Bola.net - Ada jalan yang panjang untuk menjadi pesepak bola yang terkenal. Bakat saja ternyata tidak cukup, karena harus dibarengi dengan tekad kuat dan kerja keras.
Banyak pemain memulai kariernya dari akademi klub. Lionel Messi Contohnya.
La Pulga merupakan produk akademi Barcelona, La Masia. Ia menjalani laga debut bersama Barcelona pada 16 Oktober 2004 sebagai pemain pengganti saat Barcelona melawan Espanyol.
Karier Messi kemudian melesat dan menjadi satu di antara pesepak bola tersukses di dunia. Ia berhasil memperoleh lima kali trofi Ballon d'Or.
Namun, tidak semua pemain dapat masuk akademi klub. Bukan dari keluarga kaya menjadi satu di antara faktor pesepak bola tak bisa gabung akademi klub.
Mereka justru mengasah kemampuan sepak bola dari jalanan yang berdebu. Dilansir Bola.com, berikut tujuh pesepak bola yang memulai karier dari jalanan.
Victor Moses

Victor Moses memulai karier sepak bola dari jalanan. Saat berusia 11 tahun ia telah menjadi yatim piatu.
Moses lahir di Nigeria, namun menjalani kehidupan di London Selatan setelah kedua orang tuanya meninggal karena penembakan.
Kemampuan Moses mengolah si kulit bundar terlacak oleh pemandu bakat saat bermain di kompetisi lokal bertajuk Tandrdge League. Ia kemudian diboyong Cristal Palace.
Saat ini pemain Chelsea tersebut sedang dipinjamkan ke Fenerbahce.
Juan Cuadrado

Juan Cuadrado merupakan winger Juventus. Ia tampil menawan saat bermain bersama Fiorentina sebelum bergabung dengan Chelsea, lalu Si Nyonya Tua.
Juan Cuadrado tumbuh di daerah yang keras dan tingkat kriminal yang tinggi. Ia menjadi saksi saat sang ayah tertembak.
Ia sempat bermain sepak bola di jalanan tanpa menggunakan sepatu yang membuat tim lokal, Independiente Madellin menaruh minat kepadanya.
Ronaldo Nazario da Lima

Ronaldo Nazario da Lima memulai karier sepak bola di jalanan yang kotor di dekat kota Rio de Jeneiro. Ia bermain bola tanpa alas kaki.
Pada 1993 seorang pemandu bakat membujuknya untuk bergabung ke tim Crizeiro. Ronaldo kemudian menjadi pesepak bola tersohor dunia yang pernah membela Real Madrid dan Barcelona.
Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic memulai karier sepak bola dari jalanan di Swedia. Ia tinggal di distrik Rosengard, Malmo, yang terkenal keras.
Ayah ibra adalah pemabuk berat dan ibunya memiliki watak yang keras. Ibra lantas mengembangkakan bakatnya sendiri. Setelah bermain di jalanan Rosengard, ia akhirnya tampil bersama tim lokal.
Kini, Zlatan Ibrahimovic menjadi satu di antara pesohor lapangan hijau yang terkenal dengan ciri khasnya. Ia kini memperkuat LA Galaxy.
Alexis Sanchez

Alexis Sanchez memiliki masa kecil yang pahit. Ia sempat menjadi tukang sapu hingga tukang cuci mobil.
Bahkan Sanchez bermain di jalanan dengan bola yang terbuat dari gumpalan kain. Dengan bakat yang dimiliki membuatnya dilirik oleh tim lokal hingga bisa bermain di CD Cobreloa. Kini Sanchez memperkuat tim besar Italia, Inter Milan.
Neymar Jr

Seperti pemain bola brasil lainnya, Neymar tidak memulai sepak bola dari lapangan hijau. Neymar mengasah skill di jalanan atau tanah lapang berdebu di kota kelahirannya, Mogi das Cruzes, Brasil.
Neymar kemudian bermain untuk tim lokal amatir. Bakat Neymar ternyata menarik perhatian berbagai pelatih di Brasil. Neymar lalu bergabung ke Santos kemudian hengkang ke Barcelona.
Kini, Neymar bermain bersama Paris Saint-Germain setelah memutuskan pindah dari tim catalan pada 2017. Neymar masih tercatat sebagai pesepak bola paling mahal di dunia.
Dani Alves

Dani Alves berlatar belakang keluarga petani. Ia sering mencuri waktu untuk bermain bola setelah bercocok tanam pada pagi hari.
Setelah bermain bersama tetangganya di jalanan, Alves berhasil menumbuhkan bakatnya di tim lokal. Ia berhasil meraih kesuksesan saat berposisi bek kanan.
Alves pernah memperkuat Sevilla, Barcelona, Juventus, Paris Saint-Germain sebelum kembali ke tanah kelahirannya. Dani Alves merupakan pemain dengan raihan trofi terbanyak di dunia. Ia telah mengoleksi 40 trofi sepanjang kariernya.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 29 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibrahimovic dan Pemain Bola yang Memulai Karier dari Jalanan
Lain Lain 30 Oktober 2019, 10:21
-
Dani Alves Beri Nasihat Penting untuk Neymar, Apa Itu?
Piala Dunia 29 Oktober 2019, 05:05
-
Trio Barcelona: Mungkinkah MSG Lebih Baik dari MSN?
Liga Spanyol 25 Oktober 2019, 13:30
-
Neymar: Masa Depan Kylian Mbappe Cerah!
Liga Eropa Lain 22 Oktober 2019, 18:40
-
Lagi, Neymar Akui Tidak Bahagia di PSG
Liga Spanyol 22 Oktober 2019, 18:20
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR