Bola.net - Pebalap Polygon Sweet Nice, Bambang Suryadi melakukan kejutan besar pada etape keempat Tour de Singkarak. Dia mampu finis di urutan ketiga kategori pebalap Indonesia, setelah menaklukkan etape Anai Golf-Bukittinggi, sejauh 157,7 km, hari Kamis (7/6).
Bambang tertinggal 1 menit 56 detik dari pemenang etape, John Ebsen dari CCN Cycling dengan catatan waktu, 4.14.30. Pebalap asal Probolinggo itu finis di belakang dua climber asal Putra Perjuangan Bandung, Tonton Susanto dan Dadi Suryadi.
Secara keseluruhan, Bambang kini melompat ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan total waktu, 11.58.55. Sedangkan pebalap senior Polygon Sweet Nice, Hari Fitrianto masih berada di urutan ketujuh dengan total waktu, 11.58.37.
Manajer Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo, mengaku puas dengan pencapaian anak didiknya. "Ini hasil kerja keras anak-anak. Mestinya Bambang dan Hari bisa memperbaiki posisi finis tadi sore,” ungkapnya. Sayangnya Hari 'Kacong' Fitrianto mengalami pecah ban dan mengubur ambisinya untuk bersaing di garis terdepan.
”Tidak masalah. Kami bisa memperbaiki hasil pada etape kelima besok. Mudah-mudahan besok anak-anak dalam kondisi yang lebih baik lagi,” lanjutnya.
Untuk peluang mengintip di posisi Red White Jersey (kategori pebalap Indonesia tercepat), Harijanto mengaku masih ada peluang. Tetapi untuk mengimbangi dua pebalap asal Putra Perjuangan butuh perjuangan berat.
Lepas dari itu, Polygon Sweet Nice kini memperbaiki posisinya di klasemen tim kategori tim Indonesia. ”Kita tertinggal sekitar 15 menit dengan Putra Perjuangan. Sekali lagi, tiga etape tersisa, harapan memangkas jarak waktu masih terbuka,” pria kelahiran Surabaya itu
Saat ini Polygon Sweet Nice mengoleksi total waktu 35.57.00, sedangkan Putra Perjuangan masih kokoh di puncak klasemen kategori tim Indonesia dengan total waktu, 35.41.58.
Pada etape kelima besok akan menempuh rute tidak kalah berat, Padang Panjang-Singkarak dengan total jarak 149 km, dengan perebutan satu tanjakan kategori satu dan satu intermediate sprint. (psn/kny)
Bambang tertinggal 1 menit 56 detik dari pemenang etape, John Ebsen dari CCN Cycling dengan catatan waktu, 4.14.30. Pebalap asal Probolinggo itu finis di belakang dua climber asal Putra Perjuangan Bandung, Tonton Susanto dan Dadi Suryadi.
Secara keseluruhan, Bambang kini melompat ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan total waktu, 11.58.55. Sedangkan pebalap senior Polygon Sweet Nice, Hari Fitrianto masih berada di urutan ketujuh dengan total waktu, 11.58.37.
Manajer Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo, mengaku puas dengan pencapaian anak didiknya. "Ini hasil kerja keras anak-anak. Mestinya Bambang dan Hari bisa memperbaiki posisi finis tadi sore,” ungkapnya. Sayangnya Hari 'Kacong' Fitrianto mengalami pecah ban dan mengubur ambisinya untuk bersaing di garis terdepan.
”Tidak masalah. Kami bisa memperbaiki hasil pada etape kelima besok. Mudah-mudahan besok anak-anak dalam kondisi yang lebih baik lagi,” lanjutnya.
Untuk peluang mengintip di posisi Red White Jersey (kategori pebalap Indonesia tercepat), Harijanto mengaku masih ada peluang. Tetapi untuk mengimbangi dua pebalap asal Putra Perjuangan butuh perjuangan berat.
Lepas dari itu, Polygon Sweet Nice kini memperbaiki posisinya di klasemen tim kategori tim Indonesia. ”Kita tertinggal sekitar 15 menit dengan Putra Perjuangan. Sekali lagi, tiga etape tersisa, harapan memangkas jarak waktu masih terbuka,” pria kelahiran Surabaya itu
Saat ini Polygon Sweet Nice mengoleksi total waktu 35.57.00, sedangkan Putra Perjuangan masih kokoh di puncak klasemen kategori tim Indonesia dengan total waktu, 35.41.58.
Pada etape kelima besok akan menempuh rute tidak kalah berat, Padang Panjang-Singkarak dengan total jarak 149 km, dengan perebutan satu tanjakan kategori satu dan satu intermediate sprint. (psn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tour de Singkarak: Bambang Suryadi Masuk Sembilan Besar
Olahraga Lain-Lain 7 Juni 2012, 20:30
-
Tour de Singkarak: Masakazu Ito Bertahan
Olahraga Lain-Lain 6 Juni 2012, 20:10
-
Dadi Geser Herwin di Kategori Pebalap Indonesia Terbaik
Olahraga Lain-Lain 5 Juni 2012, 20:10
-
Tour de Singkarak: Pebalap Jepang Menangi Etape Pertama
Olahraga Lain-Lain 4 Juni 2012, 19:15
-
Tour de Singkarak: PSN Bertahan di Hari Pertama
Olahraga Lain-Lain 3 Juni 2012, 18:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
-
Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 13:10
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28


























KOMENTAR