
Bola.net - Sejak musim lalu, MotoGP mulai memperkenalkan teknologi pelacak detak jantung secara live dalam beberapa sesi latihan dan kualifikasi. Sampai saat ini, baru Maverick Vinales dan Jack Miller yang memakai sensor tersebut. Uniknya, kedua sahabat ini memberikan data yang cukup berbeda.
Menurut Crash.net, Rabu (2/9/2020) dalam keadaan santai, Vinales memiliki 40 bpm (detak jantung per menit). Namun, data yang ditunjukkan MotoGP di layar televisi cukup mengherankan. Saat mengendarai motor YZR-M1 dengan kecepatan tinggi, Vinales hanya mencapai angka 110-125 bpm.
Miller juga memakai sensor itu sejak tahun lalu, namun baru dalam pekan balap MotoGP Styria detak jantungnya dan Vinales dibandingkan secara real time. Detak jantung rider Australia itu pun mencapai sekitar 160 bpm saat berkendara dengan kecepatan tinggi. Banyak pihak yakin Miller kelewat deg-degan, namun ia membantah.
Belum Pernah Capai 100 bpm
"Entah apa sebenarnya Maverick itu, ular atau sesuatu yang lain, atau jantungnya saja yang tak berfungsi! Saya lihat mereka melakukan perbandingan. Saya mencapai angka 160, dan Maverick hanya sampai 120. Padahal saya yakin angka saya belum sampai yang tertinggi ketika menjalani lap-lap itu," ujar Miller.
A nice chilled Friday afternoon for @mvkoficial12? 😂
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) August 21, 2020
Certainly compared to @jackmilleraus anyway, check the heart rates!!! 💓#AustrianGP 🏁 pic.twitter.com/dwbLqyOcfJ
Miller pun mengaku pernah menjalani tes detak jantung secara khusus, dan angka tertingginya adalah 199 bpm. Rider berusia 25 tahun ini juga menyatakan bahwa detak jantungnya jauh lebih tinggi saat berlatih sepeda atau motocross ketimbang saat naik motor MotoGP.
"Saya belum pernah sampai angka 200, meski saya rasa itu angka tertinggi dalam sebuah tes. Saya rasa tiga tahun lalu sampai 199. Jika berlatih di atas sepeda, saya mencapai 175-180. Saya rasa angka tertinggi saya di atas sepeda adalah 188," ungkap runner up Moto3 2014 ini.
Bisa Lebih Tinggi dalam Balapan
Lalu pada momen apa yang dirasa Miller paling bisa memicu detak jantung yang sangat tinggi di MotoGP? Rider Pramac Racing ini pun menyebut bahwa start balapan dan aksi saling salip dengan rival mungkin merupakan dua momen yang paling bikin jantung pembalap berdebar.
"Saya rasa angka tertinggi ada pada start balapan, dan jika Anda sedang berduel, terutama pada beberapa lap pertama, mungkin bakal lebih tinggi lagi. Setelahnya, baru bisa stabil di angka 160. Saya tahu dengan motocross saya bertahan di angka 172. Itu angka rata-rata saya untuk 25 menit latihan motocross," tutur Miller.
"Tapi seperti yang saya bilang, bukan berarti saya deg-degan, melainkan Maverick saja yang seperti ular! Jantungnya tidak bekerja dengan cara yang sama seperti jantung saya. Jantungnya punya rpm lebih rendah!" gurau rider yang tahun depan bakal membela Ducati Team ini.
Sumber: Crashnet
Video: Momen Brad Binder Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
- 7 Potret Hobi Menarik Francesca Sofia Novello, Pacar Cantik Valentino Rossi
- Banyak Masalah, Fabio Quartararo Ragu Yamaha Bisa Bangkit di Misano
- Demi Fabio Quartararo, MotoGP Le Mans Tekad Hadirkan 10.000 Penonton
- Jack Miller: Marc Marquez Absen, Para Rival Tak Lagi Main-Main
- Cal Crutchlow: Memang Sudah Saatnya Takaaki Nakagami Kompetitif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Adu Angka Detak Jantung MotoGP: Jack Miller Sebut Maverick Vinales 'Ular'
Otomotif 2 September 2020, 14:47
-
Dikritik Rival, Maverick Vinales Akui Salah Abaikan Saran Pakai Rem Baru
Otomotif 30 Agustus 2020, 20:50
-
Joan Mir Tuding Maverick Vinales Bahayakan Rival di MotoGP Styria
Otomotif 28 Agustus 2020, 11:22
-
Ketika Jack Miller Ledek Maverick Vinales Karena Pernah Disponsori Paris Hilton
Bolatainment 27 Agustus 2020, 17:25
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Dekati Pintu Keluar Arsenal, Al Hilal Siapkan Tawaran Besar
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 13:00
-
Manchester United Ingin Pinjam Alejandro Balde, Barcelona Minta 30-40 Juta Euro
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 12:04
-
Xabi Alonso Ungkap Alasan Palestra dan Caicedo Absen Lawan Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 11:24
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:59
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 09:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:24
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Workout Selesai, Nongkrong Menanti: Ini Cara Balik Fresh Tanpa Extra Time
Lain Lain 25 Agustus 2026, 08:00
-
Xabi Alonso Bela Robert Sanchez Usai Bikin 2 Blunder Kontra Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 07:24
-
Xabi Alonso Kirim Pujian untuk Chelsea Usai Menang di Markas Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:44
-
Rapor Pemain Chelsea vs Fulham: Trio Lini Depan Bersinar, Sanchez Jadi Titik Lemah
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00























KOMENTAR