
Bola.net - Ducati Corse diketahui melakukan perombakan besar-besaran pada departemen balapnya, terutama pada line up pembalapnya, baik di MotoGP maupun WorldSBK pada 2021 mendatang. Para rider muda berdatangan, dan para rider senior pun terdepak.
Ducati menjadi sorotan sejak awal musim ini karena sempat menjalani proses negosiasi kontrak baru yang begitu alot dengan Andrea Dovizioso untuk MotoGP 2021. Awalnya, alotnya diskusi ini diakibatkan masalah besaran gaji, namun kedua belah pihak membantah.
Meski Ducati dan 'Dovi' sama-sama bungkam, kabar terkini menyatakan bahwa perpisahan mereka terjadi akibat perbedaan visi dan misi antara Dovizioso dan General Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, yang sejak pertengahan musim lalu dikabarkan kerap cekcok.
Sejak tahun lalu, Dovizioso memang secara blak-blakan mempertanyakan arah pengembangan Desmosedici, yang selama ini dikenal sebagai salah satu motor paling bertenaga di MotoGP. Menurutnya, Ducati juga harus memperbaiki performa mereka di tikungan jika ingin juara lagi sejak 2007.
Hengkang Ketika Tak Punya Rencana Cadangan

Dovizioso menyatakan, kurangnya kelincahan Desmosedici merupakan defisit terbesar Ducati dibanding pabrikan lain, dan yang membuatnya lebih jengkel adalah fakta bahwa masalah ini sama sekali tak pernah dijadikan fokus utama Ducati sejak ia tiba di Tim Merah pada 2013 lalu.
Pada pertengahan Agustus di Austria, Dovizioso pun secara menggemparkan mengumumkan keputusannya untuk hengkang, yakni keputusan yang bahkan membuat Ducati terkejut karena pabrikan asal Borgo Panigale, Bologna, Italia ini berpikir Dovizioso akan bertahan.
Sebagai bukti puncak kejengkelan Dovizioso pada Ducati, rider berusia 34 tahun itu bahkan memutuskan hengkang ketika ia tak punya rencana cadangan soal masa depannya. Beberapa rumor mengatakan ia akan vakum balapan, bisa jadi test rider pabrikan lain, dan bahkan bakal banting setir ke arena motocross.
Uniknya, masalah serupa dialami oleh Chaz Davies di WorldSBK musim ini. Davies telah membela Aruba.it Racing Ducati, yakni tim pabrikan Ducati di ranah superbike sejak 2014, dan merupakan runner up pada 2015, 2017, dan 2018. Namun, pada Rabu (14/10/2020), ia resmi diumumkan terdepak pada akhir musim nanti.
Davies Mau Bantu Rawat Trek Motorcross Dovizioso

Selama berkarier bersama Tim Merah, Davies mengoleksi 86 podium, termasuk 27 kemenangan. Tahun ini, ia memang tertinggal dari tandem barunya, Scott Redding, namun terbukti masih sangat kompetitif dan bahkan merebut 7 podium, termasuk kemenangan di balapan kedua (Race 2) di Catalunya, Spanyol.
Davies, yang belakangan ini meminta Ducati lebih fokus mengembangkan Panigale V4R, akan digantikan oleh rider berusia 24 tahun dari Team GoEleven, Michael Ruben Rinaldi, yang menggebrak dengan kemenangannya di Race 1 WorldSBK Teruel di Aragon, Spanyol.
Sama seperti Dovizioso, masa Davies juga jadi terkatung-katung. Hanya beberapa jam setelah diumumkan terdepak, rider berusia 33 tahun ini menuliskan twit bernada sarkas, "Ada yang punya nomor telepon Dovi? Kudengar ia sedang cari orang untuk ditugaskan membasahi trek motocrossnya tahun depan. Lagi tanya teman nih," ujarnya.
Dovizioso sendiri diketahui telah mendapat lirikan dari Aprilia Racing, yang saat ini masih menunggu putusan sidang kasus doping Andrea Iannone, dan sudah dapat tawaran jabatan test rider dari Suzuki dan Honda. Davies sempat dikabarkan bakal pindah ke Pata Yamaha WorldSBK, namun tempat kosong sudah terisi oleh juara WorldSSP 2020, Andrea Locatelli.
Anyone got Dovi’s number? I hear he’s looking for someone to water his MX track next year.
— Chaz Davies (@chazdavies7) October 14, 2020
Asking for a friend
Video: Andrea Dovizioso Menangi MotoGP Austria yang Tak Terlupakan
Baca Juga:
- Aprilia Siapkan Crutchlow-Dovizioso Jika Iannone Tetap Dilarang Balapan
- Rival Abaikan Team Order, Petrucci Justru Tekad Bantu Dovizioso Juarai MotoGP
- Ayah Valentino Rossi: Semoga Nasib Sial Segera Pergi
- Esponsorama Ogah Jual Tim ke Valentino Rossi, Minta Dibayar Saja
- Aleix Espargaro Sedih Belum Bisa Samai Level Sang Adik di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR