
Bola.net - Dengan suksesnya Francesco Bagnaia mengunci gelar dunia MotoGP 2022 di Valencia, Spanyol, Minggu (6/11/2022), maka 3 dari 4 rookie alias debutan 2019 sudah jadi juara kelas para raja. Seperti yang diketahui, Joan Mir dan Fabio Quartararo masing-masing menjuarai musim 2020 dan 2021. Lalu, kapan Miguel Oliveira menyusul?
Keempat rider ini sama-sama naik kelas dari Moto2 ke MotoGP pada 2019. Mereka pun punya prestasi mentereng. Kala itu, Mir punya gelar dunia Moto3 2017, Quartararo punya gelar CEV Moto3 (kini JuniorGP) 2013 dan 2014, Bagnaia punya gelar dunia Moto2 2018, sementara Oliveira adalah runner up Moto3 2015 dan Moto2 2018.
Sampai kini, mereka masih dinilai sebagai salah satu deretan rookie tertangguh dalam sejarah MotoGP yang digulirkan sejak 2002 sebagai pengganti GP500. Mereka pun membuktikannya, karena Mir, Quartararo, dan Bagnaia sudah jadi juara dunia MotoGP. Oliveira, meski belum juara, juga punya catatan fantastis di kelas tertinggi.
Sebut Pecco Bagnaia Lebih Tangguh

Prestasi terbaik Oliveira di MotoGP adalah peringkat 9 di klasemen pembalap pada 2020. Selama empat tahun berlaga di kelas para raja, ia mengoleksi 7 podium, yang 5 di antaranya merupakan kemenangan. Semuanya ia raih bersama KTM, yang dikenal dengan motornya yang sulit dijinakkan. Musim ini, ia bahkan 2 kali menang.
Lewat MotoGP.com, Oliveira mengomentari sengitnya persaingan Bagnaia dan Quartararo dalam berebut gelar. "Musim ini tak biasa. Fabio tak memulai musim terlalu baik, dan Pecco memulai musim jauh lebih buruk. Anda bisa saja tampil konsisten, tetapi jika ada rider lain yang menang di tiap balapan, maka sulit jadi juara," ujarnya.
Oliveira menyatakan, meski gagal mempertahankan gelar, Quartararo patut dipuji karena mampu memaksa perebutan gelar sampai ke seri terakhir. Padahal, Yamaha mengalami begitu banyak persoalan teknis. Namun, Quartararo malah sukses meraih 7 podium dan 3 kemenangan ketika 3 rider Yamaha lainnya sangat loyo.
Ingin Ikut Ramaikan Perebutan Gelar
Miguel Oliveira, Fabio Quartararo, Joan Mir, dan Pecco Bagnaia di MotoGP Argentina 2019. (c) YouTube/MotoGP
"Fabio tentu tampil dalam tekanan, tetapi ia sudah benar-benar mengerahkan yang terbaik dengan motor yang bukan motor paling kompetitif musim ini. Itu sudah jelas. Ducati bekerja dengan sangat baik dalam menciptakan kompetisi yang tidak seimbang, karena mereka sangat kuat. Inilah realitanya," tutur Oliveira.
"Apalagi Ducati punya rider tangguh seperti Pecco, jadi beginilah yang terjadi. Saya pun mengucapkan selamat untuk Pecco dan Fabio karena sudah bekerja dengan fantastis, terutama kepada Pecco yang mampu mengendalikan situasi dengan baik," lanjut rider berusia 27 tahun ini.
Bersama tim satelit Aprilia musim depan, Oliveira berharap bisa lebih kompetitif dan ikut memperebutkan gelar seperti Mir, Quartararo, dan Bagnaia. "Tak ada lagi yang bisa saya katakan. Saya hanya berharap suatu hari nanti saya bisa ikut menantang dalam perebutan gelar juga," pungkas rider yang juga dokter gigi ini.
Berikut klasemen akhir MotoGP 2022.
Klasemen Akhir MotoGP 2022

- #63 Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 265
- #20 Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 248
- #23 Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 219
- #41 Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 212
- #43 Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 189
- #33 Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 188
- #42 Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 173
- #5 Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 166
- #89 Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 152
- #88 Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 149
- #12 Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 122
- #10 Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 120
- #93 Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 113
- #72 Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 111
- #36 Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 87
- #44 Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 56
- #73 Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 50
- #30 Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 48
- #21 Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 42
- #49 Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 24
- #4 Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 15
- #25 Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 14
- #87 Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 13
- #40 Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 12
- #35 Cal Crutchlow - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
- #6 Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 2
- #51 Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
- #32 Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
- #45 Tetsuta Nagashima - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 0
- #9 Danilo Petrucci - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
- #92 Kazuki Watanabe - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Marc Marquez Waspada: MotoGP 2022 Takkan Jadi Gelar Terakhir Pecco Bagnaia
- Bangga Alex Rins Menang di Valencia, Joan Mir: Suzuki Pasti Menyesal!
- Buka Lembaran Baru di Tes Valencia, Inilah Daftar Pembalap MotoGP 2023
- Link Live Streaming Formula 1 GP Brasil di Sirkuit Interlagos, 11-14 November 2022
- Juarai MotoGP 2022, Pecco Bagnaia Wujudkan Impian Ducati dan Valentino Rossi
- Rekor-Rekor Pecco Bagnaia Usai Juarai MotoGP 2022, Akhiri 15 Tahun Paceklik Gelar Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Rookie 2019 Sudah Juarai MotoGP, Kapan Miguel Oliveira Menyusul?
Otomotif 8 November 2022, 14:43
-
Hasil FP4 MotoGP Valencia: Miguel Oliveira Pimpin Fabio Quartararo
Otomotif 5 November 2022, 20:08
-
Miguel Oliveira Prediksi Jack Miller Bakal Sulit Adaptasi di KTM
Otomotif 11 Oktober 2022, 11:40
-
Hasil MotoGP Thailand: Miguel Oliveira The Rain Master!
Otomotif 2 Oktober 2022, 17:05
-
Hasil FP4 MotoGP Aragon: Miguel Oliveira Tercepat, Joan Mir Mundur
Otomotif 17 September 2022, 19:15
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR