
Bola.net - Selama dua pekan belakangan, Jack Miller menjadi topik pembicaraan yang cukup panas di antara penghuni paddock MotoGP meski semua orang tengah menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Pasalnya, Miller dikabarkan telah menjalani proses negosiasi yang serius dengan Ducati Corse mengenai peluang membela tim pabrikan mereka pada 2021, menggantikan salah satu di antara Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.
Miller bahkan sejatinya sudah menjadi kandidat rider tim pabrikan Ducati sejak pertengahan 2019, namun isu ini selalu dibayangi oleh fakta bahwa Ducati juga sempat mengejar Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Marc Marquez.
Setelah gagal mendapatkan ketiganya, kini Ducati pun benar-benar fokus pada dua rider muda yang mereka miliki di Pramac Racing, yakni Miller dan Francesco Bagnaia. Namun, Miller lebih diunggulkan karena lebih berpengalaman dan sukses kompetitif pada 2019.
Meski keputusan final belum diambil, menggaet Miller untuk diturunkan di tim pabrikan Ducati pada 2021 merupakan hal yang cukup masuk akal. Ada enam alasan utama yang bisa dipertimbangkan Ducati untuk menggandeng 'The Thriller'. Berikut ulasannya.
Gaya Balap yang Agresif

Sejak masih turun di GP125 dan Moto3, Miller dikenal dengan gaya balapnya yang agresif. Hal ini pun dikarenakan latar belakangnya sebagai pebalap motocross saat masih anak-anak. Gaya balap ini pun dikenal cocok dengan Ducati yang sangat bertenaga, sekaligus yang selama ini memang dikembangkan oleh banyak pebalap berlatar belakang motocross.
Masih Muda

Pada Januari lalu, Miller pun menginjak usia 25 tahun, sepantaran dengan kebanyakan rivalnya di MotoGP saat ini, seperti Maverick Vinales, Franco Morbidelli, Alex Rins, Miguel Oliveira, dan Brad Binder. Ia pun diyakini masih punya banyak waktu untuk berkembang lebih jauh, dan fakta ini membuat Miller cocok untuk dijadikan Ducati sebagai proyek jangka panjang.
Kompetitif Sepanjang 2019

Layak atau tidaknya Miller membela tim pabrikan Ducati Team juga bisa dinilai dari performanya sepanjang 2019. Ia sukses meraih lima podium, dan tampil kompetitif di banyak sirkuit. Ia juga tak jarang mengasapi Petrucci, meski rider Italia itu sukses menang di Mugello, Italia.
Tunjukkan Sikap Setia

Memberikan tempat di tim pabrikan juga bisa menjadi langkah yang tepat bagi Ducati untuk membayar kesetiaan Miller pada mereka. Perlu diingat, Miller sempat nyaris terdepak dari Pramac Racing pada 2020, ketika pada pertengahan tahun lalu Jorge Lorenzo diketahui ingin kembali ke Ducati.
Miller pun sempat mendapatkan tawaran untuk membela Red Bull KTM Factory Racing dengan bayaran yang tinggi. Meski begitu, walau merasa sakit hati pada Ducati, Miller menolak tawaran dari KTM dan memutuskan bertahan di Pramac, dengan target membela tim pabrikan Ducati pada 2021 mendatang.
Penerus Casey Stoner

Miller, satu-satunya wakil Australia di MotoGP saat ini, sudah sejak lama diekspektasikan menjadi penerus Casey Stoner pada 2012, yakni saat ia masih turun di Moto3 sekaligus ketika Stoner secara menghebohkan mengumumkan keputusannya pensiun.
Latar belakang Miller dan Stoner yang sama-sama eks rider motocross, juga pernah membela KTM dan Honda pada masa-masa junior, membuat orang yakin mereka punya jalur karier serupa. Atas alasan ini, Miller juga diharapkan bisa menjuarai MotoGP seperti Stoner, satu-satunya rider yang mampu mempersembahkan gelar kepada Ducati (2007).
Berpeluang Cetak Kisah Bersejarah

Jika Miller dan Ducati berhasil mewujudkan harapan besar tersebut, maka mereka berpeluang mencetak kisah bersejarah. Salah satunya adalah kembalinya trofi juara dunia ke Borgo Panigale, Bologna, Italia.
Lainnya, Miller bisa menjadi pebalap pertama yang mampu menjuarai MotoGP setelah melompat langsung dari kelas teringan (GP125/Moto3), tanpa pernah turun di kelas intermediate (GP250/Moto2).
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP 2020 Dimulai Pertengahan Juli
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Alasan Jack Miller Layak Bela Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2021
Otomotif 26 Mei 2020, 16:10
-
Ducati Konfirmasi Proses Negosiasi Serius dengan Jack Miller
Otomotif 26 Mei 2020, 09:00
-
Jack Miller Merapat ke Tim Pabrikan Ducati, Tinggal Tanda Tangan
Otomotif 20 Mei 2020, 08:46
-
Jack Miller: Pabrikan Lain Tak Menggebrak, Ducati Masih Lebih Unggul
Otomotif 12 Mei 2020, 11:11
-
Jack Miller dan Ducati Team Mulai Negosiasi Soal MotoGP 2021
Otomotif 11 Mei 2020, 11:20
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR