
Bola.net - PSG tampil sangat dominan di Ligue 1 musim 2024/2025. Pasukan Luis Enrique itu bahkan sudah mampu mengamankan gelar juara pada pekan ke-28. PSG juara ketiga masih ada enam laga yang belum dimainkan.
Sempat ada keraguan atas kiprah PSG pada awal musim 2024/2025 ini. Sebab, PSG harus kehilangan para pemain bintangnya. Usai ditinggal Lionel Messi dan Neymar, PSG juga harus melepas Kylian Mbappe di awal musim.
Perlu diketahui, sejak bergabung pada awal musim 2017/2018, Mbappe selalu jadi pemain kunci PSG. Dia selalu mencetak dua digit gol setiap musim. Kehilangan Mbappe diprediksi bakal membuat PSG kesulitan bikin gol.
Apalagi, PSG mendatangkan figur dengan nama besar untuk jadi penggantinya. Namun, di luar dugaan, PSG justru meledak tanpa kehadiran Mbappe di lini depan. PSG juara Ligue 1 dengan lebih cepat, bahkan belum pernah merasakan kekalahan.
Apa yang membuat PSG begitu perkasa di Ligue 1 musim 2024/2025? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.
Menggantikan Kylian Mbappe dengan Kolektivitas

Kylian Mbappe adalah jaminan terciptanya gol bagi PSG. Pada musim 2023/2024, dia bikin 27 gol di Ligue 1 dan menjadi top skor. Mbappe sangat dominan. Jadi, tidak mungkin bagi PSG untuk menggantikan peran Mbappe dengan satu pemain.
Luis Enrique menggantikan Kylian Mbappe dengan banyak pemain. Dari tim yang 'Mbappesentris', PSG kini mengandalkan kolektivitas di lini depan. Serangan PSG jadi lebih cair dan tida bergantung pada satu pemain.
Ousmane Dembele, yang musim sebelumnya jadi langganan cedera, kini tampil bagus. Hingga pekan ke-28, Dembele sudah bikin 21 gol di Ligue 1. Dari 21 gol itu, hanya satu yang berasal dari titik putih. Luar biasa!
Namun, PSG tidak hanya bergabung pada Dembele seorang. Bradley Barcola juga tampil bagus dengan catatan 13 gol. Lalu, ada Goncalo Ramos (6 gol), Lee Kang-In (6 gol), dan Desire Doue (5 gol) yang jadi tumpuan di lini depan.
Musim lalu, dari 34 laga Ligue 1, PSG mampu mencetak 81 gol. Pada musim 2024/2025, hanya dari 28 laga, PSG sudah bikin 80 gol.
Skuad Muda dan Lapar PSG

Pada musim-musim sebelumnya, PSG membangun tim dengan mendatangkan pemain bintang. Namun, dua musim di bawah kendali Luis Enrique, PSG meninggalkan cara itu. PSG lebih selektif di bursa transfer, dengan banyak berinvestasi pada pemain muda.
Di skuad PSG musim 2024/2025, hanya ada satu pemain yang berusia 30 tahun atau lebih. Pemain itu adalah Marquinhos, sang kapten.
Sementara itu, ada 13 pemain yang berusia 23 tahun atau di bawahnya dalam skuad PSG musim 2024/2025. Beberapa dari mereka jadi pemain andalan seperti Warren Zaire-Emery, Nuno Mendes, Bradley Barcola, Joao Neves.
Dikutip dari Transfermarkt, rata-rata usia pemain PSG adalah 23,7 tahun. Sangat muda untuk ukuran tim profesional yang bersaing di top level.
Kualitas Lawan yang Timpang

Dominasi PSG harus diakui bisa terjadi karena kualitas lawan-lawan mereka di Ligue 1. PSG seperti tidak mendapat lawan yang mampu menyamai level mereka secara konsisten dan bersaing setiap musim di Ligue 1.
Lille bisa jadi contoh. Pada musim 2020/2021, Lille mampu merebut gelar juara Ligue 1. Namun, musim berikutnya, Lille terlempar dari tiga besar. Lille terus kesulitan bersaing di top level, hingga musim 2024/2025 ini.
Hal yang sama terjadi pada klub-klub lain, Marseille dan AS Monaco lebih sering berebut peringkat kedua daripada bersaing untuk gelar juara. Sedangkan, Lyon bukan lagi tim yang konsisten berada di jalur juara seperti pada awal 2000-an.
Klasemen Ligue 1 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Premier League Hebat? Ketemu PSG, 3 Wakilnya Sudah Tumbang
Liga Champions 10 April 2025, 15:58
-
Baru Leg Pertama, PSG Sisakan Peluru untuk Duel Penentuan di Villa Park
Liga Champions 10 April 2025, 15:36
-
Bukan Arsenal! Ini Tim Favorit Rio Ferdinand Juara Liga Champions
Liga Champions 10 April 2025, 15:08
-
Comeback Itu Rutinitas, PSG Sudah Hafal Naskahnya
Liga Champions 10 April 2025, 15:06
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR