Bola.net - Rencana tim Polygon Sweet Nice memadukan pebalap muda dengan pebalap asing urung terlaksana pada Tour de Ijen. Tim asal Kota Pahlawan ini menetapkan komposisi yang diturunkan pada Tour de Ijen 7-9 Desember, sepenuhnya pebalap asing.
Direktur Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo, mengungkapkan ingin menguji lima pebalap asingnya. Kelima pebalap aitu adalah Oscar Pujol Munoz (Spanyol), Ng Yong Li (Malaysia), Ivan Sivash, Sergey Kuzmin, dan Vadim Salamov (ketiganya Kazakhstan).
”Kami ingin memberi kesempatan kepada pebalap asing untuk tampil di Indonesia. Kebetulan pebalap muda kami dipinjam Pengprov ISSI Jawa Timur,” katanya, Selasa (27/11/2012).
Lima pebalap yang dibawa Polygon Sweet Nice ini tidak main-main. Tiga diantaranya, Ng Yong Li, Oscar Pujol Munoz, dan Sergey Kuzmin adalah climber yang sudah teruji.
Prestasi Munoz ditunjukkan dengan merebut gelar juara Tour de Singkarak 2012, sedangkan Kuzmin menyabet Best Asian Rider Tour of Borneo tahun yang sama. Sedangkan Yong Li tergolong climber kawakan Malaysia. Selain itu pengalamannya bergabung dengan tim-tim elite sudah dia genggam.
Dengan komposisi ini, Polygon Sweet ingin Nice ingin memetik hasil maksimal. “Kami tidak mematok target berlebihan, karena komposisi yang kami bawa tergolong baru,” terangnya. ”Kami juga belum tahu sejauh mana kerjasama tim yang mereka tunjukkan,” lanjutnya. Kecuali trio Kazakhstan yang sudah pernah satu tim saat tampil di Tour of Borneo.
Sedangkan pebalap mudanya, Agung Riyanto dan Dealton Arif Prayogo dipinjam ISSI Jawa Timur, bersama Dani Lesmana, Jimmy Pranata, dan Christopher Antonius. (psn/kny)
Direktur Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo, mengungkapkan ingin menguji lima pebalap asingnya. Kelima pebalap aitu adalah Oscar Pujol Munoz (Spanyol), Ng Yong Li (Malaysia), Ivan Sivash, Sergey Kuzmin, dan Vadim Salamov (ketiganya Kazakhstan).
”Kami ingin memberi kesempatan kepada pebalap asing untuk tampil di Indonesia. Kebetulan pebalap muda kami dipinjam Pengprov ISSI Jawa Timur,” katanya, Selasa (27/11/2012).
Lima pebalap yang dibawa Polygon Sweet Nice ini tidak main-main. Tiga diantaranya, Ng Yong Li, Oscar Pujol Munoz, dan Sergey Kuzmin adalah climber yang sudah teruji.
Prestasi Munoz ditunjukkan dengan merebut gelar juara Tour de Singkarak 2012, sedangkan Kuzmin menyabet Best Asian Rider Tour of Borneo tahun yang sama. Sedangkan Yong Li tergolong climber kawakan Malaysia. Selain itu pengalamannya bergabung dengan tim-tim elite sudah dia genggam.
Dengan komposisi ini, Polygon Sweet ingin Nice ingin memetik hasil maksimal. “Kami tidak mematok target berlebihan, karena komposisi yang kami bawa tergolong baru,” terangnya. ”Kami juga belum tahu sejauh mana kerjasama tim yang mereka tunjukkan,” lanjutnya. Kecuali trio Kazakhstan yang sudah pernah satu tim saat tampil di Tour of Borneo.
Sedangkan pebalap mudanya, Agung Riyanto dan Dealton Arif Prayogo dipinjam ISSI Jawa Timur, bersama Dani Lesmana, Jimmy Pranata, dan Christopher Antonius. (psn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Polygon Sweet Nice Andalkan Legiun Asing
Olahraga Lain-Lain 27 November 2012, 21:20
-
18 Tim Pastikan Ikut Tour de Ijen 2012
Olahraga Lain-Lain 27 November 2012, 19:15
-
Polygon Sweet Nice Rekrut Trio Kazakhstan
Olahraga Lain-Lain 15 November 2012, 15:30
-
Polygon Sweet Nice Agendakan 10 Balapan Tahun 2013
Olahraga Lain-Lain 7 Oktober 2012, 15:45
-
Manajemen Polygon Sweet Nice Puji Dua Pebalap Muda
Olahraga Lain-Lain 30 September 2012, 19:15
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liga Inggris: Manchester United vs Aston Villa
Liga Inggris 15 Maret 2026, 20:57
-
Lewis Hamilton Puas Akhirnya Raih Podium Perdana Bareng Ferrari di F1 GP China
Otomotif 15 Maret 2026, 20:22
-
Jadwal Terbaru MotoGP 2026 Usai GP Qatar Ditunda Akibat Konflik Timur Tengah
Otomotif 15 Maret 2026, 16:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
























KOMENTAR