
Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, akan mengubah format gelaran MotoGP di sirkuit-sirkuit Spanyol mulai 2023. Jerez, Barcelona-Catalunya, MotorLand Aragon, dan Ricardo Tormo (Valencia) akan dirotasi demi memberi kesempatan bagi negara baru untuk menjadi tuan rumah. Hal ini ia sampaikan via Marca, Sabtu (29/1/2022).
Spanyol memang punya antusiasme tinggi pada balap motor. Namun, fakta bahwa mereka memiliki empat seri mulai menuai protes, bahkan dari rider-rider Spanyol sendiri. Hasrat merotasi empat trek ini juga sudah sempat diutarakan Ezpeleta pada awal 2020. Kala itu ia bahkan ingin melibatkan Sirkuit Portimao, Portugal, dalam rotasi ini.
Kini, Ezpeleta menegaskan rotasi keempat trek tersebut akan dimulai tahun depan. Ia mengakui keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan dengan seluruh pabrikan peserta di MotoGP, yang tak ingin menjalani lebih dari 22 balapan per musim. Sebagai catatan, musim 2022 menggelar 21 balapan, jumlah terbanyak dalam sejarah.
Ingin Kunjungi Lebih Banyak Negara

"Tidak (akan dirotasi) pada 2022, namun akan dilakukan pada 2023. Tak ada pilihan lain. Kami punya kesepakatan dengan para pabrikan agar tak mencapai lebih dari 22 balapan sampai 2027 nanti. Ini juga selaras dengan regulasi teknis. Juga ada sederet negara yang sangat penting dan ingin masuk kalender kami," ujar Ezpeleta.
Jumlah balapan 2022 juga sudah sempat diprotes para rider, dan Marc Marquez pun paling vokal. Sang delapan kali juara dunia mengaku hanya terima menjalani banyak balapan jika MotoGP mengurangi balapan di Spanyol (4) dan Italia (2) dan memutuskan mengunjungi negara lain. Ezpeleta mengaku sudah memulai misi itu, meski tak semudah jentikan jari.
"Dengan negara-negara yang saya ingin kunjungi, kami akan dan sudah bernegosiasi. Saya ingin kami ke Kanada, karena ada salah satu pemegang saham kami dari Kanada dan ada antusiasme pada motorsport di sana. Tapi sejauh ini tak ada trek yang valid untuk MotoGP. Kami tak bisa balapan di trek jalanan, meski itu solusi termudah," ungkapnya.
Janji Takkan Gelar Balapan Sebanyak Formula 1

Rotasi empat trek Spanyol dan penambahan negara baru juga diakui Ezpeleta sebagai wujud dari keinginan Dorna Sports menyeimbangkan jumlah fans Eropa dan non-Eropa, seperti yang dilakukan Formula 1. Namun, ia menegaskan bahwa jumlah balapan MotoGP takkan sampai sebanyak F1, yang musim ini menggelar 23 seri.
"Kami akan mengurangi balapan di tempat-tempat di mana kami sudah sangat populer. Tapi jumlah maksimal balapan kami lebih rendah dari F1 karena banyaknya kecelakaan. Insiden sekecil apa pun bikin para rider kami mengalami masalah lebih besar ketimbang para pembalap F1. Jadi, kami tak bisa menggelar lebih banyak dari itu," tuturnya.
"Masa rehat di tengah musim sangat penting. Atas alasan itulah membatasi 22 balapan adalah hal masuk akal. Dengan jumlah itu, mengunjungi sebanyak mungkin negara juga sudah cukup memungkinkan, asal dengan kesepakatan yang tepat di sektor keselamatan dan ekonomi dari kedua belah pihak," pungkas Ezpeleta.
Sumber: Marca
Baca Juga:
- Andrea Dovizioso Bakal Jalani 2022 Bagai Musim Terakhir di MotoGP
- MotoGP Makin Dekat, Sirkuit Mandalika Mulai Bangun Tribun Penonton
- Tak Punya Slot Kosong, KTM Prediksi Rival Bakal Beringas Incar Pedro Acosta
- KTM Sebut Reli Dakar Bentuk Permintaan Maaf pada Danilo Petrucci
- Tak Semua Rider: Siapa Saja yang Turun di Uji Coba Shakedown MotoGP Sepang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP Rotasi 4 Trek Spanyol Mulai 2023, Batasi 22 Balapan Sampai 2027
Otomotif 31 Januari 2022, 10:30
-
Indonesia Siapkan Travel Bubble demi Jamin MotoGP Mandalika Tak Batal
Otomotif 18 Januari 2022, 13:55
-
Baru 17 Tahun, Pedro Acosta Dapati Namanya Diabadikan di Sirkuit Cartagena
Otomotif 18 Januari 2022, 12:20
-
MotoGP Mandalika Terancam Batal karena Covid-19, Ini Respons MGPA
Otomotif 18 Januari 2022, 09:25
-
Never Say Never: Bos KTM Buka Kans GASGAS Masuk ke MotoGP 2024
Otomotif 13 Januari 2022, 13:30
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR