Bola.net - Claudio Ranieri memiliki catatan unik dalam karir kepelatihannya, yaitu menangani dua klub di Eropa Barat yang diakuisisi oleh milyuner asal Rusia, Chelsea dan AS Monaco.
Meskipun sama-sama dibekali dengan budget besar, nasib pelatih asal Italia tersebut di dua klub itu cukup berbeda. Ranieri hanya diberi kesempatan satu tahun oleh owner baru Chelsea di tahun 2004, Roman Abramovich, meskipun sukses membawa The Blues finish sebagai runner up.
Sementara itu saat ini Ranieri memasuki musim keduanya menangani Monaco yang dimiliki oleh Dmitry Rybolovlev. Musim lalu, tim dengan kostum kebanggaan berwarna merah putih ini berhasil diantar promosi kembali ke Ligue 1 oleh The Tinkerman.
Dalam wawancara bersama Gazzetta dello Sport, Ranieri mengungkapkan perbedaan yang dirasakannya dari dua owner yang berasal dari satu negara tersebut.
"Rybolovlev adalah sosok yang sangat bersahabat, berpendidikan tinggi, dan seorang pekerja keras," puji Ranieri.
"Ia adalah orang yang sabar jika dibandingkan dengan Abramovich. Dia tak pernah menekan saya untuk selalu menang atau sesegera mungkin menembus papan atas."
Lebih lanjut, Ranieri menyebut bahwa Rybolovlev adalah sosok yang sangat hangat dan mudah bekerjasama dengan bawahan.
"Saya sedang meninjau ulang transfer dari James Rodriguez dan Jackson Martinez, tapi kemudian Rybolovlev malah menawarkan pada saya 'Apakah anda tertarik dengan Falcao?'"
"Dia adalah sseorang profesional. Anda tak akan pernah mendengarnya mengucapkan kata-kata kasar," imbuh Ranieri lagi.
Total musim panas lalu Rybolovlev telah menggelontorkan dana sebesar 146 juta Euro untuk pembelian pemain.
Saat ini Rybolovlev dan Ranieri bisa tersenyum puas karena Monaco berada di puncak klasemen sementara Ligue 1 dengan perolehan 13 poin dari lima laga. [initial]
Meskipun sama-sama dibekali dengan budget besar, nasib pelatih asal Italia tersebut di dua klub itu cukup berbeda. Ranieri hanya diberi kesempatan satu tahun oleh owner baru Chelsea di tahun 2004, Roman Abramovich, meskipun sukses membawa The Blues finish sebagai runner up.
Sementara itu saat ini Ranieri memasuki musim keduanya menangani Monaco yang dimiliki oleh Dmitry Rybolovlev. Musim lalu, tim dengan kostum kebanggaan berwarna merah putih ini berhasil diantar promosi kembali ke Ligue 1 oleh The Tinkerman.
Dalam wawancara bersama Gazzetta dello Sport, Ranieri mengungkapkan perbedaan yang dirasakannya dari dua owner yang berasal dari satu negara tersebut.
"Rybolovlev adalah sosok yang sangat bersahabat, berpendidikan tinggi, dan seorang pekerja keras," puji Ranieri.
"Ia adalah orang yang sabar jika dibandingkan dengan Abramovich. Dia tak pernah menekan saya untuk selalu menang atau sesegera mungkin menembus papan atas."
Lebih lanjut, Ranieri menyebut bahwa Rybolovlev adalah sosok yang sangat hangat dan mudah bekerjasama dengan bawahan.
"Saya sedang meninjau ulang transfer dari James Rodriguez dan Jackson Martinez, tapi kemudian Rybolovlev malah menawarkan pada saya 'Apakah anda tertarik dengan Falcao?'"
"Dia adalah sseorang profesional. Anda tak akan pernah mendengarnya mengucapkan kata-kata kasar," imbuh Ranieri lagi.
Total musim panas lalu Rybolovlev telah menggelontorkan dana sebesar 146 juta Euro untuk pembelian pemain.
Saat ini Rybolovlev dan Ranieri bisa tersenyum puas karena Monaco berada di puncak klasemen sementara Ligue 1 dengan perolehan 13 poin dari lima laga. [initial]
(gds/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selain Lawan Chelsea, Mourinho Dukung Real Madrid
Liga Champions 17 September 2013, 23:07
-
Mourinho: Chelsea Seperti Telur-telur Cantik
Liga Champions 17 September 2013, 22:35
-
Disindir, Mourinho Justru Hormati Desailly
Liga Inggris 17 September 2013, 21:43
-
Mou: Di Chelsea, Sepakbola Yang Bicara
Liga Inggris 17 September 2013, 19:27
-
Mourinho Tak Ingin Jual-Beli Pemain Lagi
Liga Inggris 17 September 2013, 18:23
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR