
Bola.net - Perut kembung bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Perut kembung merupakan sensasi adanya tekanan berlebih dari dalam perut. Masalah tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal sederhana seperti merokok, minum dengan menggunakan sedotan, makan terlalu cepat, dan lain sebagainya.
Pada dasarnya perut kembung disebabkan terlalu banyak gas dalam saluran cerna dan karena asupan garam berlebih. Asupan garam berlebih dapat menyebabkan cairan menumpuk atau tertahan, sehingga perut menjadi kembung.
Ketika ini terjadi, perut akan terasa penuh, kencang, dan tidak nyaman. Ketika kondisi perut bergas, dampaknya akan membuat Anda lebih banyak bersendawa atau bahkan buang angin. Tentunya kondisi ini sangat mengganggu.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan penyebab perut kembung yang perlu dikurangi atau bahkan ditinggalkan. Berikut makanan penyebab perut kembung yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Jenis Sayuran Tertentu
Makanan penyebab perut kembung pertama adalah sayuran. Beberapa orang kerap kesulitan untuk mencerna sayuran. Kondisi inilah yang menyebabkan perut menjadi kembung.
Ada beberapa jenis sayuran yang menyebabkan perut kembung adalah sayuran jenis kubis-kubisan seperti brokoli, kembang kol, wortel, kale, dan asparagus. Ini dikarenakan sayuran ini memiliki kandungan raffinose.
Raffinose merupakan gula yang sulit untuk dicerna di lambung dan baru dapat dicerna saat mencapai usus besar. Kamu bisa tetap mengonsumsi sayuran favorit tersebut dengan mengunyahnya secara perlahan hingga benar-benar halus.
Buah-buahan
Selain sayuran, ternyata buah-buahan juga menjadi penyebab perut kembung. Ada beberapa jenis buah yang dapat menyebabkan perut kembung seperti apel, nanas, pir, anggur, dan mangga.
Buah-buah tersebut memiliki kandungan fruktosa (gula buah) dan sorbitol (gula alkohol) di dalamnya. Jenis gula tersebut lambat diserap di saluran pencernaan, sehingga mudah menimbulkan gas di dalam perut dan membuat perut menjadi kembung.
Produk Olahan Susu
Produk olahan susu juga menjadi salah satu makanan penyebab perut kembung. Hal ini sering terjadi bagi mereka yang mengalami intoleransi laktosa, di mana tubuhnya kekurangan enzim laktosa (yang dapat memecah gula di dalam tubuh).
Kandungan laktosa pada produk makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik pada penderita intoleransi latosa, laktosa menumpuk dan meningkatkan produksi gas dalam saluran cerna. Beberapa produk olahan susu seperti keju, susu, mentega, dan yogurt. Apabila ingin tetap mengonsumsi asupan tersebut, Anda bisa menggantinya dengan yang bebas laktosa.
Makanan Berlemak
Makanan penyebab perut kembung selanjutnya adalah makanan berlemak. Makanan berlemak meninggalkan lambung paling lama dibandingkan karbohidrat dan protein. Hal ini dikarenakan makanan berlemak sulit dicerna. Oleh karena itu, makanan berlemak dapat menyebabkan perut kembung.
Junk Food
Junk food merupakan makanan tinggi kadar lemak, kadar gula, dan kadar garam. Jenis makanan ini juga dapat menyebabkan perut kembung.
Gula dan Pemanis Buatan
Makanan penyebab perut kembung berikutnya adalah yang mengandung gula dan pemanis buatan. Pemanis buatan sulit untuk diolah dan diserap sempurna di saluran pencernaan. Hal ini dapat menimbulkan perut kembung.
Cokelat
Makanan penyebab perut kembung lainnya adalah cokelat. Jenis makanan ini dapat meningkatkan peregangan di lambung, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Gandum
Serat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk menjaga saluran pencernaan, mengatur gula darah dan kadar kolesterol. Namun, serat juga dapat menyebabkan pembentukan gas.
Biji-bijian seperti gandum dan oat dikenal kaya akan kandungan serat, rafinosa, dan pati. Ternyata, beras merupakan satu-satunya gandum yang tidak memicu timbulnya gas.
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan juga menjadi pemicu hadirnya gas di perut. Hal ini dikarenakan kacang mengandung banyak rafinosa, yaitu gula kompleks yang membuat tubuh kesulitan mencerna.
Rafinosa akan melewati usus kecil menuju usus besar, di mana bakteri akan memecahnya, menghasilkan hydrogen, karbon dioksida, dan gas metana yang keluar melalui rektum (bagian akhir dari usus besar).
Apabila kamu tetap ingin mengonsumsi kacang-kacangan, kamu dapat mengonsumsi suplemen Beano terlebih dahulu. Merendam kacang semalaman juga dapat membantu mengurangi gas.
Bawang Merah
Bawang merah mengandung gula alami yang disebut fruktosa. Sama seperti rafinosa dan sorbitol, fruktosa juga berkontribusi memicu gas dalam perut.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Nisa Mutia Sari/Editor: Fadila Adelin/Dipublikasi: 14 Februari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Kehilangan 2 Ganda di Babak Pertama All England 2020
Bulu Tangkis 11 Maret 2020, 23:37
-
Fajar/Rian ke Babak Kedua All England 2020 Usai Bekuk Denmark
Bulu Tangkis 11 Maret 2020, 23:31
-
Waspadai Makanan Penyebab Perut Kembung, Jangan Dikonsumsi Berlebihan
Lain Lain 11 Maret 2020, 16:15
-
3 Calon Pengganti Gonzalo Higuain di Juventus
Editorial 10 Maret 2020, 15:44
-
Waspadai Kebiasaan Buruk yang Bisa Ganggu Kesehatan Telinga
Lain Lain 10 Maret 2020, 14:47
LATEST UPDATE
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR