
Bola.net - Laga O Classico antara Benfica dan Porto berakhir dramatis setelah kedua tim bermain imbang 2-2 dalam duel sengit Liga Portugal. Pertandingan yang berlangsung penuh tensi itu menghadirkan comeback penting dari tuan rumah.
Porto sempat terlihat berada di jalur kemenangan setelah unggul dua gol pada babak pertama. Namun, Benfica bangkit pada paruh kedua pertandingan untuk menyelamatkan satu poin penting.
Drama pertandingan tidak berhenti di situ. Ketegangan memuncak di menit-menit akhir yang berujung pada kartu merah untuk pelatih Benfica, Jose Mourinho.
Benfica Bangkit Setelah Tertinggal Dua Gol

Porto membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 melalui gelandang Denmark, Victor Froholdt. Gol tersebut memberi awal ideal bagi tim tamu dalam pertandingan besar ini.
Keunggulan Porto bertambah menjelang turun minum. Oskar Pietuszewski mencetak gol kedua yang membuat tim pemuncak klasemen Liga Portugal itu berada dalam posisi sangat menguntungkan.
Meski begitu, Benfica menunjukkan respons kuat setelah jeda. Tekanan yang mereka bangun akhirnya berbuah hasil lewat gol Andreas Schjelderup yang memperkecil ketertinggalan.
Drama semakin memuncak pada menit-menit akhir. Leandro Barreiro mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89 untuk memastikan Benfica terhindar dari kekalahan.
Mourinho Diusir Wasit Usai Insiden di Pinggir Lapangan

Gol penyeimbang tersebut memicu ketegangan di pinggir lapangan. Mourinho terlihat terlibat adu argumen dengan staf Porto di area bangku cadangan.
Situasi itu akhirnya membuat wasit mengeluarkan kartu merah untuk pelatih berusia 63 tahun tersebut. Saat meninggalkan lapangan, Mourinho juga terlihat membuat gestur dengan jari yang tampak mengejek seseorang.
Mourinho kemudian memberikan versinya mengenai insiden tersebut. “Wasit mengatakan saya diusir karena menendang bola ke arah bangku cadangan FC Porto. Itu sepenuhnya tidak benar."
"Sudang sering terjadi ketika kami mencetak gol, saya menendang bola ke arah tribun untuk memberi kesempatan kepada seorang penggemar yang beruntung.”
Bukan Menendang ke Bangku Cadangan, tapi ke Tribune
“Saya tahu kemampuan teknik saya tidak terlalu bagus, tetapi bola itu memang ditujukan ke tribune," Mourinho melanjutkan.
"Saya diusir secara tidak adil. Asisten wasit keempat melakukan pekerjaan yang buruk sepanjang pertandingan dan tetap melakukannya ketika saya menjelaskan hal itu kepada wasit.”
Lebih lanjut, Mourinho juga mengungkap bahwa kemarahannya dipicu oleh komentar dari salah satu staf Porto.
“Dia memanggil saya pengkhianat sekitar 50 kali. Saya ingin dia menjelaskan kepada saya, pengkhianat terhadap apa? Saya pernnah bekerja untuk FC Porto, saya memberikan jiwa saya untuk klub itu.”
“Saya pergi ke Chelsea, saya ke Inter, ke Real Madrid, saya berkeliling dunia dan memberikan 24 jam hidup saya setiap hari. Itu disebut profesionalisme."
Porto Memang Lebih Tangguh
Meski timnya berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol, Mourinho mengakui Porto tampil lebih baik sepanjang sebagian besar pertandingan.
“Mengenai pertandingan, untuk sebagian besar waktu FC Porto lebih dekat untuk meraih kemenangan daripada kami," Mourinho menambahkan.
“Anda bisa menyukai mereka, tidak menyukai mereka, atau bahkan membenci mereka, tapi harus diakui bahwa FC Porto telah membangun tim dengan sebuah ide yang jelas."
"Itulah yang mereka inginkan, cara mereka bermain, dan profil pemainnya cocok dengan gaya itu,” tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Batang Hidung Jose Mourinho Tak Terlihat di Bernabeu, Ternyata Sembunyi di Sini!
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:17
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






















KOMENTAR