Bola.net - Selama lebih dari 20 tahun karir kepelatihannya, Carlo Ancelotti merupakan manajer kelas atas yang sudah kenyang akan prestasi. Rentetan trofi pun sukses dipersembahkan kepada klub yang dilatihnya mulai dari Bundesliga, pemuncak EPL, hingga tiga kali merajai Liga Champions.
Image sebagai salah satu manajer tersukses pun didapakan oleh Ancelotti dengan banyaknya tawaran dari klub-klub papan atas Eropa. Meski begitu, Ancelotti pun tak bisa lepas dari kesalahan terutama dalam transfer pemain. Dari rentetan pembelian jenius seperti Kaka, Alexandre Pato, hingga Zlatan Ibrahimovic, Ancelotti juga memiliki rekrutan yang cukup mubazir. Siapa saja?
James Rodriguez

Sejak penampilan impresifnya bersama Kolombia di Piala Dunia 2014, James Rodriguez pun diangkut ke Real Madrid oleh Carlo Ancelotti. Pada momen inilah dirinya menjadi anak emas pelatih berpaspor Italia tersebut. Bahkan ketika Ancelotti hijrah ke Bayern Munich, dirinya sampai meminjam servis dari James Rodriguez selama dua musim.
Kemudian di awal musim 2020 lalu, Ancelotti yang menahkodai Everton kembali memboyong James Rodriguez ke Goodison Park. Hal ini menjadi titik balik yang membuat kedatangan James Rodriguez menjadi mubazir. James yang belum sepenuhnya beradaptasi dengan sepak bola Inggris sudah ditinggal Ancelotti yang kembali melatih Real Madrid. Hal ini berimbas pada hijrahnya sang playmaker ke Qatar untuk bermain di Al-Rayyan.
Asier Illarramendi

Kejutan dihadirkan Ancelotti kala dirinya menjadi pelatih Real Madrid. Gemuknya lini tengah Real Madrid tak menghalangi Ancelotti untuk memberikan suntikan energi tambahan lewat pembelian gelandang muda bernama Asier Illarramendi.
Illarramendi yang kala itu tampil impresif sebagai gelandang jangkar untuk Real Sociedad pun nyatanya tak bisa berkembang di Santiago Bernabeu. Dirinya kalah bersaing dengan nama besar seperti Sami Khedira, Luca Modric, hingga Xabi Alonso. Mahar 32 juta Euro yang digelontorkan pun menjadi mubazir karena Illaramendi hanya bertahan 2 musim sebelum akhirnya ditebus kembali oleh Real Sociedad.
Mats Hummels

Sebenarnya kepindahan Mats Hummels dari Dortmund ke Bayern Munich tak bisa disebut sebagai pembelian yang mubazir oleh Ancelotti. Hal ini karena Hummels sukses memainkan 118 pertandingan dengan lebih dari 9000 menit bermain untuk The Bavaria.
Namun perekrutan Hummels menjadi mubazir karena pemain hebat sekaliber dirinya tak bisa masuk ke jajaran jangka panjang dari tim. Hummels hanya bertahan 3 musim sebelum akhirnya kembali ke Dortmund.
Fernando Torres

Dibeli pada winter transfer 2011, Ancelotti yang kala itu melatih Chelsea berharap banyak pada Fernando Torres untuk menjadi juru gedor The Blues bersama Didier Drogba dan Nicolas Anelka. Ambisi ini diperkuat dengan bantuan Roman Abramovic yang rela menggelontorkan dana hingga hampir 60 juta Euro untuk mendaratkan pahlawan Timnas Spanyol di Euro 2008 ini.
Namun sayangnya, Torres menjalani start yang lambat bersama Chelsea di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Dirinya hanya mencatatkan 1 gol di musim pertamanya. Bahkan, Torres memerlukan 11 pertandingan di Premier League untuk bisa mencetak satu-satunya gol di musim tersebut.
Renato Sanches

Di balik suksesnya Portugal merengkuh trofi Euro 2016, terdengar kabar wonderkid bernama Renato Sanches yang mampu tampil impresif. Gelandang muda tersebut memainkan 6 pertandingan dengan catatan 11 take-ons, 85% umpan akurat, serta mencetak sebuah gol.
Bayern Munich yang kala itu mencari suntikan gelandang muda pun terpincut untuk meminang Sanches dari Benfica. Namun sayangnya, Renato Sanches bergabung dengan skuat bertabur bintang di usia yang sangat belia yaitu 19 tahun. Hal ini ditambah tekanan publik akan label wonderkid yang melekat padanya. Situasi tersebut membuatnya gagal berkembang dan sulit bersaing dengan nama besar di lini tengah Bayern seperti Thiago Alcantara, Arturo Vidal, hingga Xabi Alonso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Rekrutan Mubazir Carlo Ancelotti di Sepanjang Karir Kepelatihannya
Liga Eropa Lain 1 Februari 2022, 13:08
-
10 Pemain yang Memiliki Temperamen Tinggi, Dijuluki Tukang Pukul Oleh Para Fans
Liga Eropa Lain 27 Januari 2022, 19:07
-
5 Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan, Cocok bagi Para Pehobi Futsal
Lain Lain 27 Januari 2022, 17:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR