Peringatan HAKI 2026 Angkat Olahraga sebagai Industri Kreatif Modern

Peringatan HAKI 2026 Angkat Olahraga sebagai Industri Kreatif Modern
Peringatan Hari Kekayan Intelektual (HAKI) Sedunia 2026 dengan tema Kekayaan Intelektual dan Olahraga: Siap Berinovasi digelar di Car Free Day, Sarinah, Jakarta, Minggu (26/4/2026) (c) Bola.com/Hery Kurniawan

Bola.net - Peringatan HAKI 2026 digelar serentak di berbagai negara pada Minggu (26/4/2026). Di Indonesia, perayaan HAKI berlangsung meriah dan melibatkan masyarakat luas di ruang publik.

Pusat kegiatan HAKI di Jakarta dipusatkan di kawasan Car Free Day (CFD) Sarinah hingga Sudirman. Ratusan warga hadir mengikuti rangkaian acara sejak pagi hari.

Tema HAKI 2026 menghadirkan pendekatan berbeda dengan fokus pada dunia olahraga. Tema tersebut berbunyi “Kekayaan Intelektual dan Olahraga: Siap Berinovasi.”

Pemerintah melihat olahraga tidak lagi sekadar aktivitas fisik dan kompetisi. Sektor ini telah berkembang menjadi industri besar dengan nilai ekonomi tinggi.

Kementerian Hukum menilai pentingnya perlindungan HAKI dalam mendukung pertumbuhan industri olahraga. Hal ini mencakup berbagai aspek mulai dari merek hingga inovasi teknologi.

1 dari 3 halaman

Olahraga Jadi Industri Bernilai Tinggi

Managing Director Vidio, Hermawan Sutanto (kiri) bersama dengan COO One Pride MMA Suwandi, dan Hanif Sjahbandi, pemain Persija Jakarta dalam peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026 di Jakarta (c) Bola.com/Abdul Aziz

Managing Director Vidio, Hermawan Sutanto (kiri) bersama dengan COO One Pride MMA Suwandi, dan Hanif Sjahbandi, pemain Persija Jakarta dalam peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026 di Jakarta (c) Bola.com/Abdul Aziz

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menjelaskan alasan pemilihan tema olahraga pada HAKI 2026. Ia menilai perkembangan sektor ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Tadi seperti yang saya sampaikan, setiap tahun kita selalu memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia. Tahun ini, kebetulan Organisasi Kekayaan Intelektual Sedunia itu mengambil tema kekayaan intelektual dan olahraga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hubungan antara HAKI dan olahraga kini semakin terlihat jelas. Industri olahraga berkembang dengan dukungan sponsor, hak siar, serta berbagai bentuk kekayaan intelektual lainnya.

“Kenapa diambil itu? Kelihatannya seperti tidak ada keterkaitan sama sekali, tapi sesungguhnya sekarang perkembangan yang luar biasa, karena olahraga seperti yang saya katakan tadi sudah berkembang menjadi sebuah industri yang luar biasa besarnya,” lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Banyak Elemen HAKI dalam Ekosistem Olahraga

Ratusan masyarakat Jakarta tumpah ruah di kawasan Sarinah mengikuti fun walk dalam peringatan hari kekayaan intelektual dan olahraga yang diinisiasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum, Minggu (26/4/2026) (c) Bola.com/Abdul Aziz

Ratusan masyarakat Jakarta tumpah ruah di kawasan Sarinah mengikuti fun walk dalam peringatan hari kekayaan intelektual dan olahraga yang diinisiasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum, Minggu (26/4/2026) (c) Bola.com/Abdul Aziz

Menurut Supratman, berbagai cabang olahraga menyimpan potensi HAKI yang besar. Hal tersebut dapat ditemukan dalam produk, teknologi, hingga desain perlengkapan olahraga.

“Kita bisa lihat di industri sepak bola atau pun juga di cabor-cabor yang lain. Kita biasa melihat betapa besarnya sponsor, betapa besarnya hak kekayaan intelektual yang melekat di dalam satu arena,” jelasnya.

Ia juga menyinggung banyaknya inovasi yang tidak selalu terlihat secara langsung. Produk seperti sepatu, bola, hingga raket memiliki perlindungan paten dan hak cipta.

“Ya, ada sepatu, ada bola, di arena ada sepeda, ada raket, bola padel, raket padel, itu semua karya cipta yang luar biasa karena itu melekat di dalamnya adalah hak kekayaan intelektual,” ucapnya.

3 dari 3 halaman

Antusiasme Warga di CFD Sarinah

Ratusan masyarakat Jakarta tumpah ruah di kawasan Sarinah mengikuti fun walk dalam peringatan hari kekayaan intelektual dan olahraga yang diinisiasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum, Minggu (26/4/2026) (c) Bola.com/Abdul Aziz

Ratusan masyarakat Jakarta tumpah ruah di kawasan Sarinah mengikuti fun walk dalam peringatan hari kekayaan intelektual dan olahraga yang diinisiasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum, Minggu (26/4/2026) (c) Bola.com/Abdul Aziz

Perayaan HAKI 2026 di Jakarta diwarnai kegiatan fun walk yang melibatkan ratusan warga. Acara ini dimulai dari kawasan Sarinah hingga Sudirman sejak pukul 06.00 WIB.

Kegiatan tersebut diinisiasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas hadir langsung untuk membuka acara.

Warga mengikuti fun walk dengan penuh semangat bersama keluarga dan kerabat. Kegiatan ini juga bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day Jakarta.

Selain fun walk, acara diisi hiburan musik, zumba, dan talkshow. Sejumlah pelaku olahraga turut hadir untuk berbagi pengalaman terkait peran HAKI di sektor mereka.

Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Yus Mei Sawitri, 26 April 2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL