Bola.net - Cristiano Ronaldo mendapatkan tuduhan pelanggaran fairplay yang cukup serius. Dalam laga Portugal melawan Israel yang berakhir imbang 1-1, pemain Real Madrid tersebut ditengarai sengaja mencari kartu kuning.
Hukuman tersebut didapat Ronaldo saat menendang bola ke luar lapangan saat pertandingan tengah dihentikan oleh wasit karena ada pemain Portugal yang tengah tergeletak cedera di masa injury time.
Dengan kartu kuning tersebut, Ronaldo dipastikan absen dalam laga penutup kontra tim lemah Luksemburg namun terbebas dari kemungkinan terkena sanksi di dua leg laga playoff Piala Dunia 2014.
Saat ini Portugal berada tiga poin di belakang Rusia yang menduduki peringkat pertama Grup F. Mengingat kecil kemungkinan Rusia kalah dari Azerbaijan di pertandingan terakhir, hampir bisa dipastikan Portugal tertahan di peringkat kedua dan harus menjalani playoff melawan tim kuat seperti Prancis, Kroasia, Swedia, atau bahkan Inggris.
Ketika dikonfirmasi apakah ia memang sengaja ingin dikartu kuning demi bisa tampil tanpa beban di laga playoff, Ronaldo tidak mengiyakan namun juga tidak membantahnya.
"Saya tak bisa membicarakan hal tersebut. FIFA sangat perhatian terhadap isu ini," jawab Ronaldo.
"Playoff adalah laga terpenting dan saya tentu ingin bermain. Saya akan ada di lapangan dalam dua leg pertandingan."
Berikut adalah video insiden yang membuat Ronaldo dikartu kuning. Silahkan percepat hingga menit 7:43 untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Bagaimana pendapat Bolaneters tentang kartu kuning tersebut? (ys/mri)
Hukuman tersebut didapat Ronaldo saat menendang bola ke luar lapangan saat pertandingan tengah dihentikan oleh wasit karena ada pemain Portugal yang tengah tergeletak cedera di masa injury time.
Dengan kartu kuning tersebut, Ronaldo dipastikan absen dalam laga penutup kontra tim lemah Luksemburg namun terbebas dari kemungkinan terkena sanksi di dua leg laga playoff Piala Dunia 2014.
Saat ini Portugal berada tiga poin di belakang Rusia yang menduduki peringkat pertama Grup F. Mengingat kecil kemungkinan Rusia kalah dari Azerbaijan di pertandingan terakhir, hampir bisa dipastikan Portugal tertahan di peringkat kedua dan harus menjalani playoff melawan tim kuat seperti Prancis, Kroasia, Swedia, atau bahkan Inggris.
Ketika dikonfirmasi apakah ia memang sengaja ingin dikartu kuning demi bisa tampil tanpa beban di laga playoff, Ronaldo tidak mengiyakan namun juga tidak membantahnya.
"Saya tak bisa membicarakan hal tersebut. FIFA sangat perhatian terhadap isu ini," jawab Ronaldo.
"Playoff adalah laga terpenting dan saya tentu ingin bermain. Saya akan ada di lapangan dalam dua leg pertandingan."
Berikut adalah video insiden yang membuat Ronaldo dikartu kuning. Silahkan percepat hingga menit 7:43 untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Bagaimana pendapat Bolaneters tentang kartu kuning tersebut? (ys/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
60 Juta Euro Datang, Liverpool Siap Lepas Suarez
Liga Inggris 13 Oktober 2013, 21:45
-
Ronaldo Marah Atas Pernyataan Zidane
Liga Spanyol 13 Oktober 2013, 20:02
-
Arnold Schwarzenegger Pun Memuji Tubuh Ronaldo
Bolatainment 13 Oktober 2013, 16:29
-
Liverpool Pasrah Lepas Suarez Januari Nanti
Liga Inggris 13 Oktober 2013, 13:09
-
Bantah Marca, Madrid Jelaskan Kondisi Bale
Liga Spanyol 13 Oktober 2013, 12:07
LATEST UPDATE
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR