
Bola.net - Jika mendengar nama Jepang, bayangan tentang kuil, kastel, bunga sakura, hingga bangunan tradisional mungkin langsung muncul di kepala. Namun, Jepang juga memiliki wajah lain yang tidak kalah menarik: modern, futuristik, dan penuh dengan arsitektur unik.
Salah satu tempat yang menggambarkan sisi tersebut adalah Oasis 21, sebuah kompleks taman dan ruang publik di kawasan Sakae, pusat Kota Nagoya.
Berbeda dengan Nagoya Castle yang membawa pengunjung kembali ke era samurai, Oasis 21 justru terasa seperti datang dari masa depan.
Ikon utama tempat ini adalah Spaceship-Aqua, struktur berbentuk oval dengan atap kaca besar yang dipenuhi air. Dari kejauhan, bentuknya terlihat seperti sebuah pesawat luar angkasa yang sedang melayang di tengah pusat kota. Namun, Spaceship-Aqua bukan sekadar bangunan untuk dipandang.
Pengunjung dapat berjalan mengelilingi jalur di atasnya pada ketinggian sekitar 14 meter dari permukaan tanah. Di bagian atas terdapat lapisan air yang menciptakan efek visual berupa riak dan pantulan cahaya, sekaligus memberikan sudut pandang berbeda terhadap kawasan Sakae. Jalur tersebut memiliki panjang sekitar 200 meter untuk satu putaran.
Ketika malam tiba, suasananya berubah. Spaceship-Aqua mendapatkan pencahayaan khusus yang membuat permukaan air dan struktur kaca terlihat semakin mencolok di tengah gemerlap Nagoya. Tak mengherankan jika tempat ini menjadi salah satu lokasi foto populer di kota tersebut.
Satu Tempat, Banyak Aktivitas

Nama Oasis 21 sebenarnya tidak hanya merujuk pada Spaceship-Aqua. Kompleks ini merupakan ruang publik bertingkat yang terdiri dari beberapa bagian.
Di bawah Spaceship-Aqua terdapat Field of Green, area terbuka dengan pepohonan dan rerumputan yang menjadi tempat warga maupun wisatawan beristirahat. Sementara itu, Galaxy Platform berada di area bawah dan digunakan untuk berbagai kegiatan serta acara. Kompleks ini juga memiliki sekitar 30 toko dan restoran.
Lokasinya juga sangat strategis. Oasis 21 terhubung langsung dengan Sakae Station serta Sakaemachi Station, sehingga pengunjung dapat menjadikannya sebagai titik awal untuk menjelajahi kawasan pusat Nagoya.
Dari Oasis 21, perjalanan bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri kawasan Sakae. Wisatawan dapat menikmati pusat perbelanjaan, restoran, kafe, hingga berbagai sudut kota yang memperlihatkan kehidupan modern Nagoya.
Tempat Bersantai di Tengah Asian Games 2026

Keberadaan Oasis 21 juga bisa menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang datang ke Aichi-Nagoya untuk Asian Games 2026.
Setelah menghabiskan waktu di arena pertandingan dan mengikuti ketatnya persaingan para atlet, tidak ada salahnya menyisihkan waktu untuk menikmati sisi lain kota tuan rumah.
Pagi atau siang hari bisa dimanfaatkan untuk berjalan-jalan di kawasan Sakae, sementara sore menjelang malam menjadi waktu yang menarik untuk mengunjungi Oasis 21. Setelah matahari terbenam, pengunjung dapat menikmati pemandangan kota dari jalur Spaceship-Aqua dan melihat bagaimana cahaya Nagoya perlahan mengambil alih suasana.
Menariknya, pengalaman tersebut tidak membutuhkan perjalanan jauh dari pusat kota. Oasis 21 berada tepat di jantung kawasan Sakae dan dapat diakses langsung dari stasiun.
Baca Juga:
- Hitsumabushi, Kuliner Khas Nagoya yang Wajib Dicoba Saat Asian Games 2026
- CdM Todotua Pastikan Atlet Indonesia Aman dan Siap Bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
- Pembagian Grup Voli Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Satu Pool dengan Iran, Jepang Jadi Ancaman Sektor Putri
- Asian Games 2026 Resmi Tayang Emtek Media, 8 Channel Siap Sajikan Pertandingan Secara Paralel
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Streaming Asian Games 2026 Sepak Bola Putra: Kuda Hitam yang Bisa Mengejutkan di Vidio
Lain Lain 16 September 2026, 15:00
-
Daftar Atlet Bulutangkis Indonesia di Asian Games 2026: Jonatan Christie Bakal jadi Tumpuan
Bulu Tangkis 16 September 2026, 13:35
-
35 Cabor yang Diikuti Indonesia di Asian Games 2026: Sepak Bola Absen
Olahraga Lain-Lain 16 September 2026, 13:11
-
Melihat Wajah Futuristik Jepang di Oasis 21
Lain Lain 16 September 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR