Dampaknya, hal tersebut membuat Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan KONI mendapatkan sorotan tajam. Tak ayal, KOI meresponnya dengan melakukan evaluasi supaya mampu memperbaiki kualitas atlet. Pasalnya, akan kembali mengirimkan atlet di ajang Asian Games 2014 di Korea Selatan.
"Kami mengadakan rapat evaluasi ini untuk membahas kenapa Indonesia berada di posisi keempat di SEA Games 2013. Kami ingin mendengar langsung paparan dari rekan Pengurus Pusat (PP) dan Pengurus Besar (PB) yang terjun langsung di Myanmar," kata Ketua Umum KOI, Rita Subowo.
Kesempatan tersebut, berlangsung di Gedung KOI lantai 19, dan dihadiri Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Joko Pekik, Ketua Satlak Prima Surya Dharma, perwakilan PB serta PP.
Dilanjutkan Rita, PP dan PB mengeluhkan seputar minimnya fasilitas olahraga bagi para atlet dalam berlatih. Selain itu, masih tidak memadai serta anggaran yang minim.
"PP dan PB sudah memberikan banyak masukan. Mereka mengeluhkan perlengkapan dan peralatan pertandingan bagi atlet yang tidak dapat dipenuhi sesuai kebutuhan. Hal tersebut, disebabkan karena keterbatasan dana," tutur Rita.
"Diakui atau tidak, ada keberpihakan juri terhadap tuan rumah yang akhirnya merugikan kontingen Indonesia ketika bertanding. kualitas ofisial dari Myanmar, juga kurang baik dalam memahami regulasi pertandingan," tuntasnya.
Demi kebangkitan olahraga Indonesia, Rita siap bergandengan tangan dengan KONI. Kegagalan Indonesia di SEA Games 2013, disebut-sebut lantaran adanya perang dingin antara KOI dan KONI.
KONI dinilai mengambil alih tugas yang selama ini diemban KOI, seperti pengiriman atlet di SEA Games Myanmar, Asian Games dan Olimpiade.
"Kalau disatukan, jelas saya setuju. Terpenting, visi dan misinya sama. Hanya saja, KONI harus merubah sikap jika penyatuan terwujud. Rita ingin tidak ada lagi lembaga yang saling mengambil tugas lembaga lain. Kami sudah taat pada peraturan yang ada. Namun, KONI yang seharusnya berubah," pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menuju Asian Games, PSSI Tunggui KOI Hingga 25 Januari
Bola Indonesia 9 Januari 2014, 07:33
-
Evaluasi, KOI Tidak Ingin Kegagalan di SEA Games Terulang di Asian Games
Olahraga Lain-Lain 9 Januari 2014, 07:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52























KOMENTAR