Bola.net - - Danny Welbeck menjadi aktor utama dalam mengantarkan lolos ke babak delapan besar Liga Europa. Penyerang 27 tahun tersebut mencetak dua gol untuk mengalahkan AC Milan di Emirates Stadium pada hari Jumat (16/3) dalam kemenangan 3-1.
Arsenal sejatinya sempat tertinggal lebih dulu dalam laga leg kedua babak 16 besar tersebut berkat gol Hakan Calhanoglu pada menit 35. Welbeck kemudian membalasnya empat menit kemudian lewat tendangan penalti.
Pemberian penalti pada Arsenal menjadi hal yang kontroversial dan dipertanyakan. Pasalnya dalam siaran ulang, tampak Ricardo Rodriguez tak melakukan kontak keras pada mantan pemain Manchester United tersebut di dalam kotak penalti. Namun ternyata sentuhan tersebut membuat Welbeck terguling.
Setelah menuai protes dari para pemain Milan, wasit tetap memberikan hadiah penalti pada Arsenal. Dan kesempatan itu mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Welbeck untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Satu gol tersebut membuat langkah Milan untuk bangkit dan membalas kekalahan 0-2 dari leg pertama semakin sulit. Kemudian di sisa pertandingan, meskipun tampil menyerang dan memiliki sejumlah peluang, Rossoneri akhirnya pulang dengan kekalahan agregat 5-1.
Hasil itu mungkin berbeda jika Arsenal tak mendapat hadiah penalti di menit 38 itu. Itulah kenapa aksi diving Welbeck tersebut menjadi kontroversial dan perdebatan selama dan setelah pertandingan.
Menurut pandangan legenda sepakbola Inggris, Alan Shearer, Welbeck jelas melakukan diving. Hanya saja Jonas Eriksson yang memimpin pertandingan tersebut tak melihatnya.
"Untuk semua yang bertanya, ya itu jelas diving dari Welbeck. Wasitnya telah tertipu," tulis Shearer di laman Twitter.
For all those asking, yes a BLATANT dive from Welbeck. Ref was conned #ARSMIL
— Alan Shearer (@alanshearer) March 15, 2018
Senada dengan Gary Lineker, ia juga menyebut 'Fellbeck' melakukan aksi tipu daya pada wasit.
"Danny Fellbeck. Jelas diving," tulisnya.
Aksi diving memang bukan hal baru dalam sepakbola. Aksi itu bisa dikatakan sebagai tindakan yang tidak sportif dalam sepakbola. Namun dari sudut pandang lainnya, aksi diving juga disebut sebagai keahlian khusus para penyerang mencari keuntungan dalam bermain.
Oleh sebab itu, pelatih AC Milan Gennaro Gattuso, tak mau ikut mengutuk aksi diving yang dilakukan Welbeck yang merugikan kubunya. Gattuso hanya melihat apa yang dilakukan Welbeck adalah tugas seorang penyerang. Dan ia tak mau memberi penilaian buruk terhadap sepakbola Inggris hanya berdasarkan aksi Welbeck tersebut.
"Dia [Welbeck] adalah penyerang. Dia harus melakukan apa yang harus dia lakukan. Tapi kami tidak dapat menggunakan kejadian tersebut untuk menilai sepakbola Inggris secara keseluruhan," ucap Gattuso usai pertandingan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Data dan Fakta Serie A: AC Milan vs Chievo
Liga Italia 16 Maret 2018, 17:02
-
Prediksi AC Milan vs Chievo 18 Maret 2018
Liga Italia 16 Maret 2018, 17:01
-
Melakukan Diving, Welbeck Mendapat Banyak Kritikan
Liga Eropa UEFA 16 Maret 2018, 13:30
-
Wenger Yakin Fans Arsenal Akan Selalu Mendukungnya
Liga Eropa UEFA 16 Maret 2018, 13:30
-
Arsenal Kalahkan Milan, Wenger Tak Puas
Liga Eropa UEFA 16 Maret 2018, 13:00
LATEST UPDATE
-
Persib vs Bali United: Beckham Putra Absen atau Siap Tampil?
Bola Indonesia 9 April 2026, 18:45
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Arema FC 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 17:43
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25























KOMENTAR