
Bola.net - Manajer pribadi Aleix Espargaro, Albert Valera, mengaku kecewa karena negosiasi soal kontrak baru dengan Aprilia Racing untuk MotoGP 2023 dan 2024 berjalan sangat alot. Hal ini dinyatakan eks manajer pribadi Jorge Lorenzo tersebut kepada The Race di Le Mans, Minggu (15/5/2022), di mana Espargaro finis ketiga.
Membela Aprilia sejak 2017, Espargaro menjadi ujung tombak pengembangan RS-GP. Ia meraih kemenangan perdana Aprilia di Argentina pada April lalu, serta meraih empat podium dalam tujuh seri pertama musim ini. Ia bahkan sedang berada di peringkat kedua pada klasemen pembalap, hanya tertinggal 4 poin dari Fabio Quartararo.
Melihat kiprah Espargaro yang apik ini, Valera pun jengkel karena perpanjangan kontrak belum ditandatangani. "Jelas kami pikir negosiasinya bakal lebih mudah berdasarkan semua hal yang dipersembahkan Aleix kepada perusahaan. Kami pun agak kaget dan kecewa karena sejauh ini kami belum mencapai kesepakatan," ujarnya.
Aprilia Juluki Aleix Espargaro 'Kapten'

Espargaro tak meminta kenaikan gaji yang sangat masif karena memahami batasan biaya balap yang dimiliki Aprilia. Namun, ia meminta kenaikan gaji yang layak, sesuai peningkatan performanya musim ini. "Kami tidak meminta kenaikan gaji yang tinggi, melainkan hanya sesuatu yang bisa bikin Aleix lebih dihargai," kisah Valera.
"Mereka memanggilnya 'kapten', jadi mereka harus membuktikan di atas kertas bahwa ia memang kapten mereka. Itu saja. Kami sendiri sadar akan 'pasar' pembalap dan batasan biaya Aprilia. Namun, kami hanya meminta sesuatu yang masuk akal bagi kedua pihak," lanjut pria yang juga manajer Jorge Martin dan Pedro Acosta ini.
Valera bahkan menyatakan bahwa pihak-pihak yang tahu betul besaran angka kenaikan gaji yang diminta Espargaro justru menyebutnya terlalu rendah jika dibandingkan hasilnya musim ini. Atas alasan inilah Valera semakin tak habis pikir mengapa Aprilia sangat keberatan memenuhi permintaan Espargaro pada kontrak barunya.
Yakin Permintaannya Sudah Adil

"Saya yakin permintaan kami sangat adil. Apa yang diminta Aleix bukanlah sesuatu yang gila seperti yang dipercaya orang-orang. Orang-orang yang tahu soal ini sudah jelas berkata, 'sialan, kau minta sesuatu yang rendah berdasarkan apa yang dilakukan Aleix saat ini'. Nyatanya kami masih sulit mencapai kesepakatan," tutur Valera.
Pernah memanajeri Lorenzo yang merupakan lima kali juara dunia, Valera pun jadi meyakini bahwa sebuah tim atau pabrikan tak seharusnya bersikap dingin dalam negosiasi kontrak. "Saya harap Aprilia menyadari bahwa setidaknya setahun tanpa Aleix bakal bikin mereka kesulitan," ungkapnya.
"Jadi, memang layak untuk membuatnya tetap senang dan tetap bekerja. Jika Anda memang benar-benar tim yang baik, tim yang sangat peduli pada rider Anda, maka Anda tak seharusnya ambil untung dari situasi. Itulah yang dilakukan tim yang sesungguhnya, pemimpin di kejuaraan dunia," tutup Valera.
Sumber: The Race
Baca Juga:
- Tech 3 Sebut Ducati Takkan Sukarela Lepas Jack Miller ke KTM di MotoGP 2023
- Demi Juara: Pecco Bagnaia Tekad Belajar Lebih Dewasa Usai Jatuh di Le Mans
- Yamaha Tak Ideal, Fabio Quartararo Merasa Bukan Favorit Juara MotoGP 2022
- Sulit Nyalip, Fabio Quartararo Sindir Yamaha: Saya Nggak Marah, Sudah Biasa
- Hasil Jeblok, Saingan Berat: Jorge Martin Tak Lagi Ngotot Bela Tim Pabrikan Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pemanasan MotoGP Prancis: Aleix Espargaro Ungguli Fabio Quartararo
Otomotif 15 Mei 2022, 15:06
-
Fabio Quartararo: Yamaha Tanpa Tim Satelit di 2023? Nggak Ngaruh!
Otomotif 13 Mei 2022, 13:38
-
Aleix Espargaro: Pindah ke Yamaha? Tergantung Keputusan Fabio Quartararo
Otomotif 27 April 2022, 11:02
LATEST UPDATE
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR