Baru Bawa PSG Juara Liga Champions, Gianluigi Donnarumma Malah Ditendang? Legenda Italia Sampai Heran!

Bola.net - Masa depan Gianluigi Donnarumma di PSG kini berada di ambang ketidakpastian. Keputusan manajemen klub yang seolah mendorongnya keluar menimbulkan tanda tanya besar di benak banyak pihak.
Situasi pelik ini mengundang komentar dari kiper legendaris Italia, Dino Zoff. Mantan penjaga gawang Juventus itu secara terbuka mengaku terkejut dengan manuver yang dilakukan oleh raksasa Prancis tersebut.
Padahal, Donnarumma merupakan salah satu pilar utama di balik kesuksesan bersejarah PSG musim lalu. Kontribusinya dalam mengantar tim menjuarai Liga Champions untuk pertama kali dinilai sangat vital.
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di balik keputusan mengejutkan ini? Mari kita selami lebih dalam pandangan sang legenda mengenai situasi yang membingungkan ini.
Keterkejutan Dino Zoff
Dino Zoff secara terang-terangan mengungkapkan keheranannya atas sikap PSG terhadap Donnarumma. Ia sama sekali tidak menyangka klub akan mengambil langkah untuk melepas kiper sekaliber dirinya.
Menurut Zoff, keputusan tersebut sangat tidak bisa dipahami, terutama jika melihat peran sang kiper. Ia meyakini kesuksesan PSG di panggung Eropa tidak lepas dari jasa besar Donnarumma di bawah mistar gawang.
"Saya tidak mengerti apa yang mungkin telah terjadi, terutama karena kontribusinya adalah yang terbaik," ujar Dino Zoff seperti dilansir dari Corriere dello Sport.
"Situasinya sangat tidak jelas, begitu pula alasan di balik keputusan yang begitu serius. Tentu saja, saya terkejut," lanjutnya.
Kontribusi Krusial yang Terlupakan?
Zoff menegaskan kembali betapa masifnya peran yang dimainkan Donnarumma untuk PSG. Ia adalah tokoh sentral dalam perjalanan klub meraih trofi si Kuping Besar yang telah lama mereka dambakan.
Penampilan heroiknya sepanjang turnamen menjadi bukti sahih kualitasnya. Penyelamatan-penyelamatan gemilang di laga semifinal melawan Arsenal dan partai puncak kontra Inter Milan adalah momen-momen krusial yang tak terlupakan.
"Dari apa yang saya lihat, ia memenangkan Liga Champions dengan kontribusi yang luar biasa. Bahkan lebih dari itu," tegas Zoff.
"Keberhasilan PSG di Liga Champions sebagian adalah berkatnya," sambung sang legenda.
Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan
Zoff pun mencoba berspekulasi mengenai faktor yang mungkin melatarbelakangi keputusan ganjil ini. Ia menduga ada masalah non-teknis yang tidak terungkap ke publik, misalnya terkait kontrak.
Di sisi lain, Zoff juga menepis mentah-mentah kritik yang kerap dialamatkan pada kemampuan Donnarumma dalam memainkan bola dengan kaki. Baginya, tugas paling fundamental seorang penjaga gawang adalah menggagalkan peluang lawan.
"Mungkin ada alasan yang berkaitan dengan kontrak atau perpanjangannya, tetapi saya tidak punya informasi spesifik," ungkap Zoff.
"Itu hanyalah alasan, jika seorang kiper bermain bagus dengan kakinya, itu lebih baik, tetapi Anda harus mulai dari dasar, yaitu menyelamatkan gawang," pungkasnya.
Situasi Donnarumma kian terdesak setelah PSG resmi merekrut Lucas Chevalier sebagai kiper utama baru mereka. Kini, namanya santer dikaitkan dengan dua raksasa Eropa lainnya, Manchester City dan Bayern Munchen, yang siaga menampungnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
UEFA Super Cup: Momen Berharga dan Ujian Sulit Tottenham Melawan Tim Terbaik Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2025, 13:40
-
UEFA Super Cup: Ambisi PSG untuk Menang dan Mengukir Sejarah
Liga Champions 13 Agustus 2025, 13:23
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR