Aprilia dan Jorge Martin Lebih Dekat Meski Sempat Cekcok, Kini Berjuang Bareng di MotoGP 2026

Aprilia dan Jorge Martin Lebih Dekat Meski Sempat Cekcok, Kini Berjuang Bareng di MotoGP 2026
Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Bola.net - Jorge Martin mengakui hubungannya dengan Aprilia Racing kini jauh lebih dekat, meski sempat ada polemik kontrak pada pertengahan musim 2025. Kini, keduanya kompak memperjuangkan hasil baik di MotoGP 2026.

Martin sempat ingin memutus kontraknya dengan Aprilia lebih awal pada pertengahan 2025, setelah ia mengalami cedera parah akibat tiga kecelakaan hebat pada awal musim itu. Namun, Aprilia getol ingin ia bertahan.

Setelah negosiasi yang cukup alot, Martin akhirnya memilih bertahan. Aprilia sendiri memaklumi kesalahan Martin tersebut, meyakini bahwa ia tak berpikir jernih saat menjalani pemulihan cedera yang berkepanjangan.

1 dari 2 halaman

Janji Akan Balas Budi Atas Dukungan Aprilia

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Meski Martin dikabarkan akan pindah ke Yamaha pada 2027, ia dan Aprilia terbukti kompetitif pada awal musim ini. Lewat Marca, Sabtu (18/4/2026), Martin merasa hasil baik ia raih berkat kekompakannya dengan Aprilia.

"Sangat baik. Kami sangat dekat. Musim dingin ini, setelah operasi dan setelah mereka memahami apa yang telah saya alami secara emosional dan fisik, saya rasa kami lebih dekat dari sebelumnya," ujarnya.

Martin bahkan sangat menghargai usaha keras Aprilia membantunya kembali ke papan atas. "Mereka akan berjuang sampai mati untuk saya, dan saya akan melakukan hal yang sama untuk mereka," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Jorge Martin dan Aprilia Perbaiki Cara Komunikasi

Martin mengakui bahwa ia memiliki banyak keraguan mengenai dirinya sendiri dan Aprilia pada 2025 lalu. Namun, keputusan mereka untuk memperbaiki komunikasi akhirnya berbuah manis awal tahun ini.

"Tadinya ada banyak keraguan. Ada saat-saat ketika saya ingin pergi, ketika semuanya tidak sepenuhnya jelas. Pada akhirnya, mereka paham posisi saya, bahwa tak mudah patah tulang 27 kali tapi masih ingin terus balapan," kisahnya.

"Namun, kami berbicara setiap pekan untuk melihat bagaimana cara berkembang dan meningkatkan diri, dan itu tercermin di lintasan," pungkas juara dunia Moto3 2018 dan MotoGP 2024 ini.

Sumber: Marca


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL