
Bola.net - Pengadilan ketenagakerjaan Paris memerintahkan PSG membayar Kylian Mbappe sebesar 60 juta euro untuk gaji dan bonusnya yang tertunda. Keputusan ini menandai berakhirnya sebagian sengketa panjang antara Mbappe dan mantan klubnya.
Sengketa muncul setelah Mbappe menuntut PSG karena gajinya tidak dibayarkan pada April, Mei, dan Juni 2024. Tiga bulan terakhir kontraknya menjadi pusat perselisihan sebelum ia pindah ke Real Madrid secara gratis.
Pengacara Mbappe, Frederique Cassereau, menyatakan puas dengan putusan pengadilan. Ia menegaskan keputusan ini wajar karena PSG menunda pembayaran gaji pemain.
“Kami puas dengan putusan tersebut. Inilah yang bisa diharapkan ketika gaji tidak dibayarkan,” ujar Frederique Cassereau.
Hak atas gaji, bonus etika, dan bonus tanda tangan diakui sah oleh dua keputusan Liga Profesional Prancis (LFP). PSG tidak bisa menunjukkan adanya kesepakatan tertulis yang membatalkan hak Mbappe.
Detail Putusan Pengadilan

Pengadilan menolak argumen PSG yang menyatakan Mbappe kehilangan hak atas gaji tertunggaknya. Namun, beberapa tuntutan tambahan Mbappe juga dibatalkan.
Tuntutan yang dibatalkan termasuk tuduhan pekerjaan tersembunyi, pelecehan moral, dan pelanggaran kewajiban keselamatan oleh PSG. Hakim menegaskan kontrak jangka tetap Mbappe tidak dianggap permanen, membatasi kompensasi yang mungkin diterima.
Tim hukum Mbappe menekankan bahwa keputusan ini menegaskan setiap komitmen harus dihormati. Hukum ketenagakerjaan berlaku untuk semua orang, termasuk di industri sepak bola profesional.
“Putusan ini menegaskan bahwa setiap komitmen yang dibuat harus dihormati. Ini mengembalikan sebuah kebenaran sederhana: bahkan dalam industri sepak bola profesional, hukum ketenagakerjaan berlaku untuk semua orang,” ujar tim hukum Mbappe dalam sebuah pernyataan.
“Bagi tuan Mbappe sendiri, ia telah secara cermat memenuhi kewajiban sportif dan kontraktualnya selama tujuh tahun, hingga hari terakhir.”
Konteks Sengketa dengan PSG

PSG menilai Mbappe tidak loyal karena menyembunyikan niatnya untuk tidak memperpanjang kontrak. Klub kehilangan kesempatan mendapatkan biaya transfer mirip 180 juta euro saat membelinya dari AS Monaco pada 2017.
Namun, perwakilan Mbappe menegaskan sengketa ini terkait penerapan hukum ketenagakerjaan Prancis dan pembayaran gaji tertunda. Persoalan ini bukan mengenai kebijakan transfer klub.
Mbappe sendiri tetap menjalankan kewajiban olahraga dan kontrak selama tujuh tahun hingga hari terakhirnya. Kesetiaan profesionalnya menjadi poin penting dalam putusan pengadilan.
Sumber: Flashscore
Klasemen La Liga 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe Menang Gugatan, PSG Harus Lunasi Gaji dan Bonusnya yang Tertunggak
Liga Eropa Lain 16 Desember 2025, 23:55
-
Prediksi Metz vs PSG 14 Desember 2025
Liga Eropa Lain 12 Desember 2025, 13:08
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs PSG: Unai Simon
Liga Champions 11 Desember 2025, 07:18
-
Hasil Liga Champions: Arsenal Tetap Sempurna, Man City Menang di Kandang Madrid
Liga Champions 11 Desember 2025, 06:14
LATEST UPDATE
-
Ketika Jay Idzes Pasangkan Ban Kapten di Lengan Rizky Ridho
Tim Nasional 27 Maret 2026, 22:50
-
Hasil FP1 Moto2 Amerika 2026: Celestino Vietti dan David Alonso Memimpin
Otomotif 27 Maret 2026, 22:40
-
Timnas Indonesia Tampil Perkasa, 3 Kunci Sukses Kalahkan St Kitts dan Nevis
Tim Nasional 27 Maret 2026, 22:28
-
Beckham Putra Lawan St. Kitts and Nevis: 2 Gol dan 4 Selebrasi Berbeda
Tim Nasional 27 Maret 2026, 22:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37























KOMENTAR