milan di semua ajang.

Dua pertandingan lainnya ia jalani sebagai pemain pengganti. Dalam periode tersebut, Milan mencatatkan tujuh clean sheet dan memperlihatkan pertahanan yang sangat solid.

Secara individu, kontribusi De Winter juga menonjol. Ia mencatatkan satu gol dan satu assist, rata-rata 3,8 aksi defensif per laga, 2,9 bola yang direbut kembali, lebih dari tiga tekel sukses, serta hampir dua duel udara yang dimenangkan di setiap pertandingan.

Sumber: SempreMilan


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL