
Bola.net - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) meningkat seiring datangnya musim hujan. DBD merupakan penyakit mudah menular yang tak boleh diabakan dan harus segera ditangani. Musim hujan, terutama di daerah tropis, adalah habitat sempurna bagi nyamuk untuk bereproduksi.
Dilansir dari laman Halodoc, DBD adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk betina, umumnya Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue. Beberapa gejala umum demam berdarah yang terjadi adalah naiknya suhu tubuh menjadi sangat tinggi, sakit kepala, nyeri sendi, dan nyeri otot.
Dalam level yang parah, gejala demam berdarah meliputi kerusakan pada pembuluh darah dan kelenjar getah bening, muntah darah, keluarnya darah dari gusi dan hidung, sulit bernapas, dan pembengkakan organ hati yang menyebabkan nyeri di perut. Balita dan anak cukup rentan terjangkit penyakit ini.
Gejala biasanya muncul sekitar 4-7 hari usai digigit nyamuk. Ada gejala lain demam berdarah dengue adalah kebocoran cairan darah, hematuria, dan perdarahan gastrointestinal. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, gejala ini bisa berubah menjadi lebih serius seperti sindrom syok dengue, kegagalan kerja organ tubuh, hingga kematian.
Sebelum mengetahui gejalanya, pahami dulu bahwa penyakit demam berdarah bisa dipicu beberapa faktor risiko, seperti pernah terinfeksi virus dengue, tinggal atau bepergian ke daerah tropis, bayi, anak-anak, orang lanjut usia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.
Gejala demam berdarah harus sangat diperhatikan. Sifatnya yang menipu seringkali membuat banyak orang menyepelekannya. Berikut rangkuman dari berbagai sumber, gejala-gejala orang yang terserang demam berdarah.
Gejala Umum Terjangkit Demam Berdarah
- Demam tinggi mencapai 40 derajat celsius selama 2-7 hari
- Nyeri kepala berat
- Nyeri pada sendi, otot, dan tulang
- Nyeri pada bagian belakang mata
- Nafsu makan menurun
- Mual dan muntah
- Pembengkakan kelenjar getah bening
- Ruam kemerahan sekitar 2-5 hari setelah demam
- Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening
- Perdarahan dari hidung, gusi, atau di bawah kulit
- Muntah darah
- BAB berwarna hitam
- Dehidrasi
Pencegahan Demam Berdarah (DBD)
Untuk mencegah demam berdarah, Anda bisa melakukan 3M sebagai satu di antara cara pencegahan. Tindakan ini perlu dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk demam berdarah, dengan cara:
- Menguras tempat-tempat penampungan air
- Menutup rapat semua tempat penampungan air
- Mengubur barang bekas
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Alfi Yuda/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 12 April 2020
Video: 6 Jenis Masker Beserta Fungsinya untuk Cegah Virus Corona
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ragam Manfaat Himalayan Salt untuk Kesehatan Tubuh
Lain Lain 14 April 2020, 16:25
-
Waspadai Gejala Demam Berdarah Dengue, Pahami Cara Pencegahannya
Lain Lain 14 April 2020, 16:05
-
Tinggalkan PSSI Tiba-Tiba, Ini 3 Fakta Menarik Tentang Ratu Tisha
Bola Indonesia 14 April 2020, 14:00
-
Kisah Rasa Cinta dan Impian Anthony Sinisuka Ginting di Bulu Tangkis
Bulu Tangkis 14 April 2020, 13:02
-
Waspadai Gejala Meningitis, Pahami Cara Pencegahannya
Lain Lain 14 April 2020, 10:45
LATEST UPDATE
-
Mengapa Liam Rosenior Tak Langsung Debut Usai Resmi Tukangi Chelsea?
Liga Inggris 6 Januari 2026, 20:31
-
Manchester United Pilih Pelatih Interim Sampai Akhir Musim?
Liga Inggris 6 Januari 2026, 19:58
-
Live Streaming Sassuolo vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 19:45
-
Liam Rosenior Boyong 3 Staf dari Strasbourg ke Chelsea, Debut Resmi di Piala FA
Liga Inggris 6 Januari 2026, 19:42
-
Daftar Pemain Voli Putra Surabaya Samator di Proliga 2026
Voli 6 Januari 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40






















KOMENTAR