
Bola.net - Andrea Dovizioso sangat senang bisa kembali ke MotoGP usai vakum nyaris setahun. Rasa bahagianya kian besar karena ia akhirnya mewujudkan impian kembali ke Yamaha, dengan jaminan mendapatkan YZR-M1 spek pabrikan pada 2022 nanti. Hal ini ia sampaikan dalam sesi jumpa pers di Sirkuit Misano, Kamis (16/9/2021).
Dovizioso pernah membela Monster Yamaha Tech 3 pada 2012. Meski mengendarai M1 versi lama, ia sukses meraih enam podium, mengasapi Ben Spies yang kala itu membela tim pabrikan, dan mengakhiri musim di peringkat keempat. Ia ingin membela tim pabrikan pada 2013, namun tak terwujud karena Valentino Rossi kembali.
Alhasil, Dovizioso hengkang ke Ducati, membela tim itu selama delapan tahun, dan tiga kali jadi runner up sebelum vakum pada akhir 2020. Uniknya, meski membela Ducati begitu lama, ia ternyata selalu memikirkan Yamaha. Atas alasan ini, ketika kans membela Petronas Yamaha SRT datang, ia tak berpikir dua kali untuk menerimanya.
Tak Bisa Tolak Tawaran Yamaha

"Ketika pintu (SRT) terbuka bagi saya untuk kembali, saya mempertimbangkannya. Namun, saya tak bisa menolak. Pasalnya, pada 2012, usai menjalani tahun yang baik di tim satelit, impian saya adalah membela tim pabrikan Yamaha. Namun, impian itu tak terwujud. Tapi hal ini selalu ada di kepala saya," ujarnya via MotoGP.com.
Selama membela Ducati, Dovizioso juga selalu mengamati performa M1. Rider Italia ini pun selalu merasa bahwa M1 memang tercipta untuknya. Ia mengaku tak bisa menjamin bahwa dirinya bisa tampil garang di atas motor tersebut, namun ia merasa tiap rider pasti punya gagasan soal motor pabrikan mana yang cocok untuk mereka.
"Dapat kans ini, usai delapan tahun naik motor yang sama, adalah hal yang saya sangat inginkan. Saya merasa Yamaha adalah motor saya. Saya tak bilang bahwa saya bisa lebih kuat atau cepat dengan Yamaha. Namun, sebagai pembalap, Anda pasti punya gagasan dan perasaan sendiri usai membela dan melawan banyak pabrikan," kisahnya.
Sempat Pikirkan Pengujung Karier

Rider berusia 35 tahun ini juga yakin akan selalu ada kans tampil buruk usai setahun vakum balapan, apalagi pindah pabrikan. Namun, ia siap menghadapi risikonya. Di lain sisi, ia juga ternyata sempat serius mempertimbangkan benar-benar pensiun dari MotoGP usai merasa kelewat nyaman di rumah akibat vakum.
"Memang ada lebih banyak risiko ketimbang kans tampil baik. Saya rasa banyak orang juga berpikir begini. Namun, tak apa-apa, saya tak peduli, karena saya balapan untuk diri saya sendiri, dan saya sangat penasaran naik motor yang benar-benar berbeda. Saya siap menghadapi semua risiko dan merasa tak masalah," tutur Dovizioso.
"Tentu saya sempat memikirkan pengujung karier saya. Saya merasa nyaman berada di rumah. Saya bisa melakukan semua hal yang saya mau dan saya suka. Saya juga lebih santai, karena ketika Anda tak balapan di MotoGP, Anda bakal lebih rileks! Itu 100%! Apalagi ketika pacar saya coba menjelaskannya," tutupnya sambil tertawa.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Pindah ke Tim Pabrikan, Franco Morbidelli Senang 'Reuni' dengan Fabio Quartararo
- Franco Morbidelli: Kans Bela Monster Yamaha Bukan Wujud Balas Budi Yamaha
- Jadwal Live Streaming WorldSBK Catalunya 2021
- Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE San Marino 2021 di Misano
- Morbidelli Pindah, Dovizioso Kembali: Inilah Daftar Pembalap MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Setim, Valentino Rossi Sebut Andrea Dovizioso Nama Penting di MotoGP
Otomotif 17 September 2021, 12:20
-
Andrea Dovizioso Hanya Mau Bela Yamaha Jika Dapat Motor Spek Pabrikan
Otomotif 17 September 2021, 11:36
-
8 Tahun Bela Ducati, Andrea Dovizioso: Tapi Yamaha Nomor Satu di Hati
Otomotif 17 September 2021, 10:15
-
Morbidelli Pindah, Dovizioso Kembali: Inilah Daftar Pembalap MotoGP 2022
Otomotif 16 September 2021, 18:10
-
Sah! Andrea Dovizioso Balik ke Yamaha Sampai MotoGP 2022, Dapat Kontrak Pabrikan
Otomotif 16 September 2021, 17:51
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR