Kejuaraan Renang Internasional 2026 di Bali: Peserta Puji Keindahan Pantai Jimbaran

Kejuaraan Renang Internasional 2026 di Bali: Peserta Puji Keindahan Pantai Jimbaran
Bali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Renang Internasional, Para Peserta Terpesona dengan Pantai Jimbaran (c) merdeka.com

Bola.net - Pulau Bali bersiap menjadi lokasi penyelenggaraan dua kompetisi renang perairan terbuka tingkat internasional yang akan dilaksanakan pada Juni 2026. Harlin E. Rahardjo selaku Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) menyatakan bahwa tingkat persiapan untuk agenda besar ini telah menyentuh angka 99 persen.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Harlin setelah melangsungkan pertemuan dengan I Ketut Jagra Sunu selaku Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali beserta jajaran pengurus lainnya. Pertemuan ini bertempat di Kantor KONI Provinsi Bali, Kota Denpasar, Bali, pada Kamis (11/6).

Dua kompetisi internasional yang siap diselenggarakan tersebut adalah A-stream Open Water Swimming Series serta 12th Asian Open Water Swimming Championships 2026. Kedua turnamen global ini diagendakan bergulir pada 13-15 Juni 2026 dengan mengambil lokasi di Pantai Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

"Jadi persiapan sudah hampir final sudah 99 persen. Dan mudah-mudahan semua lancar dan alam juga mendukung, dan mudah-mudahan kita semua panitia dalam keadaan sehat dan bisa full energi," kata Harlin.

Dia menjelaskan bahwa aspek cuaca menjadi salah satu kendala utama dalam melaksanakan ajang berskala internasional ini. Kendati demikian, pihak penyelenggara bersama segenap panitia telah mengantisipasi persoalan tersebut melalui manajemen yang matang serta jalinan komunikasi dengan berbagai instansi terkait.

"Tantangan terbesar terutama mengenai cuaca, itu harus kita sikapi dan memanage juga dengan berbagai hal. Kita juga siapkan beberapa skenario dan juga untuk faktor safety. Kita juga sudah melakukan banyak koordinasi dengan berbagai pihak, dan mudah-mudahan safety ini benar-benar kita bisa implementasikan dengan lebih baik," imbuhnya.

Di samping itu, para atlet yang menjadi peserta dalam kompetisi internasional ini dilaporkan sudah mulai tiba di Pulau Dewata. Mereka pun telah meninjau langsung area perlombaan yang berpusat di Pantai Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

"Para peserta juga sudah mulai hadir dan mereka rata-rata sangat terpesona dengan Pantai Jimbaran tempat venue dan sebagian dari mereka sudah mulai latihan. Dan kita berharap event ini bisa lancar dan sukses dan semua happy dan semua selamat," ujarnya.

1 dari 2 halaman

Apresiasi KONI

Pada kesempatan yang sama, I Ketut Jagra Sunu selaku Sekretaris KONI Provinsi Bali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada PB AI dan seluruh panitia pelaksana.

Pihaknya menyambut positif penunjukan Pulau Bali sebagai lokasi acara karena hal ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap angka kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

"Sehingga ini menjadi kegiatan sport sport tourism kita, khususnya di renang. Pertama ini bisa memberikan imbas pariwisatanya, kedua imbas prestasi daripada akuatik itu sendiri," ucapnya.

Dia juga menambahkan bahwa status Bali sebagai tuan rumah membuktikan bahwa ada banyak sekali kawasan wisata di daerah tersebut yang sangat potensial untuk dialihfungsikan sebagai arena pertandingan olahraga.

"Kalau potensi kita tinggi sekali. Apalagi banyak tempat-tempat pariwisata yang bisa dipergunakan sebagai venue-venue pertandingan, khususnya di renang yang menggunakan sarana laut," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Bali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Renang Internasional

Sebagaimana yang telah diketahui, Pulau Dewata dipastikan memegang status sebagai tuan rumah untuk dua kejuaraan renang perairan terbuka kelas dunia pada Juni 2026.

Penyelenggaraan turnamen ini sekaligus diproyeksikan menjadi daya dorong yang kuat bagi perkembangan konsep wisata olahraga atau sport tourism di tanah air, utamanya di Bali.

Harlin E. Rahardjo selaku Ketua Harian PB AI mengalkulasi bahwa kompetisi ini bakal diramaikan oleh delegasi dari lebih dari 17 negara, dengan estimasi jumlah atlet mencapai 300 hingga 400 orang.

Angka kedatangan pelancong diprediksi akan melonjak jauh lebih tinggi lantaran para peserta juga didampingi oleh tim ofisial serta anggota keluarga mereka.

"Apalagi peserta dari kejuaraan ini mencapai lebih dari 17 negara. Jadi ada sekitar 300-400 orang yang akan ikut belum lagi ofisial dan juga keluarganya," kata Harlin saat melakukan kunjungan dan audiensi resmi dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (20/5) lalu.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL