Bola.net - - Gianluca Vialli mengatakan bahwa Juventus membantu banyak bagi seorang pemain membangun mentalitas pemenang dalam diri mereka.
Berbicara tentang Serie A, Juventus merupakan tim paling sukses dalam sejarah sepakbola Italia. Dan dominasi Juventus itu terlihat di lima musim terakhir di mana mereka memenangkan lima scudetto beruntun.
Dan baru-baru ini dikatakan Vialli bahwa salah satu alasan mengapa para pemain Juventus memiliki mentalitas pemenang di setiap pertandingan. Bahkan mentalitas pemenang itu berlanjut saat mereka menjadi pelatih.
"Ada etos kerja yang sangat spesial di Turin dan ini menular. Ini adalah suasana yang anda butuhkan dalam hidup dan di bangku cadangan. Karakteristik prinsip dari Juventus adalah tetap menundukkan kepala dan bekerja, menunjukkan kerendahan hati saat menang," ujarnya.
"Klub mengajarkan anda pentingnya tanggung jawab: Ini menempatkan anda dalam kondisi tepat untuk membuktikan apa yang bisa anda lakukan, tapi anda harus membuktikan yang terbaik juga. Pada saat itu anda menang dan bisa menikmati kehormatan," sambungnya.
"Namun, kenikmatan itu tak berlangsung lama karena anda harus menang lagi di pertandingan berikutnya. Lihat, di Juventus kesuksesan terasa lebih seperti kelegaan daripada kegembiraan," tandasnya.
Dan ditambahkan olehnya, mentalitas pemenang ini juga dibangun berkat adanya pelatih yang memiliki karakter dan DNA pemenang juga. Karena itu dirinya tak heran ada beberapa mantan pemain Juventus yang juga sukses sebagai pelatih hebat.
"Anda membawa DNA itu bersama anda. Pelatih besar harus menjadi pemimpin, tetapi juga menciptakan pemimpin lainnya dalam skuat yang mewujudkan ide-ide anda, nilai-nilai dan juga karakter," tambahnya.
"Conte, Massimo Carrera, Zinedine Zidane dan saya memiliki seorang pemimpin besar: Marcello Lippi," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Merindukan Paulo Dybala Beraksi Lagi
Liga Italia 27 November 2016, 23:59
-
Highlights Serie A: Genoa 3-1 Juventus
Open Play 27 November 2016, 23:36
-
Hasil Pertandingan Genoa vs Juventus: Skor 3-1
Liga Italia 27 November 2016, 23:10
-
Marotta: Pjanic Belum Penuhi Harapan Juventus
Liga Italia 27 November 2016, 21:20
-
Di Italia, Hanya Juve Yang Punya Mental Tangguh
Liga Italia 27 November 2016, 10:15
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR