Dongkrak Sport Tourism, Akuatik Indonesia Yakin Kejuaraan Renang Internasional Bakal Bikin Wisata dan Ekonomi di Bali Tersenyum

Bola.net - Bali bersiap menjadi pusat perhatian dunia lewat ajang olahraga air bergengsi. Dua event renang perairan terbuka internasional dijadwalkan berlangsung di Pantai Jimbaran pada Juni 2026 mendatang. Kejuaraan tersebut adalah A-stream Open Water Swimming Series dan 12th Asian Open Water Swimming Championships 2026.
Kepastian penyelenggaraan ini menyusul koordinasi intensif yang dilakukan oleh pengurus olahraga terkait. Pihak penyelenggara memastikan kesiapan penuh untuk menyukseskan dua agenda besar tersebut. Koordinasi ini dilakukan demi menjamin kelancaran kompetisi yang melibatkan atlet dari berbagai negara.
Langkah pemantapan ini dibahas dalam pertemuan resmi bersama jajaran Pemerintah Provinsi Bali. Jajaran pengurus menemui Gubernur Bali Wayan Koster di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Rabu (20/5/2026). Pertemuan tersebut menegaskan komitmen bersama demi kelancaran acara.
Ketua Pengprov Akuatik Indonesia Bali, Komang Takuaki Banuartha, menyampaikan kesiapannya setelah agenda audiensi selesai. Pihaknya mengaku sangat siap untuk mengawal jalannya kompetisi internasional tersebut.
"Kita sangat antusias dan dengan senang hati ikut mensukseskan event ini. Hari ini kita juga audiensi dengan Gubernur Bali," kata Banuartha.
Keamanan Jalur Lomba dan Pesona Teluk Jimbaran

Pemilihan lokasi perlombaan didasarkan pada pertimbangan teknis keamanan para atlet di laut. Pantai Jimbaran dipilih karena memiliki karakter perairan yang relatif tenang. Wilayah pesisir ini dinilai sangat ideal dan aman untuk menggelar pertandingan renang perairan terbuka.
Kondisi geografis lokasi yang berada di kawasan teluk memberikan keuntungan tersendiri bagi kenyamanan peserta. Ombak di area ini tidak terlalu besar sehingga risiko bagi perenang dapat diminimalisir. Kawasan ini sebelumnya juga sudah pernah sukses menggelar agenda serupa.
Kawasan Teluk Jimbaran selama ini memang sudah sangat populer di kalangan wisatawan mancanegara. Selain menawarkan panorama laut yang indah, lokasi ini terkenal dengan pemandangan matahari terbenamnya. Pengelola berniat mencari variasi lokasi baru untuk gelaran di masa depan.
"Kalau ombak besar sekali juga tidak mungkin. Memang tahun lalu juga dilaksanakan di sana, sementara ini kita kembali lagi menggunakan venue di sana, mungkin nanti selanjutnya kita mencari tempat lain untuk merubah suasana," jelasnya.
Sinergi Olahraga, Pariwisata, dan Produk Lokal

Penyelenggaraan kompetisi akbar ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek persaingan olahraga semata. Pihak panitia akan mengemas acara dengan mengolaborasikan promosi pariwisata dan sektor ekonomi lokal. Para peserta nantinya akan diajak untuk mengenal berbagai destinasi wisata di Pulau Dewata.
Langkah ini diambil guna memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan asing yang hadir selama kejuaraan. Sektor kerajinan tangan, kuliner khas, hingga kesenian tradisional akan disajikan di sekitar lokasi kegiatan. Puluhan pelaku usaha kecil juga dilibatkan secara aktif untuk memamerkan produk mereka.
Pengemasan acara yang menarik diharapkan mampu memberikan pengalaman berkesan bagi para tamu undangan. Sinergi ini dirancang agar dampak ekonomi langsung terasa oleh masyarakat sekitar venue.
"Apalagi ini venuenya di Bali. Saya berharap nanti event kita combine dengan tour memperkenalkan tempat-tempat wisata di Bali, memperkenalkan produk-produk UMKM di Bali. Jadi itu akan kita kemas menjadi kolaborasi antara UMKM, tourism dan sport," ujarnya.
Dorong Kunjungan Wisatawan dan Prestasi Atlet
Agenda internasional ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang luas bagi publik Bali. Kejuaraan ini menjadi momentum tepat untuk memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata olahraga dunia. Kerja keras kini terus dilakukan demi memastikan keberlanjutan event di masa depan.
Dampak positif juga ditargetkan menyasar pada sektor pengembangan bakat olahraga lokal di daerah. Selain mendongkrak ekonomi warga, ajang ini menjadi panggung motivasi bagi para perenang daerah. Kompetisi level Asia diharapkan mampu memicu peningkatan kualitas performa atlet lokal.
Peningkatan prestasi atlet Bali di kancah nasional maupun internasional menjadi target jangka panjang. Pengenalan budaya lokal kepada keluarga peserta juga menjadi prioritas yang ingin dicapai.
"Sport tourism ini, harus bisa kita lakukan di Bali. Kedua, memperkenalkan produk-produk kerajinan Bali kepada peserta maupun tamu dan keluarganya yang datang dan tingkatkan presentasi olahraga khususnya atlet-atlet Bali diajang nasional maupun internasional," ujarnya.
Penyelenggaraan kejuaraan pada tanggal 13–15 Juni 2026 tersebut kini menjadi fokus utama kerja sama daerah. Komang menjelaskan penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Bali. Agenda ini diyakini mampu membangkitkan kembali sektor pariwisata berbasis olahraga.
"Memang ingin membangkitkan sport tourism di Bali. Jadi tepat sekali moment-nya, iya kita berusaha kerja keras agar event ini sukses dan berkelanjutan event berikutnya, khususnya renang," imbuhnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gowadra Billiard PIK 2: Padukan Hobi dan Family Time dalam Satu Arena Premium
Lain Lain 12 Februari 2026, 08:12
-
Selamat! Inilah Daftar Peraih Pemenang Merdeka Awards 2024
Lain Lain 20 September 2024, 13:20
-
Menelisik Masa Depan dan Harapan Bangsa dalam Anagata Indonesia
Lain Lain 17 Agustus 2024, 08:24
LATEST UPDATE
-
Arsenal Juara Liga Inggris, Netizen Meradang: Dibantu PGMOL!
Liga Inggris 20 Mei 2026, 15:25
-
Gavi Sindir Real Madrid Usai Barcelona Juara La Liga
Liga Spanyol 20 Mei 2026, 14:53
LATEST EDITORIAL
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13






















KOMENTAR