
Bola.net - Dari tiga kompetisi yang diikuti musim ini, raksasa Bundesliga, Bayern Munchen hanya meraih satu trofi saja, yaitu Liga Jerman. Mereka tumbang di semifinal DFB Pokal dan takluk dari Barcelona di semifinal Liga Champions.
Karena itu banyak yang menyebut Bayern mengalami kegagalan besar. Namun salah satu penyerang andalan, Robben hanya tertawa menanggapi kritik tersebut dan melakukan pembelaan.
"Saya tertawa mendengar bahwa musim ini Bayern dianggap mengalami kegagalan. Tidak alasan untuk malu atas pencapaian musim ini. Sebaliknya, saya rasa evaluasi yang disampaikan terlalu radikal. Bila anda menang, semuanya luar biasa, bila kalah, semuanya dianggap buruk. Itu tidak adil." ujar pemain depan timnas Belanda itu pada Kicker yang dikutip sportsmole.co.uk.
Selanjutnya, Robben pun memberi penjelasan betapa musim 2014-15 adalah musim yang sangat berat, namun meski begitu Die Roten tetap bisa mempertahankan gelar Bundesliga dengan perbedaan 10 poin.
"Musim ini berjalan setelah Piala Dunia. Anda bisa membaca betapa banyak orang menyampaikan pada awal musim bahwa musim ini akan menjadi musim yang sangat berat bagi kami sejak sekian lamanya.
"Dan kemudian? Kami memenangkan liga dengan perbedaan 10 poin. Itu adalah usaha yang luar biasa. Seharusnya tidak boleh dipertanyakan lagi setelah semua yang telah diberikan oleh pelatih dan para pemain. Kritik itu sungguh tidak berdasar." tandas winger 31 tahun itu. [initial]
(spm/dct)
Karena itu banyak yang menyebut Bayern mengalami kegagalan besar. Namun salah satu penyerang andalan, Robben hanya tertawa menanggapi kritik tersebut dan melakukan pembelaan.
"Saya tertawa mendengar bahwa musim ini Bayern dianggap mengalami kegagalan. Tidak alasan untuk malu atas pencapaian musim ini. Sebaliknya, saya rasa evaluasi yang disampaikan terlalu radikal. Bila anda menang, semuanya luar biasa, bila kalah, semuanya dianggap buruk. Itu tidak adil." ujar pemain depan timnas Belanda itu pada Kicker yang dikutip sportsmole.co.uk.
Selanjutnya, Robben pun memberi penjelasan betapa musim 2014-15 adalah musim yang sangat berat, namun meski begitu Die Roten tetap bisa mempertahankan gelar Bundesliga dengan perbedaan 10 poin.
"Musim ini berjalan setelah Piala Dunia. Anda bisa membaca betapa banyak orang menyampaikan pada awal musim bahwa musim ini akan menjadi musim yang sangat berat bagi kami sejak sekian lamanya.
"Dan kemudian? Kami memenangkan liga dengan perbedaan 10 poin. Itu adalah usaha yang luar biasa. Seharusnya tidak boleh dipertanyakan lagi setelah semua yang telah diberikan oleh pelatih dan para pemain. Kritik itu sungguh tidak berdasar." tandas winger 31 tahun itu. [initial]
Seputar Bundesliga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern Dikritik Karena Cuma Raih Satu Trofi, Robben Hanya Tertawa
Liga Eropa Lain 8 Juni 2015, 23:51
-
Hazard Masih Selevel Robben & Robery, Belum Messi dan CR7
Liga Inggris 22 Mei 2015, 21:54
-
Liga Inggris 20 Mei 2015, 12:45

-
Legenda MU, Hazard Harus Bisa Capai Level Robben dan Bale
Liga Inggris 20 Mei 2015, 12:02
-
Depay Minta Saran Robben Untuk Pilih Premier League
Liga Inggris 14 Mei 2015, 16:02
LATEST UPDATE
-
West Ham Turun Kasta, Bagaimana Nasib Jarrod Bowen?
Liga Inggris 25 Mei 2026, 15:14
-
Kylian Mbappe Sampai Buat Arbeloa Terharu
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 14:53
-
Michael Owen Ungkap Sosok Ideal Pengganti Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 25 Mei 2026, 14:52
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR